172 PERSONIL POLRES INHIL IKUTI UJIAN KENAIKAN PANGKAT

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sedikitnya 172 personil dari Jajaran Polres Indragiri Hilir mengikuti Ujian Naik Pangkat yang di gelar di Mapolres Inhil selama 2 hari. Materi ujian kenaikan pangkat meliputi ujian materi tertulis dan fisik dari Tanggal 27  hingga 28 Agustus besok.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si melalui Kepala Bagian Sumber Daya, Kompol Suprapto S.sos.M.si, Senin (27/8) mengatakan bahwa salah satu syarat untuk kenaikan pangkat bagi setiap personil Polri, mereka harus bisa lolos ujian materi tertulis maupun fisik

“Untuk ujian materi tertulis dilaksanakan di Aula Polres Inhil, setiap personil harus bisa mengisi soal-soal yang sudah disediakan oleh pihak panitia, sedangkan untuk ujian fisik akan di gelar di halaman Mapolres Inhil”kata Kabag Sumda Kompol Suprapto S.sos.M.si

 

Dalam materi ujian tertulis yang harus diisi secara benar oleh setiap peserta, meliputi tugas pokok dan fungsi Polisi Republik Indonesia serta pemahaman KUHP. Sedangkan untuk ujian fisik akan diberi bekal ilmu bela diri bagi setiap personil yang akan di sampaikan oleh Tim penguji Ipda Juharto

Dari peserta sebanyak 172 personil yang mengikuti ujian kenaikan pangkat pada gelombang ini terdiri dari 1 orang berpangkat Perwira Menengah yakni AKP Hotasi Purba yang kini menjabat Kapolsek Kateman untuk naik menjadi Kompol, serta satu Perwira lagi Ipda H.Afri untuk naik ke pangkat Iptu, sedangkan sisanya berpangkat Brigadir. (Am




HUT KE- 65 POLRI. ANGGOTA POLRES INHIL JADI INCARAN PAPARAZI

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (ULTAH) ke- 65 Polisi Republik Indonesia (POLRI). Jajaran kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Indragiri Hilir menggelar kegiatan lomba foto. Melalui tema Aktivitas Polisi Inhil dengan kategori Human Interest (HI), dalam 1 bulan kedepan, anggota polres Inhil akan jadi sasaran bidik lensa kamera.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dalam peringatan HUT ke 65 POLRI. Peserta terbuka secara umum. Artinya, siapapun boleh untuk mendaftarkan hasil jepretan kameranya untuk diikut sertakan dalam penilaian. Pendafataran hasil karya orisinil itu sudah harus kita terima paling lambat pada tanggal 25 juni 2012 mendatang. Satu catatan, panitia tidak memungut biaya apapun dari peserta. Gratis,”Jawab salah seorang panitia lomba foto, Ahay saat dikomfirmasi detikriau.org di Tembilahan, rabu (30/5).

Untuk syarat dan ketentuan lomba lainnya, dijelaskan Ahay lebih jauh, Foto boleh merupakan hasil jepretan kamera DSLR, Camera poket (digital) atau Kamera Ipon dan Android. Objek foto adalah aktivitas polisi, baik dilapangan maupun di unit pelayanan sesuai dengan Tema. “ aktivitas itu sendiri, sesuai arahan bukan hanya sekedar aktivitas polisi yang baik. Boleh juga aktivitas yang dinilai tidak baik.” Ujar Ahay memberikan tambahan.

Kemudian, hasil foto harus dicetak dengan ukuran 10 R (bukan cetakan printer) serta melampirkan sub copy berupa CD yang dimuatkan ke dalam amplop. Karya merupakan foto terbaru tahun 2012. serta foto bukan merupakan hasil olah digital (manipulasi). Edit hanya boleh dilakukan sebatas tone, contras dan cropping. Hasil karya diantarkan ke Polsek KSKP (depan Bank Riau) Tembilahan dan smile ponsel jalan H. Arief, depan lorong kampung baru IV Tembilahan.

“Untuk hadiah, juara pertama akan diberikan uang tunai senilai Rp. 1,5 juta, juara ke dua Rp. 1 juta dan juara ke tiga Rp. 700 ribu ditambah tropy dan sertifikat,” Pungkas Ahay mengakhiri. (fsl)