DBH Anjlok 254 Miliar, Bupati Inhu Ancam Kepala SKPD

“Pinta Prioritaskan Kegiatan yang Menyentuh Lansung Kepada Kepentingan Masyarakat”

Bupati Kabupaten Indragiri Hulu, Yopi Arianto
Bupati Kabupaten Indragiri Hulu, Yopi Arianto

Rengat, detikriau.org – Bupati Inhu H Yopi Arianto memerintahkan seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Inhu untuk memprioritas kegiatan yang berorientasi langsung kepada masyarakat, terutama pembangunan infrastruktur, kesehatan dan pendidikan pada tahun 2016.

Langkah ini menurut Bupati dilakukan akibat menurunnya target pendapatan, khususnya DBH Migas tahun 2016 yang diakibatkan melemahnya harga minyak mentah dunia hingga menyetuh US$ 30 per barel. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan TAPD, total pengurangan pendapatan daerah tahun 2016 mencapai Rp 254 miliar.

“Saya minta kepala SKPD memprioritaskan kegiatan yang berorientasi kepada masyarakat dan tidak mengutak-atik lagi pengurangan 25 persen seperti yang telah ditetapkan. Saya peringatkan seluruh kepala SKPD agar melaksanakannya karena masyarakat masih membutuhkan pembangunan seperti infrastruktur, kesehatan dan pendidikan. tegas Bupati Inhu H Yopi Arianto saat membuka pelaksanaan Musrenbang Kabupaten Inhu tahun 2017, Kamis (7/4) di Gedung Dang Purnama Rengat.

Bahkan dalam amarannya itu, Bupati juga sempat menyampaikan ancaman kepada Kepala SKPD yang merasa tidak mampu mejalankan perintah untuk mundur dari jabatan.

Menurut Bupati, tahun 2016 ini merupakan tahun krisis akibat pengaruh global melemahnya harga minyak dunia. Meski demikian, Bupati tetap optimis dengan niat yang tulus untuk kepentingan masyarakat dan dukungan semua pihak, prioritas pembangunan infrastruktur, kesehatan dan pendidikan akan tetap berlanjut. Apalagi secara struktur, belanja langsung harus lebih besar dari pada belanja tidak langsung.

Bupati mencontohkan, ada kegiatan yang menurutnya belum prioritas seperti pada Dinas Pekerjaan Umum untuk pembersihan parit hingga mencapai Rp 48 miliar.

“Lebih baik anggaran tersebut dibelikan alat berat sehingga kepala desa bisa memanfaatkannya. Kapanpun mau membersihkan parit dapat dilaksanakan,” ucapnya.

Karena itu, Bupati berharap melalui Musrenbang Kabupaten Inhu tahun 2017, berbagai prioritas pembangunan hasil Musrenbang tingkat kecamatan, terutama yang berorientasi langsung kepada masyarakat dapat terakomodir. Bupati juga minta kepala SKPD untuk tetap fokus melaksanakan tugas, sesuai tupoksi masing-masing.

Pada kesempatan itu, Bupati Inhu H Yopi Arianto juga minta kepada SKPD terkait agar mensosialisasikan terkait aturan, prosedur dan mekanisme pelaksanaan hibah bansos agar tidak menjadi persoalan di tengah masyarakat.

“Ini penting karena hibah dan bansos ini kita peruntukkan bagi rumah ibadah dan lembaga pendidikan, yatim piatu hingga orang kurang mampu. Jangan sampai ketika kita sudah menyerahkan secara simbolis, ternyata tidak dapat direalisasikan sehingga menjadi persoalan di tengah masyarakat,” tegasnya. (Zal)




Pastikan Kelancaran UN, Yopi Arianto Tinjau Sejumlah Sekolah

Rengat, detikriau.org – Pastikan kelancaran pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA/SMK tahun 2016 Bupati Inhu H Yopi Arianto turun langsung melakukan peninjauan di beberapa SMA dan SMK di Kabupaten Inhu. Secara umum, pelaksanaan UN tingkat SMA/MA/SMK pada hari pertama berjalan lancar. Senin (4/4/2016)

4 sekolah yang di tinjau Bupati H Yopi Arianto, diantaranya SMK 1 Rengat, MAN Rengat Barat, SMK 1 Pasir Penyu dan Pondok Pesantren Khairul Ummah Air Molek. Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Pendidikan Inhu H Ujang Sudrajat, Plt Inspektur Kabupaten Inhu, Kuwat Widiyanto, Kabag Humas Jawalter, Kasatpol PP Inhu Tukiyat beserta sejumlah pejabat lainnya.

“Alhamdulilah, secara umum pelaksanaan UN di hari pertama berjalan baik. Ini tidak lepas dari dukungan semua pihak. Saya berharap hingga berakhir nantinya, UN di Kabupaten Inhu tetap berjalan lancar,” ucapnya.

Bupati H Yopi Arianto juga mengharapkan kepada Dinas Pendidikan untuk terus aktif dalam menjalin komunikasi bersama pihak pemerintah Propinsi Riau maupun pemerintah pusat, terutama dalam upaya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Inhu.

Bupati Inhu juga mengapresiasi kelancaran pelaksanaan UN di hari pertama ini, terutama bagi sekolah yang melaksanakan UNBK. Bupati berharap kedepan sekolah di Inhu dapat melaksanakan UNBK secara keseluruhan sehingga mutu dan kualitas pendidikan dapat ketahui secara lebih jujur.

pantauan lapangan, SMKN 1 Rengat menjadi sekolah pertama yang ditinjau Bupati Inhu H Yopi Arianto. SMKN 1 Rengat merupakan satu dari tiga sekolah yang menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Di sekolah ini, jumlah peserta sebanyak 273 siswa. UNBK dilaksanakan dalam tiga sesi, dimana tiap sesinya diikuti 32 peserta.

Kepala Sekolah SMK 1 Rengat Adi Wirman mengaku optimis pelaksanaan UNBK dapat berjalan dengan lancar. Berkat kerja sama antara sekolah, Dinas Pendidikan Inhu bersama pihak PLN telah menyediakan mesin genset guna mencegah terjadinya pemadaman listrik.

Sementara untuk MAN Rengat Barat, pelaksanaan UN di sekolah ini masih dilakukan secara manual dengan jumlah peserta sebanyak 82 siswa. Melihat kondisi ini, Bupati Inhu H Yopi Arianto mengimbau kepada pihak sekolah agar dapat membuat perencanaan agar tahun depan MAN Rengat Barat dapat melaksanakan UNBK.

Peninjauan Bupati berlanjut di SMK 1 Pasir Penyu. Sekolah ini juga melaksanakan UNBK dengan jumlah peserta sebanyak 376 siswa. Pelaksanaan UNBK di SMKN 1 Pasir Penyu dilaksanakan dalam empat sesi dengan jumlah computer sebanyak 125 unit.

Usai meninjau pelaksanaan UNBK di SMKN 1 Pasir Penyu, Bupati Inhu H Yopi Arianto melanjutkan peninjauan ke Pondok Pesantren Khairul Ummah Airmolek. Di Pondok Pesantren ini, pelaksanaan UN masih dilakukan secara manual diikuti 100 peserta.

Selain meninjau pelaksanaan UN, dari seluruh sekolah yang dikunjungi, Bupati H Yopi Arianto juga menjemput aspirasi dari kepala sekolah dan guru, terutama terkait penyediaan sarana dan prasarana di sekolah, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan lancar, aman dan nyaman.

Bupati juga mengajak kepala sekolah dan guru agar dapat mempersiapkan master plane dan menyampaikan aspirasi kepada anggota DPRD, terutama saat reses ataupun turun ke lapangan, sehingga permintaan setiap sekolah dapat diperjuangkan secara bersama.

Selain Bupati Inhu, peninjauan UN tingkat SMA/MA/SMK juga dilakukan oleh Wakil Bupati Inhu H Khairizal pada sejumlah sekolah di Kecamatan Seberida. (Zal)