Bupati Inhil Terima Kunjungan DJKN Kanwil Riau, Sumbar dan Kepri

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menerima kunjungan Direktorat Jenderal Kelayaan Negara (DJKN) Kanwil Riau, Sumatera Barat dan Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (5/4/2016).

Tatap muka itu berlangsung di Balai Kantor Bupati Inhil jalan Akasia Tembilahan yang diselaraskan sosialisasi Layanan Terpadu Kekayaan Negara (Lentera KN). Tujuannya adalah untuk mensinergikan antara program Lantera KN dengan Pemkab Inhil.

“Kita mendapatkan kunjungan tamu kehormatan, kita juga sudah banyak berdiskusi yang didengarkan seluruh pejabat SKPD di Inhil, termasuk camat,” kata Wardan.

Titik berat kunjungan tersebut, lanjutnya, bagaimana jajaran Pemkab dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi, terutama dalam pengelolaan aset.

“Insya Allah ini akan kita tindak lanjuti, besok ada totorial, penjelasan dan pendampingan-pendampingan yang akan dilakukan sehingga upaya kita dalam rangka pencatatan aset termasuk juga pelelangan dan lain-lain dapat kita tertibkan,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil DJKN Riau, Sumbar dan Kepri T Agus Priyono Waluyo mengungkapkan bahwa program Lantera PN merupakan lelang serta penilaian yang sudah menjadi program Kanwil DJKN sejak tahun 2014 lalu.

“Kami melakukan kunjungan ke semua daerah tingkat dua, baik di provinsi sumatera Barat, Provinsi Riau dan Provinsi Kepri,” ujarnya./Mirwan/adv




419 Peserta di Inhil Ikuti UN Paket C

Wakil Bupati Inhil. H Rosman Malomo saat meninjau secara langsung pelaksanaan UN hari pertama
Wakil Bupati Inhil. H Rosman Malomo saat meninjau secara langsung pelaksanaan UN hari pertama

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 419 orang mengikuti Ujian Nasional (UN) paket C di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2016.

Dari jumlah itu, 300 peserta laki-laki dan 119 peserta perempuan yang tersebar di sejumlah daerah yakni di Sungai Guntung Kecamatan Kateman, Kempas, Tembilahan Hulu dan beberapa lokasi lainnya.

“Ada 10 PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat, red) yang melaksanakan UN ini,” sampaikan Kabid Dikmen Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil, Suwardi kepada awak media, Senin (4/4/2016).

Ratusan peserta paket C tersebut, lanjutnya, adalah seluruhnya mengikuti dijurusan IPS./ Mirwan




Pemkab Inhil Bagi Tiga Rombongan Pantau UN SLTA 2016

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melakukan pemantauan secara langsung pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SLTA sedetajat di kota Tembilahan, Senin (4/4/2016).

Dalam pemantauan tersebut, Pemkab membagi menjadi tiga rombongan yakni rombongan Bupati Inhil HM Wardan, Wakil Bupati H Rosman Malomo dan Sekda Inhil H Said Syarifuddin.

Rute Bupati adalah SMA Negeri 1 Tembilahan Hulu, SMA Nurul Jihat, SMA Sabilal Muhtadin dan SMKN 1 Tembilahan Kota. Rute tinjauan Wabup diantaranya SMA Negeri 1 Tembilahan, SMA Muhammadiyah, SMA PGRI, SMAN 2 Tembilahan Kota dan di Lapas Kelas II A. Sedangkan Sekda, rute tinjauan ke sekolah-sekolah lainnya selain yang ditinjau Bupati Wabup di Tembilahan.

Dari ketiga tinjauan itu dapat dinyatakan bahwa pelaksanaan UN di kota Tembilahan berjalan dengan lancar. Bahkan, dimungkinkan juga akan berlangsung tanpa hambatan hingga akhir waktu UN.

“Mudah-mudahan semua mendapatkan hasil terbaik lulus dengan nilai yang maksimal,” kata Wardan yang didampingi Kepala Disdik Inhil, Syaifuddin dan sejumlah pejabat lainnya.

Untuk diketahui, jumlah peserta UN tahun 2016 di Inhil sebanyak  6880‎ peserta yang terdiri dari 41 SMA, 17 SMK, 52 MA dan 10 Paket C.

Berdasarkan informasi dari Dinas Pendidikan Inhil bahwa berlangsungnya UN di Inhil hari pertama dinyatakan sukses tanpa ada hambatan yang signifikan, baik kecukupan jumlah naskah soal, keikut sertaan peserta UN dan lain sebagainya.

“Dari ribuan jumlah peserta UN, 1 diantaranya mengikuti UN di Lapas Kelas II A Tembilahan,” kata Kabid Dikmen Disdik Inhil, Suwardi./ Mirwan/adv




Kembangkan pariwisata, Pemkab Diminta Lengkapi Sarana dan Prasarana

Anggota DPRD Inhil Herwanissitas
Anggota DPRD Inhil Herwanissitas, Pantai

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diminta, untuk segera menyiapkan berbagai sarana dan prasarana pendukung guna menunjang pengoperasionalan Pantai Solop yang terletak di Desa Pulau Cawan, Kecamatan Mandah.

Permintaan tersebut disampaikan Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil, Herwanissitas saat berbincang dengan awak media di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, beberapa waktu lalu.

Dikatakan pria yang akrab disapa Sitas ini, Pemkab Inhil melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait harus menyiapkan berbagai hal yang diperlukan, dalam upaya mengembangkan dunia pariwisata di Negeri Seribu Parit, khususnya Pantai Solop yang akhir-akhir ini ramai diperbincangkan.

“Kalau untuk Pantai Solop, kita sudah ke provinsi. Alhamdulillah responnya sudah bagus, tinggal ke Kementerian saja lagi,” tutur Sitas.

Di Kementerian sendiri, lanjut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, sudah menyatakan siap membantu dan mendukung upaya Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mengembangkan objek wisata Pantai Solop.

“Jadi, tinggal kita lagi yang harus menyiapkan sarana dan prasarana pendukung lainnya,” tambah Sitas.

Sebelumnya, Sitas juga pernah mengungkapkan bahwa dalam mengembangkan dunia kepariwisataan, Pemkab Inhil tidak boleh setengah-setengah dan harus memilih mana yang akan diprioritaskan pengembangannya terlebih dahulu.

“Dari seluruh objek wisata yang ada, pilih mana yang fokus untuk dikembangkan terlebih dahulu,” katanya waktu itu.

Setelah objek wisata tersebut berhasil dikembangkan dengan baik, jelas Sitas, barulah dijadikan sebagai pilot project untuk pengembangan objek wisata lainnya yang ada di Kabupaten Inhil.

“Jadi, jangan semua mau dikerjakan, sehingga akhirnya tak ada satupun yang berhasil,” imbuhnya./ Adi




Bupati Inhil Hadiri Pengukuhan Pengurus KKIH di Pekanbaru

Bupati Inhil, HM Wardan saat menyampaikan sambutan
Bupati Inhil, HM Wardan saat menyampaikan sambutan

TEMBILAHAN, detikriau.org – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menghadiri acara pengkuhan pengurus Kerukunan Keluarga Indragiri Hilir (KKIH) di Ballroom Hotel Alpha jalan Imam Munandar, Pekanbaru, Sabtu (2/4/2016) malam.

Selain Bupati, pengukuhan pengurus KKIH periode 2016-2021 ini juga dihadiri Sekda Kota Pekanbaru, anggota DPR RI Indris Laena, anggota DPRD Provinsi Riau dapil Inhil, unsur Forkopimda Inhil serta Sekdakab Inhil.

Tak hanya itu, kegiatan juga dihadiri Bupati Inhu, Yopi Arianto, mantan Bupati Inhil H Indra Muchlis Adnan, para tokoh masyarakat Inhil dan sejumlah undangan lainnya. Kepengurusan KKIH ini dikukuhkan oleh Sekda Kota Pekanbaru.

Bupati Inhil dalam sambutannya meyampaikan ucapan selamat dan berbangga serta berbahagia telah hadir sekaligus menyaksikan secara langsung pengukungan kepengurusan KKIH.

“Atas nama pemerintah, saya ucapkan selamat dan diharapkan bisa berkontribusi terhadap kemajuan daerah Kabupaten Inhil dari segala lini,” kata Wardan.

Bupati juga menyampaikan permintaan jika KKIH memiliki pemikiran atau ide-ide cemerlang untuk Inhil dipersilahkan menyampaikan. Masukan ini menurut Bupati akan dijadikan sebagai salah satu sumber dalam meningkatkan kemajuan Inhil kedepannya.(mirwan/adv)




Bupati Inhil Hadiri Ekspos KTNA Tanah Merah

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menghadiri ekspos dari Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Tanah Merah di Balai Kantor Bupati Inhil jalan Akasia Tembilahan, Jum’at (1/3/2016) kemarin.

Ekspos tersebut dalam rangka memaparkan tentang Program Rehabilitasi Perkebunan Masyarakat dan Perikanan. Waktu itu langsung dihadiri juga oleh Ketua KTNA Kabupaten Inhil Yusuf Said, Kepala Dinas Perkebunan, Perikanan dan Kelautan, Kepala Dinas Cipta Karya serta beberapa masyarkat Kecamatan Tanah Merah.

“Atas nama Pemkab Inhil, saya menyambut baik sekaligus mensupport agar program kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik, kepada dinas terkait agar dapat membantu dari segi administrasi, membantu kelancaran agar program ini terlaksana lancat dan sukses,” kata Wardan.

Dari pemaparan pihak KTNA, lanjutnya, dinilainya sangat bagus karena sistem pengelolaan konsersium menyandang dana yang sudah siap untuk menyalurkan dana tanpa bunga.

“Saya pikir tidak ada alasan lagi untuk tidak terlaksananya program ini, tidak ada kekhawatiran terhadap kretdi macet dan segala hal lai, karena secara baik tersedia dan tinggal bagaimana me-manage pelaksanaan di lapangan agar benar-benar terlaksana dengan baik,” tambahnya.

Pada intinya, pemerintah siap memberikan bantuan sesuai kapasitas dari sisi pendaan dan pembebasan lahan. Apalagi lahan itu merupakan lahan masyarakat yang tentunya secara musyawarah sudah dimusyawarahkan./ Mirwan/adv