Aksi Mahasiswa Sepi Pemberitaan, Fadli Zon: Perlu Citizen Journalism Gantikan Peran Pers yang Terbeli

Detikriau.org – Sebagian besar media massa nasional diduga Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon sudah tidak netral. Menurut dia, hanya sedikit media yang masih berperan sebagai pilar demokrasi.
“Mungkin sebagian besar pers/media mainstream sdh jd pers/media partisan yg bpihak pd petahana,” ujar Wakil Ketua DPR RI itu melalui akun Twitter pribadinya, @fadlizon
Menurut dia, hanya sedikit media yang masih berperan sebagai pilar demokrasi.
“Hanya sedikit yg masih berperan sbg pilar demokrasi,” kicaunya.
Pers, tambah Fadli, jadi alat penguasa atau pengusaha pers. “Jd perlu citizen journalism utk mengganti peran pers/media yg tlh terbeli,” tulisnya.
Sebelumnya, senin (29/10) Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) menggelar demonstrasi. Mafia pangan, merupakan salah satu isu yang dituntut.
Aliansi beranggotakan BEM dari 200 perguruan tinggi. Disebutkan, 10 tuntutan lain yang disuarakan dalam demonstrasi menyikapi 4 tahun pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla tersebut.
Namun, rupanya aksi tersebut, setidaknya menurut Fadli Zon kurang menarik di mata media massa nasional.
Editor: Am
Berita ini sudah tayang di laman rmol.co dengan judul “Aksi Mahasiswa Sepi Pemberitaan, Fadli Zon: Mungkin Media Mainstream Sudah Jadi Partisan”/ https://politik.rmol.co/read/2018/10/31/364287/Aksi-Mahasiswa-Sepi-Pemberitaan,-Fadli-Zon:-Mungkin-Media-Mainstream-Sudah-Jadi-Partisan-
Jakarta, detikriau.org – Dalam rangka mencari masukkan seputar eksistensi media, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Indragiri Hilir (Inhil) kunjungi Kantor Dewan Pers untuk berkonsultasi.
Secara fungsi Diskominfo, merupakan mitra media dalam hal keja sama publikasi. Hanya saja perlu diketahui mana media-media yang dibenarkan secara Undang-undang untuk dilakukan kerja sama.
TEMBILAHAN (