Awas, Sopir Avanza Pengangkut Teroris Masih Berkeliaran

Mobil Avanza yang digunakan terduga teroris saat menyerang Mapolda Riau. Foto: liputan6

Pekanbaru – Kabid Humas Polda Riau AKBP Sunarto mengungkapkan, pihaknya tengah mengejar sopir mobil Toyota Avanza putih yang mengangkut empat terduga teroris. Sopir itu berhasil kabur setelah menabrak anggota Polri bernama Ipda Auzar.

“Pelaku tewas empat orang. Kemudian pelaku yang diduga sopir masih dalam pengejaran,” kata Sunarto, Rabu (16/5).

Sunarto menjelaskan, pelaku menerobos gerbang Mapolda Riau dan menurunkan empat penumpangnya. Selanjutnya, empat penumpang turun dari mobil dan menyerang anggota Polda Riau menggunakan samurai.

“Dua angota kami mengalami luka bacok, satu atas nama Brigadir Suhendrik anggota propam (profesi dan pengamanan, red) luka ibu jari tangan kena ayunan samurai. Kemudian Kompol Farid Abdullah, anggota bidang hukum, luka di belakang kepala,” kata dia.

Nahas, Ipda Auzar tewas dalam insiden itu. Pengemudi Avanza yang berupaya kabur menabrak Ipda Auzar.

“Sopir melarikan diri menggunakan kendaraan itu dan mengakibatkan satu orang anggota kami tertabrak dan meninggal dunia atas nama Ipda Auzar,” kata Sunarto.

Selain itu, ada juga dua wartawan yang mengalami luka-luka. Yakni Ryan Rahmat dan Ahmadi yang kini dirawat di RS Bhayangkara Riau.

sumber: jpnn




Penyerangan Mapolda Riau, Brimob Lakukan Penyisiran

Pekanbaru, detikriau.org – Personil Brimob bersenjata lengkap lakukan penyisiran di area Mapolda Riau pasca serangan terduga teroris pagi tadi. Dalam kejadian itu, dikabarkan petugas kepolisian melumpuhkan dua orang pelaku penyerang.

Sementara itu, mobil Avanza  yang digunakan pelaku untuk menerobos masuk Mapolda Riau sekira pukul 09.00 Wib pagi tadi, masih tampak terparkir di depan pintu masuk jalan Gadjah Mada, Pekanbaru dengan kondisi bagian depan yang rusak parah.

Kapolda Riau Irjen Nandang, dikutip melalui kompas.com mengatakan, satu orang polisi meninggal dunia setelah ditabrak  mobil Avanza yang digunakan para terduga teroris itu.

“Satu orang anggota saya ditabrak dan pada saat di RS dalam kondisi luka berat dan baru saja meninggal dunia,” tutur Nandang. ”

Yang meninggal ditabrak karena mobil memaksa masuk ke kantor. Dia menabrak anggota saat akan diperiksa,” tambahnya.

Sementara itu, ada tiga orang luka-luka akibat sabetan samurai yang digunakan oleh para penyerang tersebut. “Dua anggota kena tebas di leher, alhamdulillah selamat. Satu kena tangan, satu luka ringan dari reporter TV One,” kata Nandang./ red