Pengurus KNPI Inhil Telah Terima SK Resmi

knpiTEMBILAHAN (detikriau.org) – Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) telar menerima Surat Keputusan (SK) resmi pada kepengurusan periode 2015-2018. Penyerahan SK tersebut langsung dilakukan Ketua KNPI Provinsi Riau Ari Nugroho dan diterima langsung oleh Ketua KNPI Kabupaten Inhil Hidayat Hamid di Sekretariat KNPI Riau, Pekanbaru, Jum’at (4/9/2015) kemarin.

“Alhamdulillah kita telah menerima SK kepengurusan secara resmi. Mulai saat ini, kita dari pengurus KNPI Inhil segera mempersiapkan diri lebih mumpuni demi kemajuan secara bersama, terutama melakuakan perbaikan di internal pengurus KNPI Inhil,” kata Hidayat Hamid.

Disamping itu, ketua KNPI Inhil yang akrab dengan sapaan Dayat itu mensegerakan persiapan acara pelantikan pengurus KNPI Inhil oleh KNPI Provinsi Riau yang dijadwalkan pada minggu pertama bulan Oktober mendatang.

“Pelantikan dijadwalkan pada minggu pertama Oktober mendatang, tanggal pastinya kita diskusikan dulu dengan kawan-kawan pengurus, kita juga ingin sesuaikan kepada semua pihak yang terlibat,” ujarnya.

Kedepan, diinginkannya organisasi kepemudaan ini mampu menjadi wadah seluruh pemuda Inhil dan bersatu serta aktif secara bersama-sama. Dengan tujuan, sebagai pengawal pembangunan disegala bidang dan berkontribusi sesuai dengan keahlian dan kemampuan yang dimiliki.

Sekedar untuk diketahui, kepemimpinan Dayat di KNPI Inhil tersebut sudah sekitar 3 bulan lamanya sejak digelarnya Musda belum menerima SK resmi. (mirwan)




Ridwan: Keberadaan SBH Untuk Berikan Pendidikan Pramuka di Bidang Kesehatan Bagi Generasi Muda

Ketua Pamong SBH Diskes Inhil, Ridwan MKes melantik Pengurus Satuan Karya Pramuka Bhakti Husada Ranting Kecamatan Kuindra.
Ketua Pamong SBH Diskes Inhil, Ridwan MKes melantik Pengurus Satuan Karya Pramuka Bhakti Husada Ranting Kecamatan Kuindra.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Pamong Saka Bhakti Husada (SBH) Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Ridwan Ahim Mkes secara langsung melantik pengurus Satuan Karya Pramuka Bhakti Husada tingkat ranting di Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra), Selasa (16/6/2015).

Prosesi pelantikan yang dipusatkan di Puskesmas Kuindra ini, dihadiri sejumlah pengurus SBH, baik tingkat kabupaten maupun kecamatan, serta diikuti para Penegak yang merupakan siswa SMA sederajat dan Penggalang yang merupakan siswa SMP sederajat.

Ridwan juga menyatakan bahwa keberadaan SBH ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kepramukaan kepada generasi muda khususnya tentang dunia kesehatan yang memang menjadi tupoksinya.

Narasumber memberikan pemaparan pada sosialisasi SBH tentang dampak bahaya konsumsi rokok pada kesehatan
Narasumber memberikan pemaparan pada sosialisasi SBH tentang dampak bahaya konsumsi rokok pada kesehatan

“Bagi pramuka penegak dan penggalang ini, nantinya akan dilatih dan dididik tentang 6 krida, yakni krida bina obat, krida bina lingkungan, krida bina keluarga sehat dan lain sebagainya,” tutur Ridwan.

Oleh karena itu, Ridwan juga menjabat sebagai Sekretaris Diskes Inhil ini berharap agar seluruh instruktur pramuka yang ada di Puskesmas setempat, bisa menyampaikan dan memberikan materi yang berkaitan dengan 6 krida tersebut.

“Pengenalan krida kepada para peserta didik, yang terdiri dari penegak dan penggalang ini, tentunya akan memberikan manfaat yang besar bagi mereka, khususnya ketika akan menimba ilmu di bidang kesehatan,” terangnya.

Dengan begitu, mantan Kabag Humas Setdakab Inhil ini juga berharap, para anggota pramuka bisa mengetahui dan memahami tentang dunia kesehatan dengan baik.

“Paling tidak, bisa untuk diri mereka sendiri dan keluarga, atau kalau memungkinkan dapat disebarkan ke masyarakat luas, seperti di lingkungan sekitar rumah dan sekolah,” imbuhnya.

Usai prosesi pelantikan tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi SBH tentang dampak bahaya konsumsi rokok pada kesehatan.(adi/adv)




OKP dan PK Harap Musda KNPI Tak Diundur Lagi

indexTEMBILAHAN (detikriau.org) – Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Pengurus Kecamatan (PK) mengharapkan jadwal Musda KNPI Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tidak diundur lagi, seperti yang disampaikan salah satu perwakilan OKP M Zainal Redo kepada awak media, Rabu (6/5/2015).

“Cukup satu kali ini saja diundur, jangan sampai diundur untuk kedua kalinya dan ini merupakan harapan kami yang peduli,” ungkap Redo.

Yang jelas, perwakilan OPK ini menyatakan sekedar mengingatkan agar tidak ada lagi putusan yang membuat kekecewaan para pengurus OPK dan PK yang ada di Inhil. Ia menyampaikan, pihak panitia telah menetapkan tanggal 22 Mei mendatang dimulai Musda KNPI Inhil, dan ini dinilainya tenggang waktu yang cukup lama.

Artinya, kesiapan panitiapun berkemungkinan lebih maksimal dengan harapan tidak membuat masalah baru seperti pengunduran jadwal Musda lagi seperti sebelumnya.

“Itu sebenarnya yang kami inginkan, komitmen pihak panitia dalam menetapkan jadwal jangan sampai berubah lagi, jadi kami sarankan persiapkanlah secara matang,” harapnya.(mirwan)




Sekda Inhil Hadiri Pelantikan Pengurus Cabang PPM Inhil

Sekda (dua dari kiri)TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Alimuddin RM menghadiri pelantikan pengurus cabang Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Inhil periode 2014-2019 di aula Kodim 0314 Kabupaten Inhil Tembilahan, Senin (27/4/2015).

Selain pelantikan, saat itu juga berlangsung acara pembukaan latihan dasar militer (Bela Negara) yang dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Inhil Dani M Nursalam, Ketua Koni Kabupaten Inhil H Syamsuddin Uti, Ketua PPM Provinsi Riau serta sejumlah jajaran Dandim 0314 Kabupaten Inhil.

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

Sekda Inhil mengatakan atas nama pemerintah ia mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Sangat diharapkannya kepada pengurus baru ini bisa membantu Pemkab Inhil dalam membangun daerah Kabupaten Inhil.

“Mari bersama-sama kita membangun daerah ini, tingkatkan lagi kinerjanya yang lebih berkualitas, agar daerah ini kedepan bisa lebih baik lagi,” pesan Alimuddin.

Ia memberi saran, untuk pengurus baru ini bisa beradaptasi dengan jajaran Pemkab Inhil dari segala sektor. Sebab jika itu terwujud, maka keharmonisanpun katanya akan dapat dirasakan juga. Jadi selain kemajuan daerah meningkat, keindahan kebersamaanpun juga bisa didapat.

Senada, Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0314 Kabupaten Inhil Letkol Inf Djarot Subroto juga menyampaikan hal yang serupa. Bahkan, ia mengatakan setelah dilantik pengurus baru PPM sera latihan dasar militer ini bukan diutamakan pada militernya, namun pembinaan keseharian suatu daerah tersebut yang akan dipasilitasi.

Sebab katanya, jika bersosialisasi bagus maka juga akan menghasilkan pundamental yang bagus pula. “Militer zaman dulu dengan militer zaman sekarang berbeda, dan cara memfungsinyapun juga bisa dibedakan,” katanya.

Sementara itu, Ketua PPM Kabupaten Inhil yang baru dilantik, Rudiansyah menegaskan akan berbuat banyak pada kepengurusan periodenya ini, dalam waktu dekat akan diprogramkan apa yang mesti ia lakukan.

“Yang jelas bagi saya, organisasi ini adalah harga mati untuk RI. Maka kedepan akan kita akan lakukan pelatihan dasar lagi dengan harapan kita bisa seperti orang tua zaman dulu yang memiliki semangat tinggi,” tukasnya.(mirwan/adv pemkab inhil)




Indra Mukhlis Segera Gelar Konsolidasi DPD I Dan II Golkar Riau Dan Kepri

H. Indra Muchlis.JAKARTA (detikriau.org) – Ketua Koordinator Wilayah Partai Golkar Provinsi Riau dan Kepri , H Indra Muchlis Adnan berharap kepada seluruh pengurus DPD II Riau dan Kepri untuk menerima dan menaati putusan MP. Ia mengajak seluruh pengurus partai berlambang pohon beringin di tingkat I dan II untuk bersama-sama membangun Golkar lebih baik lagi ke depan.

“Kami berharap semua menghentikan perbedaan dan konflik internal serta bersama-sama membangun Golkar khususnya di Riau dan Kepri, ” ujar Indra usai mengikuti rapat perdana partai Golkar di Jakarta (4/3) Pasca keluarnya putusan Mahkamah Partai (MP) pada selasa (3/3) yang lalu.

Indra juga menegaskan akan segera melakukan konsolidasi partai dimulai dari tingkat II hingga ke tingkat I yang rencananya akan digelar pada Jum’at (6/3) besok. Dalam konsolidasi itu akan membahas juga jadwal penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) II dan I Partai Golkar di seluruh kabupaten/kota dan Propinsi.

Mantan Bupati Inhil dua periode ini mengatakan salah satu amar putusan yang dibacakan hakim MP kemarin adalah agar segera melakukan konsolidasi dan koordinasi partai di seluruh provinsi dan kabupaten/kota. Tapi yang tak kalah penting dari putusan MP adalah merehabilitasi kader Golkar yang telah dipecat oleh kepengurusan Partai Golkar Aburizal Bakrie.

Perintah dalam amar itu juga agar Ketum Golkar hasil Munas Ancol Jakarta segera melakukan rapat dan persiapan untuk menjalankan amanat putusan partai, yakni melaksanakan Munas selambat-lambatnya Oktober 2016.

Selain konsolidasi tingkat I dan II, Partai Golkar juga akan mempersiapkan pemenangan pilkada serentak pada bulan Desember 2015 nanti khususnya di Riau. “Tentu diperlukan sebuah strategi yang jitu dan kekompakan para kader untuk menghadapi agenda  politik yang cukup penting menjelang Munas 2016. Khususnya Pilkada serentak di 9 Kabupaten di Riau, ” katanya.

Indra juga menghimbau kepada seluruh kader Partai Golkar di Riau yang telah dipecat oleh Ketua Golkar Riau, Annas Maamun untuk kembali bersatu-padu membesarkan partai yang sudah porak-poranda. Terjadinya perpecahan diantara para kader partai Golkar di Riau menurutnya disebabkan adanya pemimpin yang otoriter dan dzalim yang mestinya dihindari.

“Kami mengimbau para kader yang berselisih faham dan berbeda pendapat kembali bernaung ke rumah beringin yang hampir porak poranda di Bumi Lancang Kuning ini, untuk membangun Golkar yang lebih besar dan lebih baik dari sebelumnya. Dengan adanya putusan MP ini, ia juga mengajak untuk menghindari kepemimpinan Golkar yang otoriter dan kejam.

“Marilah dimulai kepemimpinan yang demokratis dalam partai Golkar”, ujar Indra saat ditemui sesaat akan terbang kembali ke Pekanbaru.

Sesuai arahan Ketua Umum Golkar, Agung Laksono dalam rapat perdana, tak ada pemecatan terhadap kader Partai Golkar di seluruh kepengurusan. “Jika masih terjadi pemecatan, berarti sama dengan pengurus Aburizal Bakrie dan Idrus Marham, ” katanya.

Indra menjelaskan, hakim di MP itu memiliki amar, analisa dan pikiran yang dibacakan semua saat pembacaan putusan kemarin. Dua hakim berkesimpulan dan mengakui keberadaan dan keabsahan pengurus Munas Ancol. Sementara dua hakim lainnya kata Indra, tidak ada opini dan bersikap netral. Kedua hakim Muladi dan Natabaya menyarankan dilakukan islah (berdamai) dan tidak ada partai baru, tetapi agar bersatu kembali. Tapi dua hakim lain memutuskan Munas yang sah itu Munas Ancol.

Sebagaimana diketahui, Selasa (3/3) malam kemarin,  empat hakim Mahkamah Partai Golkar mengeluarkan putusan berbeda terkait dualisme kepengurusan partai beringin. Dua hakim, yakni Djasri Marin dan Andi Mattalatta, memutuskan mengesahkan kepengurusan Golkar pimpinan Agung Laksono. Sementara itu, dua hakim lain, yakni Muladi dan HAS Natabaya, hanya memberikan putusan rekomendasi terkait proses kasasi yang ditempuh kubu Aburizal Bakrie di Mahkamah Agung. Satu hakim lainnya tak hadir karena sedang bertugas sebagai Dubes di Ceko yaitu Aulia Rachman.

Sementara kubu Agung Laksono menilai, putusan MP Golkar telah mengesahkan kepengurusannya. MP Golkar akhirnya menyampaikan putusan terkait konflik kepengurusan Golkar yang menyatakan kalau kepengurusan hasil Munas Jakarta diakui, namun harus tetap mengakomodir kepengurusan hasil Munas Bali.

“Menerima hasil Munas Ancol di bawah Agung Laksono dengan kewajiban mengakomodir dari DPP Partai Golkar hasil Munas Bali. Akomodir ini secara selektif harus memenuhi kriteria prestasi, dedikasi, dan sikap yang tidak tercela,” kata Djasri Marin.

Sementara Muladi berpendapat, “pasca putusan MP ini agar kepengurusan menghindari winner takes all. Kemudian merehabilitasi kader yang dipecat dan mengapresiasi pihak yang kalah dalam kepengurusan serta yang kalah berjanji tidak membentuk partai baru”. (*)

 

Kontributor: Muannif Ridwan (aktifis Muda NU asal Riau di Jakarta)




Sekda Inhil Lantik Pengurus BPD se-Kecamatan Kempas

KEMPAS (detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Alimuddin RM melantik pengurus Badan Permusyarawatan Desa (BPD) se-Kecamatan Kempas yang berlangsung di Desa Bayas Jaya, Senin (16/2/2015).

Dalam pemaparannya, Sekda menyebutkan BPD ini bagian dari Pemerintah Desa yang merupakan lembaga perwujudan demokrasi dalam menyelenggarakan Pemerintah Desa.  Anggota yang termuat dalam BPD itu merupakan wakil dari penduduk desa berdasarkan keterwakilan wilayah.

“BPD bersama dengan Kepala Desa nantinya berfungsi menetapkan Peraturan Desa serta berupaya menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat,” ungkap Alimuddin.

Maka dengan demikian lanjut Sekda, Pemerintahan Desa dituntut untuk mampu menumbuh kembangkan partisipasi dan peran aktif dari masyarakat dalam proses kepemerintahan, terlebih pada proses pembangunan desa.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Inhil mengucapkan selamat atas pelantikan dan selamat bertugas kepada Pengurus BPD yang baru dilantik di Kecamatan Kempas ini, semoga kedepan roda kepemerintahan desa berjalan lebih baik lagi,” imbuhnya. (mirwan/ adv pemkab inhil)