Kodim 0314/Inhil Gelar Sosialisasi Netralitas TNI pada Pemilu dan Pilkada

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Komando Distrik Militer (Kodim) 0314 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyeleggarakan kegiatan Sosialisasi Netralitas TNI pada Pemilu/Pemilukada di Aula Grabhakti Kodim 0314/Inhil Jalan A. Yani Parit 9, Kelurahan Tembilahan Hulu, Kecamatan Tembilahan Hulu,  Senin (5/2/2018) kemarin.

Sosialisasi tersebut diikuti 120 Prajurit dan ASN Kodim 0314/Inhil, TNI dituntut untuk tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis. Salah satu aktualisasinya, TNI harus bersikap netral dalam setiap kegiatan pesta Demokrasi (Pemilu/Pemilukada).

Dandim 0314/Inhil menyampaikan, bahwa tahun ini adalah tahun politik, sebab itu ia juga meminta kepada seluruh Prajurit dan PNS Kodim 0314/Inhil untuk tetap selalu menjaga Netralitas TNI dalam Pilkada Serentak 2018 di wilayah Kodim 0314/Inhil yang akan dilaksanakan Pilkada Gubernur Riau dan Wakil Gubernur Riau serta Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hilir.

“Jaga Netralitas TNI dalam Pilkada,  Bersikap netral dalam kehidupan politik, diartikan berdiri sama jarak dan tidak memihak serta tidak terpengaruh oleh tarikan Partai Politik untuk ikut memperjuangkan kepentingannya, Sementara tidak melibatkan diri pada kegiatan Politik Praktis diartikan tidak terlibat dalam kegiatan dukung-mendukung untuk kepentingan sesaat,” ujar Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Andrian Siregar dalam kegiatan Sosialisasi tersebut.

Dandim 0314/Inhil menegaskan, seorang Prajurit TNI harus netral,  Prajurit dan PNS di lingkungan Kodim 0314/Inhil, bahwa TNI harus Profesional untuk mengedepankan kedisiplinan dan tidak berpolitik praktis, sesuai Undang-undang (UU) Nomor 15 Tahun 2011 dan UU TNI No 34 Tahun 2004 tentang TNI mengamanatkan bahwa Prajurit TNI harus netral dalam kehidupan berpolitik dan tidak melibatkan diri pada politik praktis. Dengan sikap tetap netral, maka pelaksanaan Pemilukada akan terwujud secara demokratis, aman dan terkendali.

“Wujud netralitas yang dimaksud, Prajurit TNI tidak memihak dan memberikan dukungan pada salah satu calon pada saat pelaksanaan kampanye, pengamanan penyelenggaraan pemilihan, tidak menggunakan hak pilih, tidak boleh menjadi anggota KPU,  tidak ikut campur tangan dalam menentukan peserta Pemilu, apalagi memobilisasi ormas dan menjadi anggota Panwaslu maupun Panitia serta tidak meminjamkan sarana dan prasarana milik TNI,” sambungnya kembali

Terakhir Dandim kembali menegaskan, Institusi TNI adalah Intitusi yang netral dan Institusi yang menjaga ketahanan negara. ”Harapan saya sosialisasi ini bisa meneguhkan sikap setiap Prajurit agar tetap disiplin dan netral pada Pemilukada, baik Prajurit yang hadir di sini, maupun Prajurit yang lagi dinas, ungkap Dandim 0314/Inhil./ Mirwan




Kapolres Inhil Nyatakan jajarannya Siap Amankan Pilkada 2018

Tembilahan, detikriau.org – Sukses taja simulasi sispam kota, Polres Indragiri Hilir siap amankan pelaksanaan pilkada serentak Gubernur – Wakil Gubernur Riau dan Bupati – Wakil Bupati Indragiri Hilir Tahun 2018.

Pernyataan itu disampaikan Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., usai pelaksanaan rangkaian simulasi sispam kota  dalam rangkaian Operasi Mantap Praja Muara Takus 2018 di Halaman Kantor Bupati Indragiri Hilir Jalan Akasia Tembilahan, Selasa, (30/1/2018).

Simulasi yang bertajuk Polri yang Promoter, Siap Amankan Pilkada Gubernur – Wakil Gubernur Riau dan Bupati – Wakil Bupati Indragiri Hilir 2018, disaksikan langsung oleh Tim Supervisi dan Asistensi Operasi Mantap Praja 2018 Mabes Polri, yang dipimpin KOMBES POL Drs. Edi Setyo Budi Santoso, Bupati Indragiri Hilir Drs. H.M. Wardan, M.P., Dandim 0314/Indragiri Hilir Letkol. Inf. Andrian Siregar, Ketua DPRD Inhil, H Dani M Nursalam,S.Pi beserta undangan lain.

Dalam rangkaian simulasi sispam kota ini, para Personel dari Sat Brimob Polda Riau, Polres Indragiri Hilir, Kodim 0314/Indragiri Hilir, Sat. Pol. P.P. dan Damkar Kabupaten Indragiri Hilir memperagakan solidaritas dan sinerginya dalam memerankan adegan demi adegan.

Adegan yang cukup menarik dipertontonkan saat simulasi sekelompok massa yang tidak puas dengan keputusan KPUD yang memenangkan pasangan yang bukan pasangan yang didukungnya. Massa itu kemudian melakukan unjuk rasa di depan kantor KPU. Kemarahan massa diatasi dengan lintas ganti Pasukan Dalmas, mulai dari Ton Dalmas Kerangka ke Dalmas Inti, dan selanjutnya ke PHH Brimob, yang berlangsung cukup rapi. Massa yang beringas dan sempat anarkis, bisa diredam dengan Mobil Water Canon dan tembakan gas air mata. Adegan diakhiri dengan peledakan benda yang diduga bom, oleh Unit Jibom Brimob.

Diakhir kegiatan, KBP Edi Setyo, menyatakan cukup terkesan dengan simulasi yang diperagakan personel Polres Indragiri Hilir dan instansi terkait. Mantan Karo Ops Polda Riau itu berharap apa yang sudah ditampilkan itu bisa diimplementasikan saat pelaksanaan pengamanan pilkada.

Bupati Indragiri Hilir juga mengatakan, bahwa Pemkab. Indragiri Hilir, siap mendukung Polres Indragiri Hilir, Kodim 0314/Indragiri Hilir dan instansi terkait lainnya dalam pelaksanaan pengamanan Pilkada serentak Tahun 2018. Bupati berharap agar hajatan demokrasi ini bisa berlangsung dengan aman, damai dan lancar./*/Heriman Putra/Am