Sepeda Motor Milik PT THIP Raib di Halaman Rumah Karyawan

curanmorPelangiran, detikriau.org – 1 unit sepeda motor milik PT THIP Kecamatan Pelangiran hilang, Jum’at (15/7/2016) malam. Kendaraan bermerk Kawasaki  KLX 150 dengan nomor polisi BM 6472 GP tersebut lenyap saat diparkir di halaman perumahan Karyawan Bintangor Estate Wilayah III Desa Tanjung Simpang.

Berdasarkan keterangan dari kepolisian, pada hari Kamis tanggal 14 Juli sekitar pukul 23.00 WIB, salah seorang karyawan PT THIP ZI (45) pulang bekerja membawa kendaraan dan memarkirkan di halaman kediamannya tanpa dikunci stang dan tidak dilengkapi dengan kunci pengaman ganda.

Kemudian, pelapor masuk ke rumah untuk beristirahat malam, selanjutnya pada hari berikutnya sekitar pukul 05.00 WIB ketika ia hendak pergi bekerja, motor tersebut sudah tidak ada lagi di TKP.

“Saat itu juga, si pelapor ini memberitahukan kepada beberapa rekannya dan bersama-sama mencari namun hasilnya nihil hingga akhirnya ia melaporkan ke Polsek Pelangiran,” ungkap Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Heriman Putra, Senin (18/7/2016).

Akibat peristiwa tersebut, PT THIP menderita kerugian sebesar Rp 27 juta./Mirwan




Laka Laut di Saka Jalan, Lima Penumpang di Rujuk ke RSUD PH

Tembilahan, detikriau.org – Laka laut antara SB. Karya Budi 500 PK dengan SB. M. Al Kafi 40 PK menyebabkan lima korban luka. Peristiwa naas ini terjadi di perairan terusan saka jalan Desa Bente Kecamatan Mandah Kabupaten Indragiri Hilir sekira pukul 12.30 Wib, sabtu (16/7/2016).

Berdasarkan keterangan Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui Paur Humas Ipda Heriman Putra, peristiwa tabrakan berawal saat  SB Karya budi yang dikemudikan Usman Bin Tarsin (35) bertolak dari Guntung Kecamatan Kateman  dengan tujuan Kuala Tungkal Provinsi jambi sekira pukul 11 Wib. Setibanya di TKP tepatnya ditikungan sungai saka pisang Desa Bente sekira pukul 12.30 Wib, nakhoda memindah jalur dari kiri ke jalur kanan. Naas saat itu  secara tiba-tiba dari arah berlawanan, SB Al Kafi 40 pk yang dikemudikan Saparudin Bin Ardi (32) datang dari arah sembuang mengarah ke teluk lanjut melintas. Tak bisa dihindari, SB Al Kafi seketika menabrak haluan bagian kanan SB Karya Budi.

Akibat tabrakan tersebut, SB. M. Al Kafi mengalami kerusakan berat serta penumpang dan pengemudinya mengalami luka ringan.

“korban luka lansung dirujuk ke RS Umum Puri Husada Tembilahan untuk mendapatkan pertolongan medis.” Terang Heriman sambil mengatakan bahwa sebagai barang bukti pihak kepolisian sudah mengamankan kedua kendaraan air untuk proses lebih lanjut.

Untuk sekedar diketahui berikut adalah daftar korban luka dalam laka laut yang keseluruhannya adalah penumpang dan pengemudi SB Al Kafi.

  1. Saparudin Bin Ardi, Laki-Laki, 32 th, Banjar, Islam, Karyawan Swasta (Pengemudi Boat 40 PK M. Al Kafi), Alamat Perumahan Karyawan Nyato Estate PT. THIP Desa Simpang Kiri Kec. Pelangiran Kab. Inhil.
  2. Lisnani Binti Jono (Ny.Saparudin), Perempuan,  31 th, Melayu, Islam, IRT, Alamat Perumahan Karyawan Nyato Estate PT. THIP Desa Simpang Kiri Kec. Pelangiran Kab. Inhil.
  3. Delisa Amelia Binti Saparudin, Perempuan, 14 th, Banjar, Islam, Pelajar, Alamat Perumahan Karyawan Nyato Estate PT. THIP Desa Simpang Kiri Kec. Pelangiran Kab. Inhil.
  4. Delira Adelia Binti Saparudin, Perempuan, 10 th, Banjar, Islam, Pelajar SD, Alamat Perumahan Karyawan Nyato Estate PT. THIP Desa Simpang Kiri Kec. Pelangiran Kab. Inhil.
  5. Najwa Adelia Binti Saparudin, Perempuan,  7 th, Banjar, Islam, Pelajar SD, Alamat Perumahan Karyawan Nyato Estate PT. THIP Desa Simpang Kiri Kec. Pelangiran Kab. Inhil.
  6. M.Al Kafi Bin Saparudin, Laki-Laki, 2 th, Islam, Ikut Orang Tua, Alamat Perumahan Karyawan Nyato Estate PT. THIP Desa Simpang Kiri Kec. Pelangiran Kab. Inhil./ dro



Habisi Nyawa di Inhu, Warga Sumut Ini diBekuk di Pulau Burung Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – FT (28) dikejar kepolisian Polres Inhu bekerjasama dengan jajaran Polres Inhil sampai Pulau Burung. Ia berhasil dibekuk di Kampung 82 Wilayah 2 PT RSUP-PKB Kecamatan Pulau Burung Kabupaten Inhil, Jum’at (15/7/2016) sekitar pukul 12.00 WIB.

Pengejaran tersebut karena warga Sumatera Utara (Sumut) itu terlibat tindak pidana pembunuhan berencana pada tanggal 28 Juni kemarin. Korbannya adalah Siteli Telaumbanua di kebun sawit Dusun V Air Dingin Desa Pesajian Kecamatan Batang Peranap Kabupaten Inhu.

“Kita membantu tim opsnal Polres Inhu karena pelaku kabur sampai wilayah hukum Polres Inhil. Akhirnya pelaku berhasil diamankan,” ungkap Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Heriman Putra, Sabtu (16/7/2016).

Pada saat penangkapan, lanjutnya, pelaku tidak melakukan perlawanan dan situasipun dalam keadaan aman terkendali. Kini, pelaku sudah dibawa ke Mapolres Inhu./Mirwan




Polisi Gerebek Lokasi Pesta Narkoba di Tanah Merah

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Petugas Kepolisian berhasil membekuk 5 warga Kecamatan Tanah Merah, Sabtu (2/7/2016) kemarin. Saat digerebek, kelima pria itu sedang asyik berpesta narkoba jenis sabu-sabu.

Kelima Tsk tersebut berinisial T (34), SA (44), H (23), I (35) dan Y (34). Penggerebekan tersebut dilakukan di kediaman Tersangka SA desa Tanah Merah Kecamatan Tanah Merah sekitar pukul 20.30 WIB.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Heriman Putra menerangkan, penggerebekan itu bermula ketika Kapolsek setempat menindak lanjuti informasi yang diperoleh dari masyarakat.

Setelah diselidiki, ternyata betul di TKP ada sejumlah pria yang sedang berpesta narkoba.

“Disaat petugas ke TKP, kelima Tsk sedang memakai narkoba jenis sabu-sabu. Saat itu juga mereka diamankan,” kata Heriman Putra, Minggu (3/7/2016).

Barang bukti yang ditemukan berbagai macam alat pendukung hisap sabu-sabu diantaranya, 1 buah alat hisap sabu-sabu atau bong lengkap dari botol plastik merk kembang bulan, kaca parfum merk fanbo yang di dalamnya masih ada sisa serbuk sabu-sabu, 1 buah pisau silet merk astra, 1 buah gunting warna hitam, 1 buah pembungkus dari plastik bening kecil, di dalamnya ada sisa serbuk putih diduga sabu dan diduga sisa sabu yang sudah dihisap kelima Tsk.

“Penemuan barang bukti berupa paket sabu-sabu nihil, namun kelima Tsk beserta sejumlah barang bukti tetap dibawa ke Mapolsek Tanah Mera guna dilakukan pengusutan lebih lanjut,” tutup PAUR Humas./Mirwan




Dua Hari Setelah Pamit dari Rumah, Nenek 60 Tahun ditemukan Mengambang disebuah Sumur

KEMUNING (detikriau.org) – Siti Nome (60) warga Desa Talang Jangkang Kecamatan Kemuning ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sebuah sumur tidak jauh dari rumah kediamannya sekira pukul 09.30 Wib Jum’at (1/7/2016).

Berdasarkan keterangan anak korban Suwandi (38) kepada petugas kepolisian setempat, dua hari sebelumnya, rabu (29/6) korban berpamitan untuk mengunjungi sanak saudaranya di Desa Limau Manis Kecamatan Kemuning.

“Karena sudah biasa, anak korban beranggapan tidak ada masalah ibundanya pergi seorang diri. Hingga dua hari setelah pamit, tanpa sengaja korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa,” kata kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui Perwira Humas, Jum’at (1/7)

Diterangkan Heriman, jasad korban pertama kali ditemukan oleh cucunya sendiri, Ikhsan (6). Saat itu Ikhsan sedang memanjat pohon jambu disekitar TKP. Saat menoleh kebawah ikhsan merasa kaget karena melihat sesosok tubuh mengapung dalam sumur. Iksanpun segera pulang kerumah yang berjarak hanya kurang lebih 25 meter untuk memberitahukan kepada orangtuanya, Suwandi (38)

Mendapatkan informasi Suwandi segera menuju TKP. Sontak iapun kaget karena tubuh yang ditemukan mengapung dalam posisi tertelungkup didalam sumur itu tidak lain adalah ibunya sendiri Siti Nome (60).

Setelah ditemukan, korban dilakukan pemeriksaan tim medis. Ditubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan./ Mirwan




Tabrakan 2 Unit Speedboat, 1 Diantaranya Hilang Tenggelam

TEMBILAHAN (detikriau.org) – 2 unit Speedboat bertabrakan di Sungai Perigi, tepatnya di depan pelabuhan Perhubungan Kuala Enok Kecamatan Tanah Merah, Kamis (30/6/2016) sekitar pukul 23.00 WIB.

Speedboat Fiber warna putih dengan mesin 40 PK yang bermuatan 5 penumpang dan Speedboat kayu SB Yusrifa mesin 250 PK yang bermuatan buah apel.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Heriman Putra menjelaskan, saat insiden, Speedboat Fiber warna putih mesin 40 PK langsung tenggelam dan hilang.

Sedangkan Speedboat jenis kayu mesin 250 PK mengalami bocor besat sehingga tidak bisa difungsikan lagi.

Tak hanya itu, beberapa orang di dalam kedua speedboat tersebut juga mengalami luka-luka, baik patah tulang, luka lecet, bengkak dan lain sebagainya. Terutama pada kedua sopir boat.

“Tidak lama setelah peristiwa, warga setempat berdatangan untuk mengevakuasi serta membawa para korban ke Puskesmas Kuala Enok. Peristiwa itu tidak ada sampai memakan korban jiwa,” kata Heriman Putra, Jum’at (1/7/2016).

Dipaparkan, insiden itu bermula ketika Speedboat kayu bergerak dari Sungai Guntung Kecamatan Kateman menuju Kuala Tungkal sekitar pukul 14.00 WIB, sekitar pkul 23.00 WIB, kendaraan kayu tersebut bermaksud untuk singgah di Kuala Enok untuk mencari makan serta memperbaiki mesin.

Sesampainya di TKP, kendaraan yang dikemudi Ishak (36) warga Kuaka Enok itu ditabrak dari samping sebelah kanan oleh Speedboat Fiber mesin 40 PK yang dikemudikan oleh M RIFKI (21) warga Kuala Enok dari arah sebelah kiri.

Dan saat itulah, Fiber putih tersebut langsung tenggelam hingga saat ini belum ditemukan./Mirwan