Bupati Inhil dan Ribuan Masyarakat Hadiri Tabligh Akbar Tangkal ISIS

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menghadiri kegiatan tabligh akbar bertemakan menangkal bahaya ISIS dan radikalisasi bertempat di halaman Mapolres Inhil jalan Gadjah Mada Tembilahan, Selasa (1/3/2016).

Selain Bupati, kegiatan tajaan Polres Inhil ini juga tampak dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, sejumlah pejabat esson serta ribuan masyarakat.

Berlangsungnya kegiatan tersebut, penyelenggara menghadirkan narasumber dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ust Abdurrahman Ayyub atau lebih dikenal sebagai mantan pejuang Afganistan yang sempat menjadi anggota Osama bin Laden didampingi ust Maudidi Abdullah dari Jakarta.

“Atas nama pemerintah, saya menyambut baik dan berterima kasih telah melaksanakan kegiatan ini. Karena setelah mendengarkan pembahasan yang diterangkan narasumber, dinilai sangat berguna bagi daerah Inhil,” kata Wardan.

Untuk itu, ia mengharapkan kepada seluruh masyarakat yang turut hadir untuk dapat menerapkan informasi yang diterima dan meneruskan penjelasannya kepada sanak keluarga di rumah serta orang-oranh sekeliling rumah tentang betapa bahayanya keberadaan ISIS. Mirwan/adv




Didesak Ngaku Bawa Sajam, Pria Ini Muntah Darah Dihajar Dua Orang Oknum yang Mengaku Anggota Polisi

Korban saat menyampaikan laporan di SPKT Polres Inhil
Korban saat menyampaikan laporan di SPKT Polres Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dilayazid (38) warga Parit Jambi Kecamatan Enok mengalami beberapa luka memar di sekujur tubuhnya. Pengakuannya, luka memar itu akibat pukulan yang dilakukan oleh oknum yang mengaku dari anggota Kepolisian agar ia membenarkan membawa senjata tajam serta melakukan tindak pidana pencurian di tangga depan Plaza Tembilahan, Minggu (28/2/2016) malam sekitar pukul 18.30 WIB.

Pelaku yang melakukan tindakan kekerasan tersebut ada dua orang yang diduga dari anggota kepolisian Polres Indragiri Hilir (Inhil). Sebab selain menyuruh Dilayazid membawa Sajam, oknum itu juga mengakui bahwa dirinya dari kepolisian.

Bahkan, saksi setempat juga memastikan kalau pelaku pemukulan tersebut dapat dipastikan seorang polisi.

“Saya siap mendampingi korban menyelesaikan kasus ini sesuai hukum yang berlaku,” kata saksi mata, Candra kepada detikriau.org, Senin (29/2/2016).

Sementara itu, korban penganiayaan, Dilayazid menceritakan bahwa insiden itu bermula ketika ia sedang melintasi sekitar Plaza. Sesampainya di TKP, tiba-tiba ada dua pria yang menyergap dan memukulinya sembari mendesaknya menagaku sebagai pelaku pembawa sajam.

“Saya didesak, padahal saya tidak ada membawa senjata, apalagi mencuri. Saya terus dipukuli hingga saya lari ke pelabuhan. Namun tetap dikejar dan kembali dipukuli di pelabuhan sampai muntah darah,” ceritanya.

Sekitar pukul 20.00 WIB, oknum yang mengaku petugas itupun langsung meninggalkan korban tanpa melakukan tindak lanjut sesuai prosedur. Dan saat itu juga, korban memeriksakan kondisi dirinys di RSUD Puri Husada Tembilahan, alhasil, korban mengalami luka memar di bagian bawah kelopak mata dan bagian punggung belakang.

Terkait hal ini, Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik berkomitmen untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Jikapun benar, maka ia berjanji akan memproses sesuai aturan yang ada.

“Kita terima dahulu laporannya, nanti akan diselidiki,” tandas Kapolres. (Mirwan)




Dibobol Maling, Honda Vario Warga Sungai Beringin Ini ke “Langit”

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Tindakan pencurian kendaraan roda dua semakin menjadi-jadi. Kali ini korbannya adalah seorang pekerja swasta bernama Ayu Mayang Dari (20) warga Kelurahan Sungai Beringin Tembilahan, Sabtu (27/2/2016) kemarin.

Kronologisnya bermula ketika korban memasukkan kendaraannya Honda Vario Techno 125 CBS warna merah dengan nomor polisi BM 6649 GD ke dalam rumah pada hari Jumat tanggal 26 Februari sekitar pukul 17.00 WIB.

Sekitar pukul 23.00 WIB, korban sempat mengecek kembali dan motor tersebut masih ada. Usainya korbanpun langsung mengunci pintu serta jendela rumah. Merasa aman, ia pun tidur seperti biasa.

“Nah paginya, pukul 06.00 WIB korban bangun tidur langsung ke menuju dapur. Saat itu dilihatnya kondisi pintu belakang rumah sudah dalam keadaan terbuka. Korban inipun mengecek kedepan rumah dan ternyata sepeda motornya sudah tidak ada dan j pintu depan rumah dalam keadaan terbuka,” papa PAUR Humas Polres Inhil, Iptu Warno Akman.

Tak hanya itu lanjutnya, lemari yang berada di ruang tamu juga tampak dalam keadaan berserakan bahkan 1 unit Handphone, STNK dan uang tunai sebesar Rp 1 juta juga raib.

“Akibat  kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materil sebesar Rp 20 juta. Saat ini petugas masih mendalami kasus tersebut,” tutup Warno. Mirwan




1 Maret, Mantan Anggota Osama bin Laden dipastikan Sambangi Kota Tembilahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Staf Ahli BNPT Abdurrahman Ayyub, atau lebih dikenal sebagai mantan salah seorang pejuang Afganistan dipastikan akan tampil sebagai narasumber pada kegiatan Tabligh Akbar tajaan Polres Inhil bekerjasama dengan Pemerintah Daerah setempat di halaman Mapolres Inhil jalan Gadjah Mada Tembilahan tanggal 1 Maret mendatang.

Disamping itu, kehadiran mantan anak buah Osama bin Laden tersebut akan didampingi Ustaz Maudidi Abdullah dari Jakarta dengan mengangkat tema Menangkal Bahaya ISIS dan Radikalisasi di Bumi Sri Gemilang.

Kasat Intelkam Polres Inhil, AKP Edi Sutomo kepada detikriau.org, Jum’at (26/2/2016) menjelaskan, Abdurrahman Ayyub sengaja diundang sebagai upaya memberi pemahaman yang luas kepada masyarakat Inhil bahwa keberadaan ISIS sangat berbahaya dan patut diperangi.

“Dulunya dia itu sempat berjuang di Timur Tengah namun setelah mendapat hidayah, dia kembali ke NKRI dan bergabung dengan BNPT. Nantinya, beliau akan menceritakan pengalaman selama perang di Afganistan,” terang Edi.

Untuk itu, ia mengundang seluruh komponen masyarakat Inhil khususnya untuk dapat menghadiri kegiatan tersebut. Sebab acara itu digelar secara terbuka yang bisa dihadiri siapa saja. Mirwan




2 Nelayan Asal Jambi Dibekuk Polisi di Perairan Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepolisian Polres Indragiri Hilir (Inhil) mengamankan 2 nelayan asal Kuala Tungkal Provinsi Jambi di perairan Kuala Sungai Hujan kecamatan Reteh Kabupaten Inhil, Rabu (24/2/2016) kemarin.

Identitas kedua pelayan adalah Ahmad Riduan (39) sebagai Nakhoda dan Sukriadi (26) sebagai ABK Kapal. Keduanya warga Jalan Kelapa Gading RT 17 kelurahan Tungkal Harapan Kabupaten Tanjabbar Jambi.

“Pengamanan dilakukan kemarin sekitar pukul 09.45 WIB karena kedapatan tidak melengkapi dokumen SPB dan alat tangkap ikan. Saat itu, kedua nelayan menggunakan satu unit kapal penangkap ikan jenis trol,” sampaikan Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik, Kamis (25/2/2016).

Selain penelayan, petugasnya juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit KM “Barokah 2” dan satu unit jaring alat tangkap ikan jenis trawl serta 50 kg jenis ikan campur.

saat ini, kapal beserta barang bukti lainnya telah diamankan di kantor Sat Pol Air Polres Inhil untuk diproses lebih lanjut. Mirwan




Pelihara Tanaman Ganja, 5 Warga Insel Digelandang Polisi

KERITANG (detikriau.org) – Kepolisian Polres Inhil menggelandang 5 orang warga. Kelima warga Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bagian selatan ini diciduk dikarenakan terbukti memelihara puluhan batang tanaman ganja, Kamis (18/2/2016) kemarin.

Kelima Tsk adalah RA (66) dan istri MA (57) warga Parit Sei Bakung Desa Sebrang Pebenaan Kecamatan Keritang, RO (42), MY (24) warga Desa Air Balui Kecamatan Kemuning dan SA (20) warga Parit Pelam Desa Sebrang Pebenaan Kecamatan Keritang.

“Sebenarnya Tsk ada 6 orang, namun 1 orang berinisial S (anak RA, red) masih DPO. Ianya berhasil kabur saat petugas melakukan penggeledahan,” kata Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik, Jum’at (19/2/2016).

Dijelaskan Kapolres, puluhan batang ganja tersebut ditanam di belakang rumah RA. Awal diketahui ketika petugas mendapat informasi bahwa S (DPO) melakukan penawaran barang haram tersebut. Dari informasi itu, Polsek setempat langsung bergerak ke rumah Tsk RA sekitar pukul 10.30 WIB.

Alhasil, di TKP, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa 44 tanaman ganja yang ditanam didalam 29 Polybag, satu paket kecil narkotika jenis sabu-sabu, senjata tajam sebanyak 19 buah, senapan angin BSA 1 pucuk, peluru aktif senpi laras pendek 4 butir, tanaman ganja kering sebanyak 1 kantong plastik, handphone 8 unit, timbangan digital 3 buah, alat hisap sabu sebanyak 4 buah dan beberapa sisa sabu di dalam koper kecil.

“Saat ini kelima Tsk dan sejumlah barang bukti telah diamankan di Mapolsek Keritang untuk dilakukan pengusutan lebih lanjut,” tutup Kapolres. (mirwan)