Bupati Inhil Hadiri Rakor dan Penandatangan MoU Pengadaan CPNS

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menghadiri rapat koordinasi (Rakor) dan penandatangan Memorendum of Understanding (MoU) pengadaan CPNS melalui program Guru Garis Depan (GGD) tahun 2016.

Kehadiran kepala daerah Inhil ini didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Inhil H Fauzar beserta stafnya di Grand Sahid Jaya Hotel jalan Jendral Sudirman Jakarta Pusat.

Rakor itu berlangsung selama 3 hari dari tanggal 13 sampai 15 Mei 2016 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Pendidikan Kemendikbud RI.

“Mudah-mudahan dengan adanya program Guru Garis Depan ini Putra-putra daerah memiliki kesempatan untuk hal tersebut,” kata Wardan.

Maka dari itu, diharapkannya putra-putri asli daerah Inhil khususnya bisa mengabdi di daerah sendiri.

“Sebab apabila diisi oleh tenaga-tenaga guru dari luar bisa menimbulkan permasalahan, seperti minta pindah yang di karenakan inhil merupakan wilayah yang terpencil dan terdiri dari pulau-pulau,” imbuhnya./ Mirwan/adv




Bupati Inhil Hadiri Haul Syeh Abdurrahman Siddiq Ke-79

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan  menghadiri peringatan haul Syeh Abdurrahman Siddiq ke-79 di parit Hidayat desa Teluk Dalam Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra), Rabu (11/5/2016).

Selain Bupati, Haul tokoh agamis karismatik ini juga tampak dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, sejumlah pejabat esselon di lingkungan Pemkab Inhil dan puluhan ribu masyarakat dari berbagai daerah di nusantara hingga mancanegara.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa peringatan yang 79 tahun ini merupakan salah satu panggilankehormatan dari ummat Islam kepada para ulama. Yang mana, seorang ulama di pemakaman hidayat sapat tersebut merupakan ulama besar yang pantas dijadikan panutan dalam kehidupan, baik diri pribadi maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

“Syekh abdurrahman sidiq atau yang lebih kenal dengan panggilan kehormatan  tuan guru,seorang ulama besar yang karismatik,” kata Wardan.

Diceritakan, ulama sebelum kemerdekaan tersebut katanya pernah menjabat multi kerajaan indragiri 1910-1937 Masehi, beliau adalah sosok ulama yang cerdas dan terbukti banyaknya tulisan-tulisan beliau yang dijadikan rujukan fakta ini menjadikan syekh abdurrahman sidiq tidak hanya kenal di indragiri saja bahkan nama beliau di hormati di negara-negara tetangga,malaysia,singapore, thailan dan negara lainnya.

Salah satu karya tuan guru yang sangat terkenal adalah syair ibarat kabar kiamat yang dikata gorikan sebagai karya satra keagamaan islam dan salah satu penigalan beliau adalah mesjid tua parit hidayat ini yang beliau bangun bersama para satri pada tahun 1927

“Perjuangan tuan guru kita, baik membangun umat, membangun masyarakat, mengembangkan agama yang ada di kabupaten Inhil,” tambahnya./ Mirwan/adv




Wardan Akui, Mesjid Nyaris Rubuh di Teluk Dalam Peninggalan Datuknya

KUINDRA detikriau.org – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan mengakui bahwa Mesjid Jami’ Nurul Wathan di Dusun Dua Desa Teluk Dalam Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra) merupakan bangunan peninggalan datuknya, KH Abdurrahman Ya’qub bin H Ya’kub.

Bahkan diakuinya juga bahwa kondisi tak terpelihara tersebut merupakan kelalaian bersama baik atas nama pemerintah, pribadi maupun kelalaian masyarakat.

Bupati juga berjanji akan membantu perbaikan masjid tua ini dengan kucuran APBD yang tersedia pada tahun anggaran 2017 mendatang.

“Kondisinya memang sangat memprihatinkan, tahun depan kita programkan anggarannya,” kata Wardan saat meninjau langsung kondisi fisik Masjid, Rabu (11/5/2016).

Jika anggaran dikucurkan dan selesai diperbaiki nantinya, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini berharap kepada masyarakat setempat untuk bersama-sama menjaga bangunan tersebut. Menurutnya, mesjid tua di Inhil tidak boleh dihilangkan namun harus diaktifkan sebagai bentuk kewajiban ummat beragama.

Dikisahkan, awal mula mesjid itu dibangun pada tahun 1939 M di antara parit 6-7 desa setempat. Berjalannya waktu, mesjid tua itupun dipindahkan warga ke dusun Dua tepat pada tahun 1996 dengan dalih penduduk banyak pindah ke dusun tersebut.

Jika diurutkan, ulama sebelum kemerdekaan ini kembali membangun Mesjid di Enok tahun 1941, Mesjid Kuala Reteh dan Sungai Gergaji pada tahun 1955 dan terakhir sebuah Mesjid di Pasar Kembang tahun 1969./ Mirwan




Asisten II Setdakab Inhil Hadiri Pembukaan Rakor Bazda se-Riau

Asisten II Setdakab Inhil, Rudiyansah
Asisten II Setdakab Inhil, Rudiyansah

TEMBILAHAN, detikriau.org – Asisten II Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Rudiansyah menghadiri pembukaan rapat koodinasi (Rakor) Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) se-Provinsi Riau di gedung Puri Cendana Tembilahan, Senin (9/5/2016).

Selain Asisten, malam itu juga dihadiri Direktorat pemberdayaan Zakat Kementrian Agama RI  Muhammad Fuad Nasar dan sejumlah pengurus Bazda.

Dalam sambutannya, Asisten menyambut baik atas pelaksanaan Rakor tersebut. Semoga katanya bisa berkembang lebih baik lagi kedepannya.

“Manfaatkanlah Rakor ini untuk saling bertukar fikiran serta informasi,” katanya.

Disamping itu, atas nama pemerintah ia berpesan untuk terus meningkatkan kinerja hingga menjadi lebih baik lagi kedepannya. Terutama dari segi penyaluran anggaran tepat sasaran, jangan sampai katanya salah sasaran.

“salurkanlah anggaran kepada yang berhak menerima, disamping lebih bermanfaat pahalanya pun juga lebih besar,” tutupnya./ Mirwan/Adv




11 Ribu Lebih Siswa SMP Sederajat di Inhil Ikuti UN 2016

Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo saat melakukan pantauan pelaskanaan UN SMP sederajat di salah satu sekolah
Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo saat melakukan pantauan pelaskanaan UN SMP sederajat di salah satu sekolah

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 11.124 siswa SMP sederajat se-Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun 2016.

Dari jumlah itu, 1 diantaranya mengikuti ujian di Lapas Kelas II A Tembilahan yakni siswa asal Kecamatan Pelangiran yang terlibat kasus Narkoba.

Tak hanya itu, 1 diantara lainnya juga dinyatakan mengundurkan diri. Hal tersebut diketahui disaat Wakil Bupati H Rosman Malomo melakukan peninjauan langsung pelaksanaan UN.

“1 peserta di Lapas dan ada 1 lagi mengundurkan diri,” kata Rosman.

Menurutnya, untuk sementara hanya itu masalah yang ditemukan. Untuk kelancaran ujian maupun kelengkapan soal tidak ada persoalan./ Mirwan/adv




Resmikan 59 Kantor Pelayanan Keamanan Terpadu di Inhil, Pangdam L Pusung Puji Program DMIJ

TEMBILAHAN, detikriau.org – Panglima Komando Militer (Pangdam) I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Lodewyk Pusung memberikan pujian atas pelaksanaan program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) yang dijalankan dalam kepemimpinan Bupati Inhil, HM Wardan.

Bahkan dalam kesempatan meresmikan sebanyak 59 kantor pelayanan keamanan terpadu di Desa Danau Pulai Indah Kecamatan Kempas, Senin (9/5/2016) sore itu, Pangdam menyatakan akan ikut menularkannya ke daerah-daerah lain seperti Sumatra Barat dan lainnya.

“Mantap program DMIJ ini, nanti akan saya tularkan ke daerah lain,” Apresiasi L Pusung.

Menurut Pangdam, program DMIJ sangat erat kaitannya dengan program dalam membangun kenyamanan pelayanan dan pembangunan di desa-desa.

Sementara itu, Bupati Inhil HM Wardan dalam sambutannya mengatakan bahwa pembangunan di desa menjadi prioritas kinerja Pemkab.

“Saat ini kita lebih giat membangun dari tingkat desa melalui program DMIJ termasuk membangun kantor Babinkamtibmas dan Babinsa satu atap,” ungkap Wardan.

Disampaikan Bupati, tahun anggaran 2015 sukses terbangun sebanyak 59 kantor Babinkamtibmas dan Babinsa satu atap. Yang mana, setiap kantornya dikucurkan dana sebesar Rp 80 juta

Dalam kesempatan peresmian tersebut juga turut dihadiri Dandrem 031/Wira Bima TNI Brigjen Nurendi, Asisten I Gubernur Riau Ahmad, Wakapolda Riau, Bupati Inhil HM Wardan, Dandim 0314/Inhil, Kapolres Inhil dan sejumlah pejabat esslon anggota TNI/Polri serta ratusan masyarakat./Mirwan/  Adv