Polres Inhil Bekuk 2 Pelaku Bandar Narkoba

foto ilustrasi: net
foto ilustrasi: net

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Jajaran Satuan Narkoba Mapolres Indragiri Hilir (Inhil) bekuk dua orang pelaku yang diduga merupakan bandar narkoba di Kota Tembilahan, Senin (19/9/2016) sekira pukul 02.00 WIB.

Berdasarkan keterangan kepolisian, dua orang tersangka yang diketahui berinisial At (43) seorang perempuan dan DE (38) seorang pria warga Jalan Telaga Biru parit 10 Kecamatan Tembilahan Hulu.

Dari tangan At ditemukan sejumlah barang bukti diantaranya, 3 paket kecil dan 1 paket sedang narkoba jenis shabu-shabu seberat 2,70 gram, 1 inex warna hijau, Hp serta sepeda motor. Sementara itu, dari tangan DE, diamankan 16 paket kecil shabu-shabu, 1 buah gunting, satu tang penjepit, sejumlah uang tunai serta alat hisap narkoba.

“Saat diintrogasi pelaku At mengaku mendapat BB tersebut dari tersangka DE,” terang Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung melalui Paur Humas, Ipda Heriman Putra.

Kemudian lanjutnya, sekira pukul 06.30 dari hasil pengembangan penyelidikan, petugas kembali membekuk DE dirumahnya dengan sejumlah barang bukti narkoba jenis shabu-shabu.

“Kemudian dilakukan interogasi, dan tersangka mengaku bahwa  memperoleh BB tersebut dari temannya di Palembang dengan cara menjemput langsung,” tambahnya.

Saat ini lanjutnya pelaku dan barang bukti di bawa ke Polres Inhil untuk pengembangan dan penyidikan lebih lanju./Mirwan




Tabrak Pejalan, Mobil L300 Tewaskan Pejalan Kaki

Foto ilustrasi: net
Foto ilustrasi: net

TEMPULING (detikriau.org) – Mobil L300 dengan nomor polisi BM 7105 GU menabrak salah seorang pejalan kaki di jalan Provinsi parit 3 pangkalan tujuh kecamatan Tempuling, Minggu (18/9/2016) sekitar pukul 16.00 WIB.

Sebelumnya, Korban Masanah (55) warga sekitar TKP sempat dibawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan, namun sekitar beberapa jam berikutnya ia dinyatakan meninggal dunia.

“Korban terhempas dan terpelanting sekitar 5 meter,” ungkap Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung melalui Paur Humas, Ipda Heriman Putra, Senin (19/9/2016).

Saat itu, lanjutnya, kendaraan roda 4 tersebut dikemudi oleh Andi (29) Desa Pebenaan Kecamatan Keritang. Kini, ia beserta mobilnya diamankan oleh petugas Sat Lantas Polres Inhil. / Mirwan




Sadis, Leher Wanita di Pelangiran Ini Nyaris Putus Ditebas Ponakan

Pelangiran (detikriau.org) – Ros (35) tewas secara sadis, Rabu (7/9/2016). Pasalnya, leher warga Desa Rotan Semelur Kecamatan Pelangiran ini nyaris putus akibat tebasan sebilah parang panjang.

Pelaku Z (19) tak lain adalah keponakan korban sendiri yang bertempat tinggal hanya sekitar 7 meteran dari rumah korban.  

Berdasarkan keterangan dari kepolisian, saat itu si korban sedang membersihkan halaman rumahnya sekitar pukul 11.15 WIB.

Kala itu, si korban ini ditegur oleh salah seorang warga bernama Apar karena kayu bekas tebangan menutupi badan jalan, namun si korban tidak terima ditegur dan menggerutu atau mengoceh dengan nada tinggi secara terus-menerus.

Kemudian Apar meninggalkan korban dan masuk ke rumah pelaku. Meski ditinggalkan, korban tetap terus menggerutu hingga didengar pelaku.

“Waktu itu pelaku terpancing emosi hingga akhirnya dia keluar rumah membawa sebilah parang. Sesampainya di luar, korban masih terus menggerutu sehingga emosi pelaku tak tertahan dan secara reflek mengayunkan parang ke arah korban dan mengenai di bagian leher sebelah kiri dengn kondisi hampir putus,” ungkap Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung melalui Paur Humas, Ipda Heriman Putra.

Waktu itu juga, lanjut Heriman Putra, korban meninggal dunia. Kemudian sejumlah warga berdatangan dan melaporkan insiden tersebut ke petugas Polsek setempat.

Dengan segera, kepolisian melakukan olah TKP dan mengejar pelaku. Sekitar pukul 13.30 WIB, keponakan korban itupun berhasil diamankan beserta barang buktinya.

“Pelaku dan barang bukti berupa parang yang digunakannya sudah diamankan di Mapolsek Pelangiran guna penyidikan lebih lanjut,” tutupnya./ Mirwan




Laka Laut di Sungai Beting, 2 Orang dinyatakan Hilang

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Laka laut antara Speedboat bermesin 40 PK dengan perahu motor  jenis pompong bertonase 20 ton terjadi di perairan Sungai Beting Kecamatan Kuindra, Senin (5/9/2016) malam, sekitar pukul 22.00 WIB. Akibat peristiwa ini, pengemudi speedboat beserta seorang penumpang dinyatakan hilang.

Speedboat yang dinahkodai oleh Jamal (25) bermuatan 3 orang penumpang. Dua diantaranya adalah Baharudin alias Undruk (35) warga parit 8 Gang Banjar Sei Guntung Kecamatan Kateman dan Ade Citra alias Ade (26) seorang Karyawan PT. SAMBU asal Pelabuhan EGA Kecamatan Kateman.

“Seorang penumbang berjenis kelamin laki-laki hilang. diketahui ia sebagai penyewa atau carter Speedboat tersebut dari PT SAMBU Kateman menuju Tembilahan dan satu laginya adalah pengemudi Speedboot, Jamal” kata Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung melalui Paur Humas, Ipda Heriman Putra, Selasa (6/9/2016).

Kronologis peristiwa menurut Paur Humas terjadi ketika pompong melintas di TKP tanpa dilengkapi pencahayaan lampu. Akibatnya sopir speedboat tidak mampu mengelak untuk menghindari terjadinya tabrakan karena jarak sudah terlalu dekat.

Speedboat seketika itu menabrak dinding pada bagian belakang perahu motor yang mengakibatkan Speedboat terbalik dan seluruh penumpangnya terjun ke laut.

“Usai kejadian pengemudi perahu motor langsung melarikan diri. Sampai hari ini petugas belum mengetahui merek dan nomor lambungnya. Namun tetap akan diselidiki,” tandasnya./Mirwan




Curi 4 Slop Rokok, Warga Seberang Tembilahan Ini Diringkus Polisi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ba (48), warga Kelurahan Seberang Tembilahan Kecamatan Tembilahan harus meringkuk di sel tahanan akibat nekad mencuri Rokok di sebuah warung di Kampung Betuah Kelurahan Tembilahan, Minggu (4/9/2016).

Berdasarkan keterangan Kepolisian, pada hari itu sekitar pukul 12.00 WIB, saksi sekaligus korban, Eri sedang menyapu lantai di ruang tengah Rumah kediamannya di Kampung Betuah Seberang Tembilahan.

Saat itu, salah seorang warga memberitahu kepadanya bahwa rokok diwarung miliknya telah dicuri sambil menunjuk kepada pelaku.

“Saksi kemudian mengecek rokok ditempat rokok biasa diletakan. ditemukan rokok tersebut memang sudah berkurang. Mengetahui itu, Eri langsung keluar dan mengejar orang yang diduga sebagai pelaku,” jelas Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung melalui Paur Humas, Ipda Heriman Putra, Senin (5/9/2016).

Kemudian, Eri melihat rokok terselip di celana bagian belakang tersangka dan seketika dia berteriak kata maling. “Mendengar teriakan tersebut tersangka langsung melarikan diri,” tambahnya.

Tidak bisa mengejar pelaku, saksi melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian Polsek Tembilahan. Kemudian pada pukul 13.00 WIB kepolisian Polsek mendatangi TKP.

“Tim kemudian berhasil melakukan penangkapan terhadap di duga pelaku, BA  di jalan Lorong Semangka Kelurahan Seberang Tembilahan berikut barang bukti,” katanya.

Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian 4 slop atau 40 bungkus rokok merk sampoerna dengan total berjumlah sekitar Rp 716.000.

“Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di polsek Tembilahan kasus ini ditangani Unit Reskrim Polsek Tembilahan,” imbuhnya.

Untuk diketahui, berdasarkan catatan kepolisian, sebelumnya pada tahun 2003 pelaku juga pernah di hukum juga dengan kasus pencurian. /Mirwan




Setelah 2 Hari Hilang, Jenajah Enda ditemukan Mengapung di Parit 16 Tembilahan

Kepala BPBD Inhil, Yusfik (kanan) saat ikut mengaevakuasi jenajah korban
Kepala BPBD Inhil, Yusfik (kanan) saat ikut mengaevakuasi jenajah korban

Tembilahan, detikriau.org – Tim gabungan SAR Pos Siaga Tembilahan, BPBD Inhil dan Pol Air Polres Inhil akhirnya berhasil menemukan Enda (12) dalam kondisi tak lagi bernyawa setelah 2 hari sejak dilaporkan hilang di parit 11 saat berenang diperairan sungai Indragiri bersama beberapa orang temannya.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil , Yusfik, jenajah pelajar disalah satu SD di Kota Tembilahan yang bernama lengkap Muhammad Mahendra ini ditemukan di perairan parit 16 Tembilahan sekira pukul 07.45 Wib, Sabtu (3/9/2016).

“ya sudah kita temukan tadi pagi diperairan parit 16. Lokasi penemuan jenajah pelajar SD ini berjarak kurang lebih 2 KM dari pertama kali ianya dilaporkan hilang,” Ujar Yusfik.

Dijelaskannya, jenajah ditemukan dalam kondisi mengapung diantara tanaman enceng gondok.

“jenajah sudah kita evakuasi dan dikembalikan kepada pihak keluarga,” pungkasnya.

Untuk sekedar mengingatkan, Enda pertama kali dilaporkan hilang tenggelam pada Kamis (1/9/2016). Sebelum kejadian, Enda bersama beberapa orang temannya berenang diperairan sungai Indragiri jalan H Hasan parit 11 Tembilahan sekitar pukul 15.00 Wib.

Usai berenang, teman-temannya baru menyadari Enda tidak ada. Padahal saat itu pakaian dan sepeda yang dikendarai Enda masih berada ditempatnya.

Menyadari hal ini, teman-teman sepermainan Enda segera memberitahukan masyarakat setempat dan pihak keluarga./ Am