Dilalap Jago Merah, Karyawan Perusahaan di Pelangiran Ini Hangus Terpanggang

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Yasni Rais (45) tewas mengenaskan dengan kondisi tubuh gosong. Insiden itu terjadi ketika kobaran api membara besar di kediamannya Perumahan Staf Nyato Estate G2 PT TH Indo Plantations Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (11/6/2016) sekitar pukul 23.50 WIB.

Berdasarkan informasi dari kepolisian, membaranya api tidak hanya melahap rumah Yasni Rais namun juga menghanguskan 1 unit rumah tetangganya, Arifin Mustafa.

“Saat itu Arifin terbangun dan berhasil menyelamatkan diri, tidak seperti nasib si korban. Padahal, saksi telah berusaha mengedor pintu membangunkan,” kata Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Herimain Putra, Minggu (12/6/2016).

Dijelaskan, peristiwa itu mula diketahui disaat Security, Helmi (49) sedang melakukan cek kontrol. Sesampai di TKP, ia melihat ada cahaya api menyala dari arah bawah rumah korban.

Selanjutnya, saksi inipun langsung mengedor dan berhasil membuka pintu rumah yang dihuni Arifin Mustafa. Saat itulah, kedua saksi mencoba menolong korban namun tidak berhasil.

Tak lama kemudian, petugas Damkar PT TH Indo Plantation tiba dan akhirnya api berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.30 WIB.

“Selain memakan korban jiwa, kerugian materil yang ditanggung juga cukup besar mencapai kurang lebih Rp 350 juta. Untuk penyebab kebakaran, saat ini masih dalam penyelidikan petugas Polsek Pelangiran,” tutupnya./ Mirwan




Kesentrum, Pria Ini ditemukan Meregang Nyawa di Persawahan

Tembilahan (detikriau.org) – Muin (50), warga Kelurahan Pulau Kijang Kecamatan Reteh ditemukan tak lagi bernyawa di anak parit ladang padi Kelurahan Benteng Kecamatan Sungai Batang, Kamis (9/6/2016) sekitar pukul 17.30 WIB.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Herimain Putra, Jum’at (10/6/2016) menerangkan, pria tersebut tewas akibat tersengat aliran listrik dari alat sentrum hama babi.

“Ladang tersebut milik warga setempat, Anwar (45). Yang mana, di sekeliling ladang miliknya itu terpasang kawat setrum untuk hama babi hutan,” kata Herimain Putra.

Kronologis penemuan korban dijelaskan Paur Humas bermula ketika si pemilik ladang turun mengecek ladangnya. Sontak saja, si saksi ini melihat ada mayat dalam posisi telungkup di TKP.

Kemudian ia langsung memberitahukan kepada beberapa rekannya dan selanjutnya melaporkan ke petugas kepolisian setempat tepat pada pukul 19.00 WIB.

Sekitar pukul 22.30 WIB, mayat  dievakuasi dan dibawa ke UGD Puskesmas Kelurahan Benteng dan sekira pukul 02.30 mayat tersebut diserahkan ke pihak keluarga korban./ Mirwan




Rumah Pedagang Pasar Sambu Disantroni Maling, Puluhan Juta Uang Tunai Raib

TEMBILAHAN (detikriau.org) – H Taha (46) warga jalan Benut Parit 10 Desa Air Tawar Kecamatan Kateman kehilangan uang tunai senilai puluhan juta rupiah, Selasa (7/6/2016) malam.

Peristiwa tersebut terjadi di kediamannya, tepat pada saat kondisi rumah dalam keadaan kosong. Insiden itu mula diketahui ketika si korban beserta istri dan dua anaknya pulang berjualan dari Pasar Sambu Desa Air Tawar sekitar pukul 22.00 WIB.

Ketika sampai di rumah, tampak kondisi pintu rumah bagian belakang dan pintu kamar dalam keadaan terbuka dan rusak serta ruangan kamarnya berantakan.

“Dari kejadian itu, korban juga kehilangan uang tunai senilai Rp 39 juta lebih,” terang Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Herimain Putra, Rabu (8/6/2016).

Saat ini, lanjutnya, keberadaan pelaku masih dalam penyelidikan yang ditangani oleh petugas Polsek Kateman./Mirwan




Kecelakaan di Inhil, Sopir Asal Banten Ini Tewas di Tempat

Gbr ilustrasi
Gbr ilustrasi

KEMUNING (detikriau.org) – Jeje (52), sopir mobil tronton asal kota Serang Banten tewas di TKP, Senin (6/6/2016) malam. Hembusan nafas terakhir itu terjadi setelah mobil yang dikenderainya menabrak jembatan dan jatuh ke sungai di jalan Lintas Timur KM 255 Desa Keritang Kecamatan Kemuning.

Kendaraan yang dibawanya jenis Hino Tronton dengan nomor polisi B 9349 BEU. Saat itu ia tak seorang diri, melainkan ada seorang penumpang atas nama Elison Marbun (44) warga Kelurahan Pesangarahan Jakarta Selatan.

Meski tidak sampai meninggal dunia, namun kondisi penumpangnya juga cukup parah mengalami luka patah bagian lutut kaki kiri dan kaki kanan.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Herimain Putra membenarkan adanya insiden tersebut. Dan kini, perkara masih ditangani petugas Polantas Polres Inhil.

“Hasil penyelidikan, rem kendaraan yang dibawa dalam keadaan blong,” ungkap Herimain Putra, Selasa (7/6/2016).

Yang jelas katanya, peristiwa ini merupakan kelalaian pengemudia sebab saat itu tampak kendaraan melaju kencang dari arah Rengat Kabupaten Inhu menuju Jambi./Mirwan




Polres Inhil Musnahkan Ribuan Kaleng Miras dan Ratusan Bungkus Mercon

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Polres Indragiri Hilir (Inhil) memusnahkan ribuan kaleng minuman beralkohol dari berbagai merk dan ratusan bungkus mercon, Senin (6/6/2016). Pemusnahan tersebut berlangsung di halaman Mapolres Inhil jalan Gadjah Mada Tembilahan yang disaksikan oleh pihak Pengadilan dan Kejaksaan Negeri Tembilahan serta dari Satpol PP dan Disperindag Inhil.

Sejumlah Miras dan Mercon tersebut dimusnahkan dengan cara digiling menggunakan alat berat. Sedangkan minuman jenis tuak dibuang ke sungai.

“Minuman dan Mercon ini merupakan hasil razia cipta kondisi menjelang bulan Ramadhan beberapa waktu lalu,” kata Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik.

Jika dirincikan, Miras tersebut terdata bahwa 478 botol miras merk Mension House, 21 dus miras merk ABC kemasan kaleng, 46 botol ukuran kecil dan 36 botol ukuran besar miras merk anggur merah.

Selanjutnya, tercatat juga 17 jirigen minuman jenis tuak, 73 kaleng minuman merk ABC, 26 kaleng minuman merk tiger, 5 kaleng minuman merk Calsberg, 3 botol minuman merk bir Bintang, 5 liter minuman jenis tuak dan 11 bungkus plastik minuman jenis tuak./Mirwan




Dendam Hubungan Gelap, Pria Ini Meregang Nyawa Dihadapan Ibunda

ENOK (detikriau.org) – Peno (28), Warga Kelurahan Pusaran Kecamatan Enok dibacok dengan parang panjang hingga tewas di Pusaran 8 Enok, Minggu (5/6/2016) sekitar pukul 7.00 WIB.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Herimain Putra membeberkan bahwa pelakunya adalah MA alias Mari (28) dan ia merupakan tetangga korban sendiri.

“Pelaku sudah diamankan, sekarang masih di Mapolsek Enok untuk dilidik lebih lanjut,” kata Herimain Putra.

Kronologis peristiwa menurut Putra, pagi itu korban sedang membonceng ibundanya menggunakan sepeda motor hendak ke pasar Pengalihan Enok.

Ketika di perjalanan, pelaku tiba-tiba muncul dan langsung menyerang menggunakan parang. Sempat ditangkis, namun kendaraannya jatuh sehingga tak mampu melarikan diri.

Saat korban terjatuh, pelaku spontan menyerang korban secara bertubi-tubi hingga melukai beberapa bagian tubuh seperti luka robek di kepala sebelah kanan dan bahu sebelah kiri. Dan akhirnya korban meninggal dunia di tempat.

“Motifnya, hasil interogasi pelaku dendam dengan korban karena pernah berselingkuh dengan istri pelaku,” tutup Paur Humas./ Mirwan