Terinspirasi Dari Youtube, Pengusaha Bangsal Ini Gelar Panjat Pinang Terunik di Inhil

IMG_20150828_162943-1TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bangsal Iwan Material yang terletak di jalan Prof M Yamin parit 15 jembatan 2, Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar panjat pinang terunik sepanjang sejarah di kota Tembilahan. Kenapa tidak, kegiatan yang dinamakan panjat pinang condong itu digelar di perairan parit setempat, Jum’at (28/8/2015) sore.

Ijal, salah satu panitia mengatakan kepada detikriau.org, pihaknya sengaja menggelar kegiatan tersebut. Sebab selama ini katanya, di ibu kota Kabupaten Inhil belum pernah dilakukan yang tampak beda oleh masyarakat maupun instansi-instansi yang ada.

“Keunikan ini terinspirasi setelah intip-intip panjat pinang di daerah lain yang diupload orang di Youtube,” kata Ijal.

Diakuinya, kegiatan tersebut merupakan kegiatan perdana dilaksanakan dalam rangka ikut serta memeriahkan hari kemerdekaan dibulan Agustus. Mungkin karena perdana lanjut Ijal, masyarakat tampak memadati arena sekitar hingga sempat memacetkan lalu lintas di Jembatan jalan Prof M Yamin tersebut.

Adapun hadiah yang dipasilitasi pada panjat pinang condong itu ialah berupa perlengkapan rumah tangga, seperti gelas, mangkok dan sejumlah atribut dapur lainnya. Sedangkan pesertanya diikuti adalah warga setempat.

Sementara itu, Mimi, salah seorang penonton yang mengaku warga jalan Kayu Jati Tembilahan Hulu menyebutkan, panjat pinang itu merupakan satu keunikan terbaru yang ditemuinya di Kabupaten Inhil secara umum. Sebab katanya, sepanjang hidupnya belum pernah ia temukan panjat pinang dilakukan diatas perairan.

“Karena ini masih sangat baru di Inhil, maka patut diberi suport agar kedepan kembali ada yang menggelar dan menjadi satu hiburan untuk masyarakat. Saya saja contohnya, cukup terharu dengan tontonan baru ini,” tandasnya. (mirwan)




Safari Ramadhan di GAS, Bupati Serahkan Bantuan Al-Qur’an dan Dana Pembangunan Masjid Al-Hasanah

image-6TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menyerahkan bantuan sebanyak 20 Al-Qur’an dan dana pembangunan Masjid Al-Hanasah Kelurahan Teluk Pinang sebesar Rp 20 juta, Kamis (9/7/2015) malam.

Penyerahan bantuan secara simbolis yang diterima langsung oleh pengurus Masjid Al-Hasanah ini, sempena dengan pelaksanaan Safari Ramadhan 1436 H di Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS).

Tampak hadir saat itu, sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil, perwakilan Polres, Camat, Upika, Lurah, tokoh agama dan masyarakat, serta puluhan jama’ah Masjid Al-Hasanah Teluk Pinang.

Bupati Wardan dalam sambutannya mengajak seluruh lapisan masyarakat, untuk turut bersama mendukung dan mewujudkan visi Inhil 5 tahun ke depan, yakni spirit baru menuju kabupaten yang maju, bermarwah dan bermartabat.

“Cita-cita ini tidak akan tercapai, tanpa adanya support dan kerjasama dari seluruh elemen yang ada, khususnya masyarakat,” tutur Bupati Wardan.

Oleh karena itu, di bulan yang baik ini Bupati Wardan memohon do’a dari seluruh masyarakat, agar segala upaya yang dilakukannya demi membangun dan memajukan Negeri Seribu Parit dapat berjalan dengan baik, lancar dan sukses.

“Saya akan terus berusaha semaksimal mungkin, untuk mencari peluang dan bantuan dana, guna peningkatan pembanguan daerah, khususnua di bidang infrastruktur,” tambahnya.

Sementara itu, Camat GAS, Abdul Rasyid dalam laporannya menjelaskan, beberapa waktu lalu di daerah tersebut telah terjadi musibah kebakaran, yang melanda salah satu rumah masyarakat di Kelurahan Sungai Empat.

“Untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya berbagai hal yang tidak diinginkan, saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaannya, sehingga dapat menjalankan berbagai amal ibadah dengan baik selama Bulan Puasa ini,” terang Camat GAS.

Sebelumnya, Bupati Wardan yang didampingi isteri, Hj Zulaikhah juga menyerahkan santunan bagi 113 anak yatim di Kelurahan Teluk Pinang dan Tanjung Harapan, Kecamatan GAS. Dimana, masing-masingnya mendapat santunan sebesar Rp 600 ribu.

“Mudah-mudahan, bantuan yang kita berikan ini dapat bermanfaat bagi anak-anak kita yang menerimanya,” imbuhnya. (adi/adv)




Tanggul Rusak, Produksi Kelapa Petani Parit 7 Teluk Pinang Anjlok

indexTEMBILAHAN (detikriau.org) – Seperti nasib petani kelapa di Inhil pada umumnya, nasib petani kelapa Parit 7 Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) pun tak jauh berbeda. Lahan perkebunan mereka terendam dan produksipun anjlok. Mereka meminta perhatian pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan ini.

“Air yang sudah masuk ke dalam areal kebun tak bisa keluar lagi disebabkan tanggul dan parit-parit yang ada sudah tak berfungsi. Kondisi ini berdampak buruk, buah menjadi hampa dan tak produktif lagi,” kata Ujang warga desa setempat menyampaikan keluhanya, baru-baru ini.

Sementra itu, Plt Lurah Teluk Pinang, M Saleh mengakui bahwa sebagian besar kebun-kebun warga dilokasi itu sudah tidak produktif lagi. Persoalan itu dipicu tak bagusnya saluran air atau tanggul mekanik kebun. Namun pemerintah kelurahan tetap berupaya agar ada upaya nyata untuk menyelamatkan kebun warga.

“Kami berharap ada pengerukan parit dan pembuatan tanggul mekanik baru. Selain dapat menyelamatkan kebun, tanggul-tanggul itu juga dapat difungsikan sebagai saranan tranportasi darat. Sedangkan sungai yang dikeruk dapat dijadikan transpotasi sungai. Pada intinya tujuan pembangunan tanggul itu diharapkan akan mampu mnegatasi persolan ini dan kembali meningkatkan produksi buah kelapa masyarakatr,” Harapnya.(dro/*1)