Tingkatkan SDM, Pemkab Inhil Upayakan Pemerataan Guru

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) akan tetap berupaya untuk melakukan pemerataan guru atau tenaga pendidik hingga di seluruh pelosok-pelosok daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil, H Fauzar usai menghadiri Rapat Paripurna ke-1 DPRD, dengan agenda pembukaan masa sidang ketiga tahun sidang 2015 dan penyampaian laporan hasil Reses II tahun 2015, di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Fauzar, dalam rangka mendukung dan meningkatkan kualitas pendidikan di Negeri Seribu Parit, Pemkab Inhil akan terus melakukan evaluasi terhadap keberadaan guru-guru di daerah.

“Ini merupakan bentuk komitmen kita, untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Inhil,” tutur Fauzar menanggapi salah satu hasil reses yang disampaikan saat itu.

Ditegaskan mantan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Inhil ini, ke depan Pemkab Inhil tidak ingin lagi mendengar dan mendapatkan laporan tidak adanya guru PNS di suatu daerah, karena keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat terutama para pelajar.

“Karena itu, kita harapkan dukungan dan kerjasama dari seluruh pihak terkait, supaya lebih memperhatikan dan memprioritaskan pembangunan di bidang pendidikan,” imbuhnya. (adi/adv)




Pemkab Inhil Gelar Dialog Kebangsaan Bersama Forkopimda, Ormas dan Tokoh Agama

DSC_4738TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Silaturrahmi dan Dialog Kebangsaan bersama unsur Forkopimda, Ormas serta tokoh-tokoh agama Kabupaten Inhil di Balai Kantor Bupati Inhil, Tembilahan, Selasa (28/7/2015).

Dalam dialog yang dipimpin langsung oleh Bupati Inhil HM Wardan ditujukan untuk mencipatakan keharmonisan antar suku, ras maupun agama.

“Itu tujuan utama kita agar tercipta suasana damai, harmonis, aman dan tertib. Dimana, selama ini telah kita rasakan suasana kondusif itu namun terus kita ingatkan agar suasana seperti ini tetap terjaga,” ujar Bupati.

Yang jelas ditambahkan Bupati, Pemkab Inhil sangat tidak menginginkan Negeri Sri Gemilang ini terjadi konflik dengan alasan tidak sependapat seperti peristiwa terkini yang terjadi Polikara Papua yang terkesan berbau sara. Pada intinya, Pemkab terus menyatukan toleransi peraneka ragam yang ada di Inhil, terutama toleransi keagamaan.

Sebab itu, Pemkab mempertemukan semua elemen aneka ragam di Inhil yang dinilai sedikit rawan terjadi hal serupa seperti di Papua. Meski Inhil cukup damai, tentram dan harmonis.

“Jadi kita terima masukan-masukan dari mereka, sesuai keinginan namun tidak menyimpang aturan. Kita dari pemerintah tetap akan memfasilitasi berbagai kebutuhan masyarakat sepanjang pandangan aturan tidak ada masalah,” imbuhnya. (mirwan/adv)




Sosialisasi PBDT, Pemkab Nilai Data Itu Nomor Satu

Asisten II Setdakab Inhil Fauzar saat menyampaikan kata sambutan, foto Humas Pemkab Inhil.
Asisten II Setdakab Inhil Fauzar saat menyampaikan kata sambutan, foto Humas Pemkab Inhil.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) meluncurkan program untuk daerah ini harus berdasarkan dengan data. Jika tidak, maka segala program baik dari pemerintah pusat sampai program ke daerah tidak akan tersalurkan dengan baik.

Pernyataan tersebut diungkapkan Asisten II Setda Kabupaten Inhil H Fauzar saat menghadiri Sosialisasi Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT) tahun 2015 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Inhil di aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Inhil jalan Akasia Tembilahan, Rabu (3/6/2015).

“Saya yakin tanpa data, kita tidak akan dapat membuat program maupun membuat pencanangan dengan baik, jadi data ini sangat penting dan paling utama, apapun kegiatannya,” ungkap Fauzar.

Sebab itu, atas nama pemerintah, ia sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang digelar BPS Kabupaten Inhil ini. Jika data benar maka katanya hasil dari berbagai program pemerintah akan menghasilkan yang baik pula sesuai harapan.

Ia sangat berharap dari pelaksanaan pendataan ini nantinya didukung penuh oleh masyarakat Kabupaten Inhil sehingga apa yang menjadi tujuan dapat tercapai dengan lancar dan sukses. Pada intinya, semuanya ini untuk kebaikan masyarakat.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Inhil Sukarwanto saat dikonfirmasi awak media kalau sosialisasi ini dilaksanakan secara serentak seluruh Indonesia. Ia menerangkan, basis data terpadu ini merupakan lanjutan pada tahun 2011 lalu.

“Dikarenakan sudah cukup lama, jadi hari in kita lakukan dalam bentuk pendataan pemutakhiran saja, bukan lagi melakukan pendataan semula. Yang jelas, pendataan kali ini kuncinya meminimalisir data yang tidak benar,” tandasnya.(mirwan/adv)




Peringatan Harkitnas, Pemkab Rohil Gelar Apel Bersama

20Bagansiapiapi (detikriau.org) – Peringati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 107 tahun, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir menggelar apel bersama yang diikuti seluruh pegawai/honorer instansi dan instansi TNI/ Polri serta siswa/siswi tingkat SMA se-Kecamatan Bangko.

Pada Apel Harkitnas, Wakil Bupati Rokan Hilir bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Apel berlangsung di halaman Purna MTQ Batu Enam, Komplek Perkantoran Pemkab Rohil, Bagansiapiapi, Rabu (20/05/15).

Hadir pada apel Harkitnas, Ketua DPRD Rohil, Nasruddin Hasan, Plt.Sekda, Surya Arfan, Kepala Kejari Bagansiapiapi, H.Zainuddin.SH.MH, Asisten I,II,III dan IV, serta seluruh Kepala Dinas/Badan dan Kantor dilingkungan Pemkab Rohil.

Pada Apel Harkitnas Ke-107, Wabup membacakan Pidato Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, Rudiantara dihadapan seluruh undangan dan peserta apel.

Usai Apel bersama, Acara dilanjutkan dengan menabur bunga di taman Makam Pahlawan Jalan Utama. Acara tabur bunga di taman Makam Pahlawan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. [tris/adv]




Peraih Prestasi Tertinggi UN SMP, Pemkab Rohil Janjikan Bantuan Beasiswa

BAGANSIAPIAPI, (detikriau.org) – Meningkatkan motifasi, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir menjanjikan hadiah berupa beasiswa bagi peraih nilai tertinggi Ujian Nasional (UN) tingkat SLPT 2015.

“Bagi siswa yang nantinya berhasil memperoleh predikaat tertinggi, kita akan berikan beasiswa,” ujar Erianda usai meninjau pelaksanaan UN, Senin (4/5/2015) kemaren.

Dalam kesempatan itu Wabup juga berpesaan kepada seluruh peserta UN untuk menyelesaikan tugas akhir di jenjang pendidikan menengah ini dengan baik serta juga mmapu meraih prestasi terbaik. “Kita pastinya berharap peserta UN tingkat SLTP sederajat tahun ini lulus seratus persen,” harap Wabup

Ujian nasional tahun ini masih menggunakan sistem manual. Soal UN bidang studi Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA ini berbentuk paket yang terdiri 50 soal objektif. UN sendiri akan dilaksanakan selama 4 hari

Dalam peninjauan pelaksanaan UN ini, Wabup didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Ir Amiruddin, Plt Sekda, dan Ketua Bappeda, M Job Kurniawan. (tris/adv)




Inhil Nyatakan Siap Dukung dan Sukseskan Program Nusantara Sehat

“Se-Indonesia Dimulai Tahun Ini”

Kadinkes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie
Kadinkes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyatakan siap mendukung dan mensukseskan Program Nusantara Sehat yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Pusat, beberapa waktu lalu.

Hal itu disampaikan Kepala Dinkes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie terkait dengan pelaksanaan program tersebut di seluruh Indonesia yang akan dimulai pada tahun 2015 ini.

Dikatakan Alvi, melalui Program Nusantara Sehat ini Pemerintah Pusat mengambil peduli dengan kondisi dan pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah terpencil, dengan menempatkan tim kerja kesehatan yang berjumlah sebanyak 5-8 tenaga medis dalam setiap timnya.

“Waktu pencanangan kemarin, Bupati Inhil selaku kepala daerah telah memberikan komitmennya, untuk mendukung dan menyukseskan Program Nusantara Sehat ini,” tutur Alvi saat berbincang dengan detikriau.org di ruang kerjanya, baru-baru ini.

Bentuk dukungan tersebut, lanjut mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil ini, ditunjukan melalui penyediaan fasilitas mulai dari keamanan, tempat tinggal dan lain-lainnya bagi petugas kesehatan yang akan berada di Negeri Seribu Parit selama 2 tahun dalam satu masa kontrak.

Terkait dengan waktu pelaksanaannya, kata Alvi lagi, untuk seluruh Indonesia dimulai pada Bulan April 2015, tetapi apakah penempatannya untuk Provinsi Riau dipusatkan di Kabupaten Inhil atau tidak, masih menunggu arahan dari Pemerintah Pusat.

“Di Riau ini, ada 5 kabupaten dan kota yang ditunjuk sebagai daerah penempatannya. Jadi, apakah dimulai tahun ini atau tahun depan kita belum tahu, karena masih menunggu petunjuk. Intinya, kita siap mendukung dan mensukseskan, apalagi kita dibantu tenaga kesehatan,” imbuhnya.(adi/adv)