Tahun Anggaran 2018, DPRD Inhil Programkan Pembangunan 500 KM Tanggul

“Bersama Pemerintah Daerah, targetkan Penyelamatan 12.500 Hektare Kebun Kelapa Rakyat”

Tembilahan, detikriau.org – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menargetkan penyelamatan 12.500 hektare lahan perkebunan kelapa rakyat.

Bersama Pemerintah Daerah, melalui program penyelamatan kebun kelapa rakyat, dilakukan pembangunan tanggul sepanjang 500 Kilometer yang mengcover 5 hektare lahan perkebunan kelapa rakyat per kilometernya akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2018 ini.

Kerusakan 100.791 hektare lahan perkebunan kelapa rakyat yang dicatatkan Dinas Perkebunan Kabupaten Inhil, praktis melahirkan kekhawatiran, tidak hanya masyarakat pekebun itu sendiri, namun juga pihak DPRD dan Pemerintah Kabupaten Inhil.

Sebagian besar kerusakan, berdasarkan hasil identifikasi di lapangan terjadi akibat masuknya air sungai ke lahan – lahan perkebunan kelapa. Air sungai yang menggenang tersebut disebabkan oleh tanggul yang tidak lagi mampu menahan tinggi permukaan air.

Setelah melalui proses panjang, akhirnya kedua lembaga penyelenggara daerah, DPRD dan Pemerintah Kabupaten Inhil pun menyepakati pembangunan 500 kilometer tanggul di areal perkebunan kelapa rakyat yang tergenang air.

“Usai tanggul dibuat, hasilnya akan tampak pada kurun waktu 3 sampai 5 tahun kedepan. Jadi, tidak serta merta hari ini dibangun, besok kelihatan hasilnya. Butuh proses yang memakan waktu,” ujar Ketua Komisi II (Dua) DPRD Kabupaten Inhil, Ir Junaidi, Tembilahan, Rabu (21/3/2018).

Pasca pembangunan tanggul, Junaidi mengestimasikan, produktifitas lahan perkebunan kelapa rakyat yang menghasilkan akan berjumlah 328.344.175 kilogram per tahun dengan rata -rata 2.743 kilogram per hektare atau masing – masing meningkat sebesar 9,05 persen dan 5,03 persen dari tahun sebelumnya.

“Tentunya ini sebuah dampak yang positif. Peningkatan produksi pada 3 sampai 5 tahun mendatang pasca pembangunan tanggul akan semakin mempekuat kontribusi sektor perkebunan terhadap pertumbuhan perekonomian daerah. Dalam skala kecil, ini akan berimbas positif juga terhadap kesejahteraan pekebun kelapa,” tandas Junaidi./disominfops_inhil/adv/*




Pemkab Inhil Tetap Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Jalan

Bupati HM.Wardan dan Kepala Daerah lainnya Se-Provinsi Riau mendengarkan materi Workshop Tuntas dan Intefritas tajaan KPK RI baru-baru ini di Pekanbaru
Bupati HM.Wardan dan Kepala Daerah lainnya Se-Provinsi Riau mendengarkan materi Workshop Tuntas dan Intefritas tajaan KPK RI baru-baru ini di Pekanbaru

Tembilahan, detikriau.org – Pembangunan infrastruktur jalan penghubung terus menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil), membangun dan memajukan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu diungkapkan Bupati Inhil, HM Wardan dalam sambuannya saat melakukan Safari Ramadhan 1437 H di salah satu kecamatan di Negeri Seribu Parit, belum lama ini.

Dikatakan Bupati Wardan, masyarakat harus memahami tentang tanggung jawab pembangunan, yang terbagi antara Pemerintah Pusat, Provinsi hingga Pemerintah Kabupaten.

Seperti Jalan Lintas Rengat-Tembilahan, yang merupakan kewenangan APBN. Kemudian, Jalan Sungai Luar-Sungai Piring dan juga Jalan Keritang-Kemuning, yang menjadi tanggung jawab pihak Provinsi.

“Tapi saya sebagai Bupati juga tak akan kenal lelah, guna mendesak Pusat dan Provinsi untuk segera membangun jalan penghubung ini,” tutur Bupati Wardan.

Dimana, dengan perjuangan dan dukungan dari seluruh elemen yang ada di Kabupaten Inhil, lanjut Bupati Wardan, beberapa usulan pembangunan jalan penghubung sudah diluluskan, contohnya Jalan Sungai Luar-Sungai Piring.

“Insya Allah, akhir tahun ini jalan tersebut akan bagus, karena sudah masuk dalam kegiatan pusat yang dianggarkan sekitar Rp 130 miliar,” terangnya.

Selain itu, atas usaha yang tidak henti-hentinya mendesak Pemerintah Pusat di Jakarta, akhirnya tahun ini akan dibangun pula Jalan Sungai Gergaji-Sanglar-Pulau Kijang, yang menelan anggaran Rp 60 miliar.

Bahkan, yang saat ini sudah selesai pelelangan pekerjaannya adalah Jalan Simpang Granit menuju Pelabuhan Samudera di Kuala Enok.

“Dengan berbagai pembangunan ini, kita harapkan apa yang dicita-citakan untuk membangun Inhil lebih maju hingga mendorong kesejahteraan masyarakat dapat terlaksana dengan baik,” imbuhnya.




Pemkab Inhil Edarkan Surat Pawai Takbir Idul Fitri 1437 H

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) telah mengedarkan surat pawai takbir malam idul fitri tahun 1437 H mendatang.

Edaran tersebut terbit pada tanggal 27 Juni 2016 yang ditujukan kepada SKPD-SKPD dan instansi vertikal, BUMD, perusahaan, pengurus Mesjid dan Mushala serta lembaga pendidikan yang ada di Tembilahan dan Tembilahan Hulu.

Pernyataan tersebut dibeberkan Kabag Kesra Setda Kabupaten Inhil, H Arifin kepada awak media, Selasa (28/6/2016). Menurutnya, jajaran kepanitian sudah memulai menyibukkan diri untuk mempersiapkan segala kebutuhan pelaksanaan pawai.

“Ada 5 point edaran dalam surat itu yang kita cantumkan, mulai dari SKPD hingga lembaga-lembaga sekolah dan pimpinan organisasi kemasyarakatan,” kata Arifin yang juga menjabat sebagai Sekretaris Pawai Takbir dan shalat Idul Fitri 1437 H.

Diuraikan, pelaksanaan pawai idul fitri nantinya bertemakan Semarak Ketupat Kemenangan. Saat itu setiap SKPD akan menurunkan minimal 20 orang sebagai peserta pawai, mesjid atau mushala minimal 20 orang peserta, setiap sekolah menurunkan peserta minimal 100 orang dan terakhir kepada setiap organisasi minimal 20 orang.

“Masing-masing kelompok boleh membawa mobil atau kerobak hias satu unit,” tutupnya./Mirwan/adv




Bupati Hadiri Kegiatan Pesantren Kilat Tajaan TP PKK Inhil

Foto bersama Bupati HM.Wardan yang di damping Ketua TP PKK dengan Anak-anak yatim dan Kaum Fakir Miskin
Foto bersama Bupati HM.Wardan yang di damping Ketua TP PKK dengan Anak-anak yatim dan Kaum Fakir Miskin

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menghadiri pelaksanaan kegiatan pesantren kilat di Mesjid Agung Al-Huda Tembilahan, Minggu (26/6/2017) kemarin.

Kegiatan tersebut ditaja oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Inhil bekerjasama dengan GOW, BKMT serta Pengurus Mesjid Al-Huda. Saat itu, Bupati didampingi sejumlah pejabat esselon di lingkungan Pemkab Inhil dan diikuti sejumlah anak panti asuhan.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan penghargaan atas terselenggarakannya kegiatan tersebut. Sebab ia menilai pesantren kilat itu sangat positif, disamping menambah keimanan juga semakin terjalinnya tali silaturahmi.

Bahkan diharapkannya kedepan, kegiatan serupa itu tidak hanya terlaksana dibulan Ramadhan, melainkan juga berlangsung dibulan-bulan lainnya.

“Perhatian kepada anak-anak yatim tidak cukup hanya di perhatikan pada bulan Ramadhan, tetapi pada sebelas bulan kedepannya juga harus diperhatikan bagaimana kehidupan mereka tetap bisa belajar, terlebih di sekolah formal,” ungkap Wardan.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Inhil, Hj Zulaikhah Wardan mengatakan, kegiatan itu merupakan kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka mengisi hari-hari dalam bulan puasa dengan pengajian dan juga untuk tetap menjalin silaturahmi dengan ibu-ibu dan jamaah mesjid Al-huda./Mirwan/adv




Bupati Sarankan PMI Inhil Tingkatkan Sosialisasi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menyarankan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Inhil untuk dapat meningkatkan sosialisasi terutama kepada masyarakat secara umum.

Tanpa sosialisasi menurut Bupati masalah kekuaran stok darah tidak akan pernah tuntas. Sebab diketahui, PMI Inhil selalu kekurangan stok datah setiap bulannya.

Saat ini, PMI hanya mampu menyediakan sedikitnya 300 kantor darah. Sementara kebutuhan perbulannya mencapai kurang lebih 500 kantong.

“Kegiatan PMI ini adalah kegiatan sosial yang sangat dibutuhkan. Untuk itu, tingkatkan sosialisasi bagaimana bisa menumbuhkan partisipasi masyarakat untuk mendonorkan darah,” kata Wardan saat menghadiri buka puasa bersama di Markas PMI jalan Veteran Tembilahan, Sabtu (25/6/2016) kemarin.

Lebih lanjut ia menerangkan, upaya sosialisasi tersebut bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satu diantaranya seperti melalui media, baik media cetak, media online maupun elektronik. Atau katanya juga bisa melalui Pamplet-pamplet.

Pada intinya, orang nomor satu di negeri hamparan kelapa dunia ini menginginkan PMI proaktif menjemput masyarakat yang untuk mendonor darah, tidak hanya sebatas menunggu kesadaran untuk datang ke Markas.

Jika sosialisasi sukses, berkemungkinan akan banyak instansi kepemerintahan maupun non kepemerintahan yang menggelar donor darah dengan cara mengundang petugas PMI Inhil. Maka secara otomatis, ketersediaan darahpun akan bertambah./Mirwan/Adv




Bupati Inhil Pastikan Beberapa Ruas Jalan Ini Akan Disemenisasi

Bupati saat menyerahkan bantuan bagi masyarakat Desa Sungai Luar dalam kunjungan safari ramdan baru-baru ini
Bupati saat menyerahkan bantuan bagi masyarakat Desa Sungai Luar dalam kunjungan safari ramdan baru-baru ini

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menyebutkan, ada beberapa ruas jalan penghubung akan dibangunkan pada tahun anggaran 2016 ini.

Diantaranya seperti jalan penghubung Sungai Luar-Sungai Piring dengan anggaran sebesar Rp 130 Miliyar dan Sungai Gergaji-Sanglar-Pulau Kijang dengan anggaran Rp 60 Miliyar.

Bahkan kata Bupati, diantaranya sudah ada yang selesai pelelangannya yakni jalan Simpang Granit menuju Pelabuhan Samudera di Kuala Enok.

“Semua itu bukan dari APBD Kabupaten, tetapi ada dari APBN dan APBD Provinsi Riau. Artinya, kita sedang berupaya menjemput anggaran yang berada di Pusat dan Provinsi,” kata Wardan saat bersafari Ramadhan di Masjid Al Mukarramah Sungai Raya Kecamatan Batang Tuaka, kemarin.

Menurutnya, untuk anggaran APBD Kabupaten diyakinkannya tidak ada persoalan. Pasalnya, sesuai program-program yang ada seperti Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ), program itu sudah terealisasi dengan baik yang dikelola masing-masing desa.

“Jadi, saya meminta kepada masyarakat untuk bersabar jikalau resah dengan kondisi jalan belun dibangunkan, khususnya dari anggaran APBN maupun APBD Provinsi Riau,” tuturnya./Mirwan/Adv