Diduga Epilepsi Kambuh, Karyawan PT RSUP Pulau Burung Ini Ditemukan Mengapung Tak Bernyawa

PULAU BURUNG (detikriau.org) – Aldiansyah (21), karyawan PT RSUP ditemukan mengapung tak bernyawa di perairan AEC Desa Tanjung Raja Kecamatan Kateman, Kamis (23/2/2017) sekitar pukul 7.00 WIB.

Berdasarkan informasi dari kepolisian, penemuan sosok mayat bermula saat salah seorang sopir pompong, Upek (39) sedang berlayar di sekitar TKP. Ia terkejut karena melihat korban dalam kondisi terapung.

“Ia tak berani mendekati sendirian, Upek lalu memberitahukan penemuannya tersebut kepada warga setempat dan meneruskan laporan tersebut kepada Polsek Kateman,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung melalui Kapolsek Kateman KOMPOL Bainar.

Selanjutnya, personel Polsek Kateman dan dibantu masyarakat mengangkat mayat dari air dan dibawa ke RSUD Raja Musa Sungai Guntung untuk dilakukan VER.

Alhasil, wajah jenazah korban sudah rusak diduga akibat dimakan ikan dan dilihat dari ciri-ciri fisik korban, diduga korban sudah tenggelam lebih kurang 2 sampai 3 hari. Hasil VER itu juga diketahui bahwa seluruh bagian tubuh korban tidak terdapat tanda-tanda kekerasan.

“Dari keterangan keluarga korban, korban ini sudah 3 hari hilang kontak atau komunikasi dan tidak pulang ke rumah,” tambahnya.

Diketahui juga bahwa korban sedang mengalami penyakit Epilepsi atau Ayan dan masih dalam masa proses pengobatan. Dengan demikian, diduga si korban terjatuh ke dalam air saat penyakitnya kambuh serta tanpa diketahui seorangpun sehingga akhirnya korban meninggal dunia.

“Saat ini jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” tutupnya./Mirwan




Warga Kateman Temukan Jasad Pria Tanpa Identitas di Lahan Perkebunan

img-20161110-wa0044KATEMAN (detikriau.org) – Sesosok mayat berkelamin laki-laki ditemukan dalam posisi tertelentang di kebun warga Kelurahan Amal Bhakti Kecamatan Kateman, Kamis (10/11/2016).

Mayat tanpa identitas tersebut mula ditemukan oleh salah seorang warga, Risman sekitar pukul 9.30 WIB ketika ia sedang membersihkan kebun milik bapaknya, Lukman.

Mengaku kaget, saksi ini langsung meninggalkan TKP memberitahukan kepada orang tua dan Ketua RW beserta sejumlah warga lainnya.

Kemudian mayat tersebut dievakuasi ke RSUD Raja Musa Sungai Guntung untuk dilakukan VER. Alhasil, diperkirakan korban sudah meninggal 3 hari dan tidak terdapat tanda-tanda kekerasan maupun penganiayan lainya di tubuh korban.

“Saat ini mayat masih di RSUD Raja Musa Sungai Guntung, sedangkan penyebab kematian masih dalam penyelidikan Polsek Kateman,” kata Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dolifar Manurung melalui Paur Humas, Ipda Heriman Putra.

Sementara itu, Ketua RW setempat, Razali menyebutkan bahwa hingga kini belum ada masyarakatnya yang mengenal korban./Mirwan




Dua Hari Setelah Pamit dari Rumah, Nenek 60 Tahun ditemukan Mengambang disebuah Sumur

KEMUNING (detikriau.org) – Siti Nome (60) warga Desa Talang Jangkang Kecamatan Kemuning ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sebuah sumur tidak jauh dari rumah kediamannya sekira pukul 09.30 Wib Jum’at (1/7/2016).

Berdasarkan keterangan anak korban Suwandi (38) kepada petugas kepolisian setempat, dua hari sebelumnya, rabu (29/6) korban berpamitan untuk mengunjungi sanak saudaranya di Desa Limau Manis Kecamatan Kemuning.

“Karena sudah biasa, anak korban beranggapan tidak ada masalah ibundanya pergi seorang diri. Hingga dua hari setelah pamit, tanpa sengaja korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa,” kata kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui Perwira Humas, Jum’at (1/7)

Diterangkan Heriman, jasad korban pertama kali ditemukan oleh cucunya sendiri, Ikhsan (6). Saat itu Ikhsan sedang memanjat pohon jambu disekitar TKP. Saat menoleh kebawah ikhsan merasa kaget karena melihat sesosok tubuh mengapung dalam sumur. Iksanpun segera pulang kerumah yang berjarak hanya kurang lebih 25 meter untuk memberitahukan kepada orangtuanya, Suwandi (38)

Mendapatkan informasi Suwandi segera menuju TKP. Sontak iapun kaget karena tubuh yang ditemukan mengapung dalam posisi tertelungkup didalam sumur itu tidak lain adalah ibunya sendiri Siti Nome (60).

Setelah ditemukan, korban dilakukan pemeriksaan tim medis. Ditubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan./ Mirwan