Hingga Tanggal 11 Desember “Jokowi” Berada di Tembilahan. Ada Apa?

Jokowi (kiri) pose bersama Kadiskop UMKM Inhil, DR Dianto Mampanini SE MT (dua dari kanan) sambil memperlihatkan contoh kerajinan rumahtangga berbahan tempurung kelapa
Jokowi (kiri) pose bersama Kadiskop UMKM Inhil, DR H Dianto Mampanini SE MT (dua dari kanan) sambil memperlihatkan contoh kerajinan rumahtangga berbahan tempurung kelapa

Tembilahan, detikriau.org – Sejak tanggal 6 Desember hingga 11 desember 2016 Jokowi akan berada di Kabupaten Indragiri Hilir. Jokowi menginap di salah satu Hotel di jalan lingkar Tembilahan.

Namun Jokowi yang satu ini bukanlah Presiden RI Joko Widodo. Ia adalah Jokowiyono.

Jokowiyono pernah menjadi teman satu komunitas koperasi di Solo bersama Joko Widodo sebelum orang yang kini menjadi pemimpin nomor 1 di Indonesia itu menjadi Walikota Solo.

Jokowiyono  hadir di kota Tembilahan sebagai tenaga pelatih pembuatan kerajinan rumah tangga pemanfaatan tempurung kelapa untuk souvenir dan penghias mebel.

“Sebelum kegiatan di Tembilahan, saya juga telah memberikan pelatihan serupa di Kabupaten Kepulauan Meranti dan Bagan Siapiapi.”sampaikan Jokowi kepada detikriau.org, rabu (7/12/2016)

Mengetahui ketersedian bahan baku tempurung kelapa yang begitu melimpah di Kabupaten Inhil menurutnya jikalah bisa dimanfaatkan dan dikelola dengan serius, ia meyakini akan berdampak yang sangat besar terhadap penghidupan masyarakat.

Di solo menurutnya juga, untuk mendapatkan bahan-baku tempurung kelapa, mereka harus membeli seharga Rp 200 – Rp 300 per butir dan kadang-kadang bahan baku itupun tidak tersedia.

“Disini semua tersedia dengan melimpah. Bahkan katanya cenderung masih dianggap sebagai limbah. Ini potensi luar biasa asalkan kita mampu mengelola dan memanfaatkannya dengan benar,” pendapat Jokowi

Ia juga meyakini jika peserta pelatihan kali ini mampu dan serius menyerap transfer ilmu dengan baik, kedepannya bukan tidak mungkin kerajinan dari tempurung kelapa akan menjadi salah satu daya tarik wisata bagi Kabupaten Inhil.

“Sepertinya daerah Kasongan di Yogyakarta. Hanya dengan mengolah material tanah menjadi berbagai produk kerajinan, kasongan kini menjadi salah satu tujuan wisata.” Dicontohkannya./dro




Ini Dia Susunan Kabinet Kerja Jokowi JK

Jakarta (detikriau.org) – Minggu (26/10/2014) pukul 17.16 Wib, tepat di hari ke enam setelah dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI, Joko Widodo dan Jusuf Kalla mengumumkan susunan kabinet yang dinamainya “Kabinet Kerja”.

Dikatakan Jokowi, penempatan mentri didasarkan pertimbangan kemampuan dibidangnya, leadership dan managerial yang baik.

“kita ingin mendapatkan orang-prang yang bersih dan tepat, makanya sebelumnya kita juga konsultasikan dengan KPK dan PPATK “kata Presiden ke 7 RI ini.

Berikut Susunan Kabinet Kerja Jokowi-JK

  1. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno
  2. Kepala Bappenas: Andrinof Chaniago
  3. Menteri Kemaritiman: Indroyono Soesilo
  4. Menko Politik Hukum dan Keamanan: Tedjo Edy Purdjianto
  5. Menko Perekonomian: Sofyan Djalil
  6. Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Puan Maharani
  7. Menteri Perhubungan: Ignatius Jonan
  8. Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti
  9. Menteri Pariwisata: Arief Yahya
  10. Menteri ESDM: Sudirman Said
  11. Menteri Dalam Negeri: Tjahjo Kumolo
  12. Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Priansari Marsudi
  13. Menteri Pertahanan: Ryamizard Ryacudu
  14. Menteri Hukum dan Ham: Yasonna H.Laoly
  15. Menkominfo: Rudi Antara
  16. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Yuddy Chrisnandi
  17. Menteri Keuangan: Bambang Brodjonegoro
  18. Menteri BUMN Rini M.Soemarno
  19. Menteri Koperasi dan UMKM: Puspayoga
  20. Menteri Perindustrian: Saleh Husin
  21. Menteri Perdagangan: Rahmat Gobel
  22. Menteri Pertanian: Amran Sulaiman
  23. Menteri Ketenagakerjaan: Hanif Dhakiri
  24. Menteri PU dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono
  25. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya
  26. Menteri Agraria dan Tata Ruang: Ferry Musyidan Baldan
  27. Menteri Agama: Lukman Hakim Saifudin
  28. Menterni Kesehatan: Nila F Moeloek
  29. Menteri Sosial: Khofifah Indra Parawansa
  30. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan anak: Yohanan Yambise
  31. Menteri Budaya Dikdasmen: Anies Baswedan
  32. Menristek dan Dikti: M.Nasir
  33. Menpora: Imam Nahrawi
  34. Menteri PDT dan Transmigrasi: Marwan Jafar. (dro/jpnn)