Pemkab Inhil diminta Siapkan Data Rencana Pemekaran Desa

Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said
Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diminta, untuk mempersiapkan data-data yang terkait dengan rencana pemekaran desa pada tahun 2017 mendatang.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua Komisi I DPRD Inhil, Yusuf Said melalui awak media di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Senin (29/2/2016).

Dikatakan Yusuf, guna kelancaran dan terwujudnya pemekaran desa pada tahun depan, Pemkab Inhil melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait harus mempersiapkan secara lengkap data dan dokumen yang dibutuhkan untuk proses pemekaran tersebut.

Selain itu, yang juga tidak kalah pentingnya adalah melakukan sosialisasi kepada masyarakat desa, sehingga tujuan dari dimekarkannya sebuah desa untuk mempercepat pembangunan daerah bisa terwujud dengan baik.

Jika data dan dokumen pemekaran dipersiapkan sejak dini, serta dilakukan sosialisasi kepada masyarakat, kita yakin upaya pemekaran desa bisa segera terwujud sesuai harapan bersama,” tutur Yusuf.

Selanjutnya, politisi Partai Golkar Inhil berharap agar masyarakat desa melalui aparatur pemerintahan desa dapat betul-betul sepakat secara bersama, bahwa dimekarkannya desa adalah untuk mempercepat pembangunan daerah.

“Dengan tujuan dan persiapan yang baik itu, kita harap tidak ada gejolak di tengah-tengah masyarakat,” imbuhnya. Adi/adv




Dewan Pinta Pemkab Inhil Lebih Serius Lakukan Kegiatan Pembangunan

Wakil Ketua DPRD Inhil, DR H Feryandi
Wakil Ketua DPRD Inhil, DR H Feryandi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait diminta untuk lebih serius dalam melaksanakan berbagai kegiatan dan program pembangunan, khususnya di bidang infrastruktur seperti jalan.

Permintaan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Inhil, Ferryandi saat menghadiri hearing di salah satu ruangan di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Ferryandi, tidak berumurnya hasil pembangunan infrastruktur di Kabupaten Inhil, terutama ruas jalan, dikarenakan kesalahan dalam perencanaan dan pengawasan.

Kalaupun ada yang berumur 1 tahun, kita siap memberikan reward kepada kades dan pihak terkait lainnya,” tutur Ferryandi.

Oleh karena itu, lanjut politisi Partai Golkar Inhil ini, salah satu solusi dan upaya yang bisa dilakukan Pemkab Inhil untuk meningkatkan kualitas pembangunan daerah, adalah dengan lebih fokus dan serius membantu kinerja aparatur di wilayah kecamatan, kelurahan dan desa.

“Tempatkan dan turunkan juga orang-orang yang memang faham dan mengerti tentang teknisnya,” imbuhnya. (adi/adv)




Malam Resepsi Puncak Peringatan Milad Ke 49 Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Puncak peringatan Milad ke-49 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2014 dimeriahkan dengan pelaksanaan malam resepsi di Lapangan Upacara Jalan Gajah Mada Tembilahan, Sabtu (14/6/14).

Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya ini, mengusung tema “Dengan spirit baru Inhil, mari kita selaraskan pembangunan di segala bidang, menuju kabupaten yang maju, bermartabat dan bermarwah”.

Tampak hadir saat itu, Wakil Bupati, H Rosman Malomo, Ketua dan Anggota DPRD, Unsur Muspida, perwakilan Pemprov Riau, Sekda dan sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil, budayawan dan insan seni perwakilan Singapura, DKI Jakarta, Loksemawe NAD, Sumbar, Pekanbaru, Dumai dan Inhil, serta Paguyuban, Parpol, organisasi, Ketua TP PKK, Dharma Wanita Persatuan dan ratusan masyarakat Kota Tembilahan dan sekitarnya.

Bupati Inhil, HM Wardan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Purna Bhakti Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang selama ini telah mengabdi untuk pembangunan dan kemajuan Kabupaten Inhil, sehingga bisa mencapai keberhasilan seperti saat sekarang ini.

“Tugas kita ke depan adalah melanjutkan cita-cita pendiri Inhil, dengan saling bekerjasama serta meningkatkan persatuan dan kesatuan, menuju kabupaten yang lebih maju, bermartabat dan bermarwah,” ujar Bupati.

Sementara itu, Ketua Panitia Milad Inhil tahun 2014, H Dianto Mampanini menjelaskan bahwa berbagai kegiatan yang dilaksanakan sempena Milad Inhil ini bertujuan untuk meningkatkan silaturrahmi, serta meningkatkan kepedulian dan kebersamaan dalam membangun Inhil ke depan.

“Kegiatan dalam rangka Milad Inhil ini kita mulai dengan gerak jalan jantung sehat, serta diisi dengan berbagai lomba dan pertandingan olahraga, bhakti sosial dan Festival Bumi Sri Gemilang ke-13. Selain itu, nanti juga akan kita laksanakan istighosah dan do’a bersama,” terangnya.

Pada kesempatan itu, juga diserahkan penghargaan Gemilang Award oleh Bupati Inhil, HM Wardan kepada sejumlah masyarakat Inhil yang dinilai berhasil dan sukses dalam mendukung program dan pembangunan di Bumi Sri Gemilang.

Kemudian, juge dilakukan penyerahan cenderamata kepada sanggar seni yang ikut serta dalam memeriahkan Milad Inhil dan sebagai peserta Pagelaran Seni Serumpun setiap tahunnya di Kabupaten Inhil. (adv/humas)




Wabup Hadiri Khatam Al Qur’an Ponpes Al-Huda Al-ilahiyah

Wakil Bupati Inhil Foto bersama para  santri yang khataman
Wakil Bupati Inhil Foto bersama para santri yang khataman

Sungai Batang (detikriau.org) — Bertempat di Pondok Pesantren Al-Huda Al-ilahiyah Desa Mugomulyo Kecamatan Sungai Batang di laksanakan Khataman Siswa MI, MTs, dan MA. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Inhil H.Rosman Malomo, Bagian Kesra, Camat dan Muspida Kecamatan, Kepala Desa se-Kecamatan Sungai Batang, serta orang tua wisudawan/wisudawati.rabu (28/5/2014)

Tahun Ajaran 2013/2014 Ini yayasan Al-Huda Al-ilahiyah di bawah pimpinan Fathul Mu’in S.Pd, SD telah mengkhatamkan sebanyak 96 Siswa yang terdiri 3 tingkatan yakni, Madrasah Aliyah (MA) 40 Orang, Madrasah Tsanawiyah (MTs) 40 Orang dan Madrasah Ibtidayah ( MI ) 16 orang yang merupakan angkatan ke 36.

Acara yang di awali dengan parade para siswa/i yang melaksanakan Khataman dan di lanjutkan dengan berbagai pertunjukan yang berbau islami seperti Paduan suara kasidah dilanjutkan dengan penyerahan ijasah secara simbolis oleh kepala sekolah kepada seluruh siswa yang khataman, di akhiri dengan pebacaan Ikrar oleh ssiswa/i.

Dalam sambutannya, Wabup mengatakan bahwa pendidikan karakter yang berakhlakul karimah ini merupakan landasan moral. Karena suatu ilmu yang tidak dilandasi moral tidak ada artinya, ilmu yang di dapat harus kita kembangkan lagi.

“Atas nama Pemkab Inhil saya mengucapkan terimakasih atas adanya pendidikan seperti ini yang sudah membantu dalam membangun dunia pendidikan. Saya juga berpesan kepada siswa/i yang melaksanakan khataman untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi lagi, sesuai dengan pepatah mengatakan Tuntutlah Ilmu dari ayunan sampai liang lahat, karena ilmu sangat besar manfaatnya,” Pesan Wabup. (dro/adv pemkab Inhil)