Jelang Lebaran, Pencuri Gentayangan di Tembilahan

pencuriTEMBILAHAN (detikriau.org) – Pelaku pencuri semakin marak di sejumlah titik dalam kota Tembilahan. Maraknya tindak pidana ini meningkat semenjak sepekan menjelang perayaan hari raya idul fitri 1437 H.

Di RSUD Puri Husada Tembilahan misalnya, awak media temukan dua kasus kehilangan barang berupa Handphone di ruang perawatan bedah di kamar yang berbeda.

Dadai, salah seorang keluarga korban mengaku kecewa dengan keamanan lingkungan rumah sakit. Seharusnya katanya, pihak rumah sakit tidak sampai lalai menjaga keamanan.

“Padahal sudah ada CCTv, saya minta bongkar isi CCTv itu biar terbongkar siapa pelakunya,” kata Dadai, Sabtu (2/7/2016).

Ketika awak media berusaha mengkonfirmasi pihak rumah sakit, sampai detik ini sejumlah petinggi RSUD Puri Husada belum bisa memberikan komentar.

Selain itu, kemarin tanggal 1 Juni 2016, peristiwa yang sama terjadi di salah satu Counter Tembilahan. Modusnya, ada salah seorang datang dengan berpura-pura sebagai pembeli.

Disaat memeriksa barang dan penjual sedikit lengah, pelaku secara diam-diam menghilang dari TKP. Kala itu, pemilik Counter mengaku dirugikan hampir Rp 2 juta.

Sebelumnya, Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik sudah memperingatkan. Tindak pidana pencurian, baik ringan maupun berat akan sangat rawan menjelang idul fitri.

“Saya himbau kepada masyarakat, jagalah keamanan kita bersama dalam menyambut perayaan idul fitri mendatang,” himbau Kapolres beberapa waktu lalu./Mirwan

 




Pompong Milik Warga Mandah Hilang di Pelabuhan Depan Rumah

Foto Arsip Faisal Alwie/detikriau.org
Foto Arsip Faisal Alwie/detikriau.org

MANDAH (detikriau.org) – Satu unit motor pompong milik Panji Asmara (32) warga RT 006 RW 005 Kelurahan Khairiah Mandah raib dicuri di pelabuhan depan rumahnya, Kamis (3/3/2016) kemarin.

Menurut informasi dari kepolisian, pertama yang mengetahui hilangnya pompong tersebut adalah orang tuanya. Sebab sekitar pukul 05.00 WIB, orang tuanya sibuk membangunkan korban dari tidur untuk memberitahukan bahwa pompong sudah tidak ada lagi.

“Aksi pecurian terjadi ketika korban dan beberapa orang sekitarnya sedang tertidur lelap, saat itu kondisi pompong dalam keadaan ditambat di sungai Tabuan depan rumah korban,” sampaikan PAUR Humas Polres Inhil, Iptu Warno Akman, Jum’at (4/3/2016).

Sebelum melaporkan ke petugas Polsek Mandah lanjut Warno, korban bersama beberapa saksi sudah berupaya mencari keberadaan pompong namun tetap tidak ditemukan. Dimalam harinya, sekitar pukul 20.00 WIB barulah korban membuat laporan dengan nomor: LP/02/III/2016/Riau/Res Inhil/Sek Mandah tanggal 03 Maret 2016 tentang tindak pidana pencurian.

“Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar kurang lebih Rp 15 juta,” tutupnya./ Mirwan