Bupati Inhil: Boleh Mengkritik, Tapi Juga Harus Disertai Dengan Solusi

Bupati Inhil, HM Wardan
Bupati Inhil, HM Wardan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Terkait pembangunan Infrastruktur jalan yang kini sedang dijalankan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), banyak sekali kritikan-kritikan dari pengguna jalan bahkan masyarakat pada umumnya, baik melalui sosial media maupun berbicara dibelakang layar.

Hal ini ditanggapi Bupati Inhil HM Wardan saat meninjau lokasi MTQ tingkat Provinsi Riau 2014 di lapangan Gajah Mada Tembilahan, Jum’at (28/11/2014). “Sekarang ini, kalau mau mengkritik harus ada solusinya, jangan hanya mengkritik tanpa solusi,” Ujar Bupati.

Ia menjelaskan untuk saat ini pihaknya sedang menjalankan program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) yang tidak akan selesai dalam waktu singkat, tentu katanya membutuhkan waktu yang cukup lama. Selain itu, ia juga meminta kepada masyarakat tidak hanya melihat yang buruknya saja.

“Lihatlah juga yang sudah selesai, memang saat ini banyak yang masih dalam pekerjaan, tunggu tahun-tahun berikutnya, akan rampung kerjaan itu semua, sekarang ini saya baru memulai berbuat,” Tambah Bupati.

Dalam kesempatan itu, HM Wardan mengajak masyarakat Kabupaten Inhil turut membantu untuk kelancaran program yang dicetuskan Pemkab Inhil ini, serta dukungan penuh agar cepat terealisasi dengan baik.

Dalam pantauannya pada persiapan pelaksanaan MTQ ke 33 Tingkat Provinsi Riau itu Bupati didampingi oleh sejumlah pejabat dilingkungan Setdakab Inhil. Dilokasi ini, Bupati meninjau pelaksanaan pembangunan astaka, tribun serta sejumlah bangunan pendukung lainnya yang pengerjaannya sudah hampir rampung.(mirwan/adv pemkab Inhil)




Bupati Inhil Gelar Rapat Koordinasi Camat

IMG_4899TEMBILAHAN (detikriau.org) – Demi terialisasinya pembangunan di lingkungan kabupaten Indragiri Hilir, Bupati Inhil gelar rapat koordinasi camat se-Inhil bertempat di Aula Kantor Bupati Inhil Tembilahan, Selasa (11/11/2014).

Rapat yang berlangsung dari pukul 15.00 WIB ini diberi kesempatan masing-masing Camat untuk menyampaikan keluhan dan hal-hal yang belum bisa terlaksana, bahkan berupa laporan yang mesti dipenuhi Pemerintah Kabupaten Inhil.

Dari berbagai persoalan yang ditampung, Bupati berharap akan dapat menjadi acuan Pemerintah Kabupaten akan permasalahan yang dihadapi dimasing-masing kecamatan yang ada di Inhil ini.

“Sudah dapat saya simpulkan bahwa mayoritas kecamatan di Inhil ini persoalan infrastruktur dan penerangan yang jadi persoalan,” kata Bupati Inhil, HM Wardan saat menaggapi dalam rapat.

Terkait dengan persoalan penerangan, diakuinya layanan PLN sangat terbatas, apalagi sampai ke kecamatan ataupun desa. Saat ini kata Bupati, ibu kota kabupaten saja hidup secara bergilir.

“Saya akan serius menangani hal ini, karena begitu pentingnya masalah penerangan ini, apalagi kita tidak lama lagi akan menggelar MTQ pada tanggal 13 Desember mendatang,” tutur HM Wardan.

Untuk pembangunan kecamatan maupun desa, Bupati akan turun melihat situasi dan minta kepada Pemerintah Kecamatan di lingkungan Kabupaten Inhil untuk membuat agenda tersebut dalam waktu dekat ini.

“Saya ingin turun ke setiap kecamatan untuk meninjau langsung pekerjaan pembangunan, terutama kualitas proyek,” pungkasnya.(mirwan)




Akhir Oktober 2014, Realisasi Pembangunan Inhil Baru Capai 62 Persen

medium_26Banggar-Soroti-Rendahnya-Realisasi-APBDTEMBILAHAN (detikriau.org) – Hingga akhir oktober 2014, realisasi pembangunan di Inhil mencapai angka 62 persen. Diharapkan rapat evaluasi 10 november mendatang, capaian kinerja pembangunan ini akan mengalami peningkatan yang signifikan.

Pernyataan ini disampaikan oleh Asisten III Setdakab Inhil, H Afrizal, saat memimpin rapat evaluasi rutin realisasi pembangunan di Kantor Bupati setempat akhir pekan kemarin.

Mantan Kepala Disdukcapil Inhil ini optimis angka tersebut akan terus mengalami peningkatan mengingat saat ini proses pekerjaan dan pembangunan di daerah itu tengah berjalan.

“Sebagaimana pesan Bupati, seluruh kegiatan yang berjalan akan terus di pantau dan secara kontiniu dilakukan evaluasi. Dengan demikian jika terjadi kelemahan dapat segera diperbaiki,” paparnya.

Sebelumnyan Sekda Kabupaten Inhil, H Alimuddin RM menyatakan bahwa Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2014 sudah dapat dipergunakan. Sehingga tidak ada alasan lambatnya sebuah pekerjaan karena APBD belum dapat digunakan.(dro/*1)




Pemkab Inhil Sedikitnya Bangun 1000 Los di Pasar Kayu jati

imagesTembilahan (detikriau.org) – Pemkab Inhil, akan membangun seribu unit los dilokasi pasar kayu jati. Pembangunan pasar terbesar di Kecamatan Tembilahan hulu ini selain didanai melalui dana pemerintah juga didanai melalui Coorporate Sosial Responsibility (CSR) perusahaan swasta.

“Sebahagian besar los pasar yang dibangun diperuntukkan sebagi lokasi pemindahan pedagang di jalan Yos Sudarso Tembilahan. Dengan meningkatnya jumlah pedagang, kedepan kita berharap pasar ini akan tumbuh menjadi salah satu pasar terbesar yang akan mampu melayani semua kebutuhan masyarakat terutama masyarakat di Kecamatan Tembilahan hulu,” Ujar Bupati kemaren.

Ditambahkan Bupati, upaya pemindahan pedagang dari pasar terapung ke pasar kayu jati ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk menertibkan dan menjadikan kota Tembilahan yang bersih dan indah.

“Saat ini proses pembangunan pasar Kayu Jati  sedang berlangsung. Selesainya, seluruh pedagang yang kini membuka lapak dibadan jalan Yos Sudarso akan kita relokasi,” Tandas Bupati.(dro/adv pemkab inhil)