Agar Masyarakat Mau Menimbang Balita Setiap Bulan di Posyandu, Langkah Ini Yang Harus Dilakukan Kader

Manajemen-PosyanduTEMBILAHAN (detikriau.org) – Keberadaan dan peran para Kader Posyandu sangat menentukan, khususnya dalam memberikan pelayanan serta pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan balita.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie terkait dengan ditemukannya sejumlah kasus balita gizi buruk di Kabupaten Inhil.

Dikatakan Alvi, selain memberikan pelayanan dan pemahaman akan pentingnya kesehatan kepada masyarakat, para Kader Posyandu harus mengerti betul apa yang menjadi peran dan tanggung jawabnya, seperti mengintensifkan pendataan terhadap kasus gizi buruk, khususnya bagi para bayi dan balita di wilayah kerjanya masing-masing.

“Karena itu, dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, maka para Kader Posyandu harus terus melakukan pengontrolan terhadap kesehatan masyarakat secara langsung di lapangan,” kata mantan Kepala Bappeda Inhil ini.

Adapun peran Kader Posyandu agar masyarakat mau menimbang balita setiap bulan di Posyandu, yaitu :

1. Mendata jumlah seluruh balita yang ada di wilayah kerjanya.
2. Memantau jumlah kunjungan ibu yang datang untuk menimbang balitanya di Posyandu.
3. Memanfaatkan setiap kesempatan di desa/kelurahan, untuk memberikan penyuluhan tentang pentingnya penimbangan balita, misalnya melalui penyuluhan kelompok di Posyandu, arisan, pengajian, kunjungan rumah dan penyuluhan massa (pengeras suara di masjid, pengumuman di desa/kelurahan, poster, spanduk, selebaran dan lain-lain.
4. Melakukan kunjungan rumah kepada ibu yang tidak datang membawa balitanya ke Posyandu dan menganjurkan agar rutin menimbang balitanya di Posyandu.
5. Mengadakan kegiatan-kegiatan yang menarik perhatian dan mendorong masyarakat, seperti lomba balita sehat, lomba memasak makanan balita sehat, kegiatan makan bersama untuk balita dan lain sebagainya.
(adi/adv)




Dewan Pinta BPA3KB Inhil Lebih Perlihatkan Tugas dan Fungsinya Bagi Masyarakat

image-1TEMBILAHAN (detikriau.org) –DPRD Inhil menilai belum melihat peran dan kontribusi nyata dari keberadaan BP3AKB bagi masyarakat. Sejauh ini masih cukup banyak masyarakat yang tidak mengetahui apa sebenarnya tugas dan fungsi nyata BP3AKB di lapangan.

“Kami harapkan pimpinan dan jajaran di BP3AKB ini mempunyai terobosan-terobosan baru, khususnya dalam melakukan sosialisasi dan meningkatkan pelayanan bagi masyarakat sesuai peran dan fungsinya,” Sampaikan anggota Komisi IV DPRD Inhil Surya Lesmana dalam hearing bersama BP3AKB, di ruang rapat Komisi IV, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Selasa (13/1).

Menurut Surya, jangan dana yang sudah ada dan dikucurkan untuk BP3AKB hanya digunakan untuk kebutuhan operasional dan administrasi perkantoran saja, sehingga manfaatnya belum dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terutama yang berada di daerah pedesaan.

“Kalau perlu, BP3AKB ini coba membuat semacam tempat pelatihan bagi ibu-ibu yang hobi kuliner, supaya dengan pelatihan itu kaum ibu bisa siap turun ke pasar dan membantu peningkatakan pendapatan keluarga,” tambahnya.
Menanggapi hal itu, Kepala BP3AKB Inhil, Hj Djamilah menyatakan bahwa pihaknya akan bekerja dengan lebih maksimal lagi, khususnya dalam menyelesaikan berbagai kasus yang selama ini ditemukan di lapangan, baik itu yang bersangkutan dengan perempuan maupun anak-anak.

Dengan begitu, lanjut mantan Asisten III Setda Inhil ini, diharapkan keberadaan BP3AKB dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat terutama dalam penyelesaian berbagai kasus yang menimpa masyarakatnya.

“Dulu kita punya PLKB, yang sekarang sudah menjadi UPTD. Sebelumnya mereka hanya konses pada KB saja, tapi untuk ke depan akan dilibatkan dalam segala hal, sehingga mereka bisa melakukan sosialisasi termasuk jika ada permasalahan di lapangan langsung segera diketahui dan ditangani,” tandasnya.

Kegiatan hearing ini dipimpin langsung Ketua Komisi IV DPRD Inhil, H Adriyanto didampingi seluruh anggota dan diikuti oleh Kepala BP3AKB, Hj Djamilah beserta jajarannya.(adi)