Zulaikhah Wardan Pimpin Rakor Program TP PKK dan Apdesi Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Hj Zulaikhah Wardan memimpin langsung rapat koordinasi (Rakor) dengan Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Inhil, Senin (18/12/2017) malam.

Rakor tersebut berlangsung di ruang rapat kediaman dinas Bupati Inhil, Tembilahan. Saat itu, turut dihadiri sekretaris apdesi Yudi Yolanda beserta pengurus Apdesi Inhil, fasilitator Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) Inhil, wakil ketua III TP-PKK Inhil Ny Retnowati Fikri, sekretaris TP-PKK Inhil Ny Ade Erra dan pengurus TP-PKK Inhil.

Sebagaimana diketahui, Rakor itu dalam upaya sebagai organisasi relawan yang membantu pemerintah untuk mewujudkan daerah yang maju dan lebih berkembang lagi karena membahas program yang akan dilaksanakan oleh apdesi yang berintegritas dengan PKK.

Tujuannya adalah untuk bekerjasama menjalankan program dan membangun sinergi dalam membantu pemkab Inhil sebagai penggerak dan pejuang pembangunan desa. Berbagai aspirasi dari para peserta rapat dituangkan dalam forum ini. Pendapat tersebut dikemukakan untuk mendapatkan mufakat bersama.

Ketua TP PKK Inhil menekankan agar apdesi menyelesaikan pembentukan organisasi. “Lembaganya dulu dibentuk. Lantik dulu pengurus di kecamatan hingga ke desa baru dapat dilaksanakan programnya,” tegasnya.

Zulaikhah mengatakan apdesi boleh membuat program yang mengacu dari program PKK.

“Kita sudah banyak program namun tidak adanya keterpaduan apa yang diharapkan jadi tidak maksimal, jadi apdesi bisa membuat program mengacu dari program kami, nanti akan kami beri panduan,” sebut istri orang nomor satu di bumi hamparan kelapa dunia ini.

Selain itu ia menuturkan bahwa dalam membantu pemerintah, organisasi ini tidak lepas dari kerjasama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Hampir semua OPD merupakan mitra PKK. Kegiatan PKK dapat berjalan berkat dukungan dari OPD tersebut,” tutupnya./Mirwan




Persiapan Jambore TP PKK Inhil Capai 65 Persen

Suasana rapat TP PKK Inhil
Suasana rapat TP PKK Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Persiapan kegiatan jambore TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang akan dilaksanakan bulan Juni mendatang telah mencapai 65 persen.

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua II TP PKK Kabupaten Inhil Hj Haryati kepada awak media usai memimpin rapat jambore kedua di gedung Dharma Wanita Tembilahan, Rabu (6/5/2015).

“Hari ini kita melakukan rapat kedua, kita sudah sepakat tanggal 4 Juni 2015 hari puncak jambore PKK tahun ini,” kata Hj Haryati yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pelaksanan Jambore TP PKK Inhil tahun 2015.

Ia menjelaskan, nantinya kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari mulai tanggal 2 Juni. Dimana, di dalamnya dimeriahkan beberapa perlombaan diantaranya cerdas cermat, pidato dan lain sebagainya, termasuk juga lomba bazar.

Untuk lomba bazar, dikatakan Haryati sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Sebab tahun lalu bazar bukan untuk diperlombakan, namun hanya sebatas memeriahkan semata. “Kalau tahun ini kita coba perlombakan,” katanya.

Disamping itu, Haryati juga mengatakan kemungkinan peserta yang mengikuti akan mencapai 300 lebih mulai dari anak PAUD hingga ibu-ibu, dan ini berpedoman dari jambore tahun lalu.

“Supaya tahun ini lebih sukses, maka kami akan melakukan rapat pematangan lagi beberapa waktu kedepan bersama beberapa SKPD pendukung, seperti Dinas Kesehatan Inhil, BPMPD Inhil dan lainnya,” tutupnya.(mirwan/adv)




Ketua TP PKK Inhil Kunker Ke Kecamatang Batang Tuaka

Ketua TP PKK Inhil, Hj Zulaikah Wardan
Ketua TP PKK Inhil, Hj Zulaikah Wardan

BATANG TUAKA (detikriau.org) – Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Hj Zulaikhah Wardan lakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kecamatan Batang Tuakan di desa Wisma, Kamis (23/4/2015).

Dalam kunjungan kerja ino dilakukannya dalam rangka pembinaan dan penilaian Desa Wisma, pelantikan serta serah terima Ketua Tim penggerak PKK Kecamatan Batang Tuaka serta sosialisasi kanker serviks. Selain itu, juga dilakukannya peninjauan langsung kondisi TK Negeri Pembina Terpadu dan Puskesmas yang ada di Sungai Piring.

“Kedatangan kita ini kembali menyampaikan program pembinaan desa yang pernah kita programkan sebelumnya untuk tahun ini, kemudian kita sejalankan dengan Ketua TP PKK Kecamatan Batang Tuaka yang baru saja kita lantik,” ujar Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Hj Zulaikhah Wardan. Menurutnya, setelah dilantiknya camat Batang Tuaka yang baru beberapa waktu lalu, secara otomatis istri camat itu juga langsung memegang jabatan sebagai ketua TP PKK Kecamatan. Dalam hal ini, sangat diinginkannya ketua PKK yang baru ini langsung paham apa yang mesti dilakukan.

Sebab yang terpenting itu katanya, setelah dilantik ini ada konsulidasi serta kerjasama dan terua menyusun program-program disamping program yang telah menjadi program diprioritaskan secara nasional, dicontohkannya seperti pencanangam deteksi kanker serviks.

“Yang jelas kita sangat mengharapkan ketua yang baru dilantik bisa melanjutkan program-program yang belum sempat dilaksanakan oleh ketua sebelumnya, terlebih mampu mengembangkan PKK kecamatan kedepan,” harapnya.

Terkait sosialisasi pencangan kanker serviks di Batang Tuaka, menurut Istri Bupati ini akan bisa menambah wawasan bagi para ibu tentang bahaya kanker tersebut, apalagi kanker ini sangat vatal dan bisa mematikan.(mirwan/adv)




Dipusatkan di Lapangan Kantor Dinkes Inhil, Program Nasional Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker Pada Perempuan Indonesia Resmi Dicanangkan

Ketua TP PKK Inhil, Hj Zulaikhah memukul gong tanda dicanangkannya program nasional percepatan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan deteksi dini kanker pada perempuan Indonesia tahun 2015-2019 di Inhil
Ketua TP PKK Inhil, Hj Zulaikhah memukul gong tanda dicanangkannya program nasional percepatan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan deteksi dini kanker pada perempuan Indonesia tahun 2015-2019 di Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, program nasional percepatan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan deteksi dini kanker pada perempuan Indonesia tahun 2015-2019 resmi dicanangkan secara serentak di seluruh daerah di Indonesia, Selasa (21/4/2015).

Untuk Kabupaten Inhil, prosesi pencanangan yang dipusatkan di halaman Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes), Jalan M Boya Tembilahan, dilakukan langsung oleh Ketua TP PKK, Hj Zulaikhah, yang ditandai dengan pemukulan gong.

Tampak hadir saat itu, Bupati Inhil, HM Wardan, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sejumlah pejabat eselon, Camat dan pengurus organisasi wanita di Kabupaten Inhil.

Bupati Wardan dalam sambutannya mengimbau kepada seluruh masyarakat terutama kaum perempuan di Negeri Seribu Parit, untuk berkonsultasi dan melakukan deteksi dini terhadap penyakit kanker serviks ini di pusat pelayanan kesehatan, seperti rumah sakit dan puskesmas.

Selanjutnya, mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini juga menginstruksikan kepada pemerintah kecamatan, untuk melakukan dan memberikan sosialisasi yang intensif di wilayah kerjanya masing-masing, sehingga masyarakat bisa mengetahui dan memahami bahaya dari penyakit kanker serviks ini.

“Kepada dinas dan instansi terkait, diharapkan melakukan pendataan setiap tahun serta menyediakan anggarannya, supaya setelah diketahui bisa secepatnya dilakukan penanganan terhadap penderita penyakit tersebut,” tutur Bupati Wardan.

Senada dengan itu, Kepala Dinkes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwi menjelaskan, dengan telah dicanangkannya program tersebut, maka pelaksanaannya akan berlangsung selama 5 tahun ke depan, dengan sasaran wanita yang rawan terinfeksi kanker serviks.

“Yang kita layani nantinya, adalah mereka yang termasuk dalam Program Jamkesda dan BPJS. Dimana, pelayanannya dipusatkan di UPT Puskesmas Gajah Mada,” terang Alvi.

Adapun langkah-langkah yang dilakukan ke depan, lanjut mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil ini, yaitu menemukan, mengobati dan melakukan pendataan terhadap para pasien dan penderita penyakit ini, untuk kemudian dilaporkan ketingkat yang lebih tinggi.

Ketua TP PKK Inhil, Hj Zulaikhah menyatakan sangat menyambut baik pencanangan program tersebut, apalagi kanker serviks ini merupakan salah satu penyakit terganas dan termasuk dalam peringkat kedua penyakit yang mematikan setelah kanker payudara.

Oleh karena itu, kaum perempuan harus menyadari betul bahaya penyakit ini, agar mau melakukan konsultasi dan deteksi dini di pusat pelayanan kesehatan yang ada, sehingga dapat ditangani sedini mungkin oleh petugas kesehatan.

“Ke depan, kita bekerjasama dengan seluruh pihak terkait akan menentukan langkah dan kebijakan dalam pelaksanaan program ini di lapangan, seperti dengan melakukan sosialisasi dan pendataan, khususnya bagi masyarakat yang belum menjadi peserta BPJS,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan pemutaran jingle Insfeksi Visual Asam Asetat atau IVA, penyerahan IVA KIT, sosialisasi tentang deteksi dini kanker serviks dari perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Inhil dan peninjauan ke lokasi pelaksanaan langsung deteksi kanker di Puskesmas Gajah Mada Tembilahan. (adi/adv)




TP PKK Inhil Lakukan Pembinaan Adm dan 10 Program Pokok di Kec Pelangiran

Ketua TP PKK Inhil beserta rombongan mendapatkan sambutan hangat dalam kunker di Kecamatan Pelangiran
Ketua TP PKK Inhil beserta rombongan mendapatkan sambutan hangat dalam kunker di Kecamatan Pelangiran

Tembilahan (detikriau.org) – Ketua tp pkk kabupaten Indragiri hilir (inhil) hj. zulaikhah wardan kembali melakukan kunjungan kerja (kunker) ke kecamatan pelangeran. Kegiatan kunker yang dipusatkan di aula kantor camat pelangeran ini dalam rangka melakukan pembinaan administrasi dan 10 program pkk. Selasa (21/10/2014) kemaren

Dalam sambutannya Hj Zulaikah mengatakan bahwa gerakan pkk merupakan sentral dalam membentuk fondasi bangsa, karena sasaran program pokok pkk adalah keluarga. keluarga adalah pilar utama bangsa, oleh karena itu pemberdayaan pkk harus melibatkan seluruh komponen, tidak hanya pemerintah akan tetapi segenap anggota masyarakat wajib memberikan kontribusi untuk tujuan bersama yakni menuju keluarga yang sejahtera.

dalam pelaksanaannya ditambahkan istri Bupati Inhil ini, prioritas 10 program pokok pkk diserahkan kepada daerah, disesuaikan dengan situasi, kondisi dan kemampuan yang ada, sehingga tidak merupakan paksaan melainkan merupakan kesadaran dalam membangun dirinya ataupun daerahnya. keberadaan kelompok-kelompok pkk dan dasawisma menjadi sangat penting dan lebih strategis, karena dasawisma adalah unit terdepan dalam gerakan pkk.

Ia berharap kepada seluruh jajaran tim penggerak pkk di semua jenjang agar segera membentuk dan menghidupkan kembali kelompok dasawisma dan posyandu serta mengharapkan kepada jajaran tim penggerak pkk untuk betul-betul meningkatkan penyuluhan-penyuluhan, baik yang sifatnya umum, maupun pelaksanaan kegiatan 10 program pokok pkk lainnya.

“tingkatkan dan kembangkan program pendidikan anak usia dini (paud) yang merupakan program pemerintah “desa maju inhil jaya” saat ini yang wajib ada disetiap desa.” Pesan Hj Zulaikah.

kepada camat dan kepala desa, selaku ketua dewan pembina tim penggerak pkk desa dan kecamatan, Hj Zulaikah juga mohonkan dukungan dan bantuan sepenuhnya terhadap program-program tim penggerak pkk didaerahnya masing-masing.(way/adv pemkab inhil)