Di Desa Bagan Jaya, Masyarakat Antusias Ikuti Upacara HUT RI

IMG_20150819_174219PELANGIRAN (detikriau.org) – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-70 tahun 2015, di desa Bagan Jaya Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diikuti seluruh masyarakat desa setempat.

Menurut Penjabat Kepala Desa Bagan Jaya, Zulkifli, Rabu (19/8/2015) pelaksanaan upacara tanggal 17 Agustus itu memang haarus dilaksanakan, namun hebatnya desa tersebut tampak antusias masyarakat mengikutinya, pasalnya tanpa dipaksa, masyarakat turut menyaksikan berkibarnya bendera merah putih.

“Meski desa ini jauh dari ibu kota Kecamatan, namun mereka (masyarakat, red) rela melepaskan aktivitasnya pada tanggal 17 itu, demi mengikuti upacara bersama,” katanya.

Semoga katanya, antusias masyarakat tersebut merupakan simbol dukungan dalam membangun desa untuk lebih maju lagi kedepannya. (mirwan)




Inhil Peringati Hari Lingkungan Hidup se-Dunia 2015

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memperingati Hari Lingkungan Hidup se-dunia tahun 2015 dengan melaksanakan Apel Upacara di halaman Kantor Bupati Inhil, Tembilahan, Rabu (17/6/2015).

Dandim 0314 Inhil Letkol Inf Jarot Suprihanto berdiri sebagai Isnpektur Upacara yang langsung dihadiri Bupati Inhil HM Wardan, unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, sejumlah pejabat esselon beserta para pegawai lingkungan Pemkab Inhil.

Saat pimpin upacara, Jarot mengatakan Peringatan Hari Lingkungan Hidup ini bertujuan untuk menegaskan komitmen dan aksi pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup semua negara di dunia, yang telah menjadi kesepakatan dan gerakan bangsa-bangsa di dunia.

Di Indonesia, peringatan tersebut dapat kita eksplorasi lebih berarti lagi terutama dengan, mengajak dan melibatkan secara aktif masyarakat serta spontanitas, kreativitas dan modal sosial yang kita miliki di daerah-daerah, sebagai bangsa dan dalam menjaga sumber kekayaan alam kita yang merupakan salah satu unsur penting dalam membangun dan menjaga ketahanan nasional kita.

Lebih lanjut ia mengatakan, Badan Lingkungan Hidup Dunia atau United Nations Environment Programme (UNEP) menetapkan tema peringatan World Environmental Day tahun 2015 yaitu Seven Billion Dreams, One Planet, Consume With Care. Untuk peringatan di Indonesia, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menetapkan tema “Mimpi dan Aksi Bersama untuk Keberlanjutan Kehidupan di Bumi.

“Tema global ini merujuk dengan agenda aksi Sustainable Consumption and Production/SCP yang telah disepakati dalam Konferensi Pembangunan Berkelanjutan (Rio+20, red) bulan Juni 2012. Saat ini bumi berpenghuni sekitar 7,2 milyar jiwa,” katanya.

Untuk itu diperlukan sumberdaya alam yang besar untuk pemenuhan kebutuhan dasar untuk pewujudan kesejahteraan, melalui kegiatan konsumsi dan produksi dalam kehidupan sehari-hari. Kebutuhan konsumsi dan produksi tersebut dapat menimbulkan tekanan yang besar pada keberlanjutan sumberdaya alam dan kualitas lingkungan hidup kita.

Untuk kajian UNEP mengindikasikan, saat ini tingkat konsumsi penduduk global telah melebihi tingkat pasokan sumberdaya alam yang tersedia di bumi, diiringi kualitas lingkungan hidup yang cenderung menurun di banyak negara termasuk Indonesia

Untuk itu, Aksi Global mendesak perlu segera dilakukan seperti perubahan pola konsumsi dan produksi menuju hemat sumberdaya, berkualitas lebih baik dan melindungi lingkungan hidup. Upaya itu tentunya merupakan pondasi bagi pembangunan ekonomi hijau yang lebih berkualitas yang melibatkan semua lapisan masyarakat menuju pembangunan berkelanjutan.

“Dengan perayaan peringatan hari lingkungan hidup ini, dimana penduduk yang bertambah, sumberdaya yang secara fisik tidak berubah, kini, menuntut kesadaran kita semua, kesadaran masyarakat, dan para penyelenggara pemerintahan dan Negara, untuk mengingat lagi bahwa keamanan sumberdaya alam kita merupakan bagian dari upaya membangun kekuatan dan menjaga ketahanan nasional bangsa kita,” tambahnya.

Sedangkan kekuatan sumberdaya hutan, khususnya dalam pemerintahan saat ini menjadi penting yang diorientasikan sebagai sumber kesejahteraan masyarakat yang akan dikembangkan dalam berbagai skema perhutanan sosial, hutan desa, hutan kemasyarakatan, hutan berbasis masyarakat dan lain-lain.

Semua itu katanya ditujukan untuk kesejahteraan yang harus kita raih bagi masyarakat, bagi bangsa kita yang harus terus menapak maju.

Pemerintah Pusat dan Daerah, Lembaga Swadaya Masyarakat dan komunitas masyarakat diharapkan dapat meningkatkan edukasi yang berfokus pada efektifitas dan efisiensi dalam pemanfaatan sumberdaya alam kita, pola hidup hemat sumberdaya seperti kegiatan pengurangan timbulan sampah, pemanfaatan sampah yang bernilai ekonomi dan menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat, serta tentu saja pola pengembangan kebijakan alokasi dan eksplorasi serta pemanfaatan sumberdaya lahan, hutan dan tambang yang tepat dan dalam keseimbangan prinsip-prinsip ekosistem.

“Akhirnya, Momentum Hari Lingkungan Hidup kali ini diharapkan dapat menyatukan kita dalam perwujudan mimpi Pembangunan Berkelanjutan melalui aksi nyata dan berpihak kepada masyarakat. Mari kita wujudkan mimpi tersebut dan Mari kita lakukan aksi nyata bersama,” tutup Dandim.(mirwan/adv)




Dihalaman TK Pertiwi I, TP PKK Inhil Peringati HCTPS Tahun 2014

Asisten, H Fauzan Hamid saat membacakan sambutan Bupati InhilTembilahan (detikriau.org) – TP.PKK Kab. Inhil melaksanakan Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Se-Dunia Tahun 2014 bertempat di halaman TK Pertiwi I Tembilahan. Pelaksanaan peringtaannya secara global ditetapkan oleh PBB pada tanggal 15 oktober setiap tahunnya.

Bupati Inhil dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II, Fauzan Hamid menyampaikan bahwa peringatan  HCTPS ini untuk menyerukan perlunya peningkatan praktek Higiene dan Sanitasi di seluruh dunia. Rabu (15/10/2014)

Peringatan HCTPS tahun 2014 yang mengambil tema “Melalui Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia, Kita Tingkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Sejak Usia Dini”. ini mengingatkan pentingnya untuk melibatkan anak-anak pada kelompok usia sekolah, bahkan anak usia pra sekolah yang merupakan generasi masa depan.

Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan perilaku sehat yang telah terbukti secara ilmiah dapat mencegah penyebaran penyakit-penyakit menular, maka penting untuk menyampaikan pesan CTPS sebagai upaya untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut lebih luas.

“saya merasa sangat bangga akan semangat kita semua untuk hadir ditempat ini, guna menggaungkan pentingnya perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun bagi Masyarakat Indragiri Hilir. Kita akan bersama-sama berjuang menyelamatkan hidup anak-anak generasi penerus kita agar terhindar dari berbagai penyakit.” Sampaikan Bupati

Bupati juga menyampaikan kepada semua yang hadir untuk dapat membawa keluarga dan masyarakat sekitar untuk ikut membiasakan perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun yang sederhana dan dapat dilaksanakan dengan singkat di rumah sendiri, disekolah dan tempat-tempat umum lainnya, sekaligus menjadikannya sebagai perilaku hidup yang harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Acara ini disampaing dihadiri Asisten II, H.Fauzan Hamid juga tampak dihadiri oleh para pejabat di lingkungan Pemkab Inhil, Wakil Ketua TP.PKK Hj Haryati Alimuddin dan Hj . Raihana Ara,  pengurus PKK Kab.Inhil, pengurus Organisai Wanita Kepala Sekolah , Majelis Guru dan Murid-murid TK Pertiwi I Tembilahan.(dro/adv pemkab inhil)