FH UNISI Selenggarakan Diklat Kemahiran Hukum

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Fakultas Hukum (FH) Universitas Islam Indragiri (UNISI) menggelar Diklat Kemahiran Hukum di Ruang Peradilan Semu Fakultas Hukum UNISI Jalan HR Soebrantas, Tembilahan, Sabtu (10/3/2018).

Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kemampuan atau kompetensi mahasiswa dibidang kemahiran Hukum yang akan berakhir pada hari Minggu, tanggal 11 Maret 2018.

Dekan Fakultas Hukum UNISI, Dr Tiar Ramon SH MH mengatakan bahwa kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Kemahiran Hukum ini sangat menunjang bagi peningkatan kemampuan dan profesionalitas kalangan mahasiswa hukum nantinya.

“Kegiatan ini dalam upaya meningkatkan kualitas mahasiswa Fakultas Hukum sekaligus merupakan salah satu syarat mengikuti ujian komprehensif dari Fakultas Hukum UNISI,” katanya.

Selain itu, Diklat Kemahiran Hukum merupakan bagian program kerja Fakultas Hukum UNISI yang bertujuan agar calon-calon serjana hukum benar-benar memiliki kemampuan akademik, profesional dan mampu mengusai ilmu dalam teori dan praktek.

“Hukum sebagai suatu norma dan peraturan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Hukum adalah petunjuk, perintah dan larangan bagi semua anggota masyarakat,” jelasnya.

Senada, Ketua Pelaksana, Nurhan mengutarakan hal yang serupa. Yang mana, kegiatan itu sebagian dari program kerja Fakultas Hukum UNISI

Adapun narasumber terdiri dari kalangan Hakim, Jaksa, Notaris dan Advokat. Dengan materi diantaranya berupa teknik pembuatan surat dakwaan dan gugatan, teknik pembuatan eksepsi dan pembelaan (Pledoi), teknik pembuatan surat gugatan dan jawaban tergugat, teknik pembuatan kontrak serta putusan hakim./mirwan




Beri Pembekalan, Polres Inhil Lakukan Pelatihan Fungsi Teknis Binmas

Tembilahan, detikriau.org – Polres Inhil lakukan pelatihan Fungsi Teknis Binmas. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Bhakti Rekonfu Polres Inhil Jalan Gadjah Mada Tembilahan ini dibuka resmi oleh Wakapolres Inhil Kompol Azwar S.Sos M.Si MH. Senin (14/11/2016)

Dalam arahannya dihadapan Peserta Pelatihan, Waka Polres menekankan bahwa pelatihan ini ditujukan sebagai refresing atau penyegaran bagi personel Fungsi Binmas. Sehingga nantinya dalam melaksanakan tugas dilapangan sduah dibekali dengan berbagai informasi terbaru.

Saat ini, fungsi Binmas lebih dikedepankan sebagai sebuah etalase Polri dimata masyarakat di desa-desa. Diibarakan jika Polri sebagai sebuah produk, maka konsumen akan lebih tertarik untuk membeli jika produk tersebut dipajang dietalase secara lebih apik dan menarik.

“Oleh karena itu, Bhabinkamtibmas haruslah selalu untuk mampu menjaga sikap, tindakan dan penampilan yang baik dihadapan masyarakat,” Pesan Wakapolres

Wakapolres juga berpesan kepada peserta untuk tidak saling berlomba berupaya menjadi Bhabinkamtibmas jika hanya ingin bersantau dan jauh dari pimpinan.

Bhabinkamtibmas adalah mata dan telinga pimpinan untuk itu Bhabinkamtibmas harus punya jaringan yang luas sehingga dalam melaksanakan tugas bisa bersinergi dengan unsur atau masyarakat terkait

Bhabinkamtibmas harus menguasai intel dasar sehingga mengetahui situasi apapun yang terjadi di wilayah penugasannya

“ dan haruslah selalu diingat bahwa sekarang ini pelaksanaan tugas, sikap dan tindakan kita di lapangan diawasi oleh masyarakat,” Ingatkan Wakapolres

Diakhir kalimatnya, Wakapolres mengucapkan selamat mengikuti pelatihan dan berharap semua peserta dapat mengikuti dengan baik dan bisa menambah pengetahuan dan wawasan./dro

 




Bidan Desa se-Inhil Ikuti Pelatihan Sistem Pencatatan dan Pelaporan Program KIA Angkatan I

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bidan desa se-Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti pelatihan sistem pencatatan dan pelaporan Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) angkatan I, Senin (24/8/2015).

Kegiatan yang ditaja oleh Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Inhil di aula Grand Hotel Tembilahan ini, dilaksanakan hingga tanggal 26 Agustus 2015.

Ketua Panitia Penyelenggara, Siti Munziarni mengatakan, tujuan pelatihan ini agar kegiatan pencatatan dan pelaporan di tingkat desa sesuai dengan standar dan petunjuk teknis sistem pencatatan dan pelaporan.

“Dalam pelatihan ini, para peserta akan diberikan materi tentang kebijakan Program KIA, integrasi Program Gizi, disiplin pegawai, pelaksanaan kegiatan Program Ibu dan Anak, pencatatan dan pelaporan Program Ibu dan Anak, serta presentase program oleh Puskesmas terpilih,” tutur Siti Munziarni.

Sementara itu, Sekretaris Diskes Inhil, Ridwan MKes yang ditemui awak media menyatakan bahwa pencatatan dan pelaporan ini sangat penting bagi pimpinan, untuk mengambil sebuah keputusan atau kebijakan seperti apa yang harus dilakukan ke depan, khususnya di bidang kesehatan.

“Kita ingatkan seluruh tenaga kesehatan yang ada di level paling bawah atau ujung tombak, supaya benar-benar serius dan fokus dalam melaksanakan tugas serta tanggung jawabnya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, serta jangan lupa bahwa pencatatan dan pelaporan itu sangat penting bagi kita,” imbuhnya. (adi/adv)




Diskop Rohil Gelar Pelatihan Manajemen Kopersi

Foto koperasiBagansiapiapi (detikriau.org) – Dinas Koperasi dan UKM Rohil gelar Pelatihan Manajemen Pengelolaan Koperasi /KUD. Pada Kegiatan, Diskop Mengundang Sebanyak 40 Koperasi yang ada dirohil.

Kegiatan Pelatihan dibuka secara resmi Oleh Kadiskop UKM Rohil, Jon Syafrindow, Selasa (11/08/2015) bertempat di Hotel Lucky Star. Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Pekanbaru, Abakin.SE dan Dari Diskop Sendiri ini diagendakan berlansung selama 4 Hari, dimulai tanggal 11 hingga 14 agustus 2015.

Kadis Koperasi UKM, Jon Syafrindow dalam sambutannya mengatakan, pemberdayaan manusia telah menjadi pokok yang tak bisa dipisahkan dari upaya mengatasi berbagai problema yang dihadapi Koperasi/UKM, hal ini tidak saja terkait dengan begaimana kualitas Sumber Daya Manusia yang mampu  memodrenisasi usahanya lewat penguasaan teknologi, tapi juga terletak pada kemampuan manajerialnya.

Maka upaya pendidikan dan pelatihan  kemampuan mengakses informasi dan teknologi dengan pemanfaatan secara optimal, serta kemampuan manajerial para pengelola Koperasi/UKM masih amat diperlukan.”Dalam kaitan  itu bila SDM handal maka diharapkan mereka mampu mengembangkan klaster-klaster bisnis dengan baik dan kokoh.”Ujar Jon.

Dirinya Juga berharap dengan  pelatihan manajemen pengelolaan Koperasi/KUD ini membawa dampak positif dan nyata bagi koperasi/KUD, berupa peningkatan kualitas SDM, peningkatan efisiensi dan efektivitas kerja serta pengerjaan pengelolaan Koperasi/KUD yang akuntabel atau dapat di pertanggung jawabkan dengan baik.

“karena  dari  321 unit Koperasi yang ada di Kabupaten Rohil masih ditemukan 242 unit koperasi yang  tidak aktif.”Pungkasnya.

Kegiatan ini sendiri ditujukan untuk  meningkatkan kualitas manajerial pengelolalaan  koperasi, semangat kewirausahaan , kreativitas pengelolaan  koperasi, kinerja, produktivitas koperasi dan meningkatkan profesionalitas pengelolaan koperasi. (tris/adv)




Target 1 Puskesmas 1 Desa Stop BAB Sembarangan, Diskes Inhil Gelar Pelatihan Pemicuan di Desa

Kabid PMK Dinkes Inhil, dr Saut Pakpahan memberikan sambutan
Kabid PMK Dinkes Inhil, dr Saut Pakpahan memberikan sambutan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Indragiri Hilir (Inhil) melalui Seksi Penyehatan Lingkungan menggelar pelatihan pemicuan di desa se-Kabupaten Inhil, yang merupakan bagian dari program pengembangan lingkungan sehat, Selasa (9/6/2015).

Kegiatan yang dilaksanakan di aula Wisma Kemuning Muda Tembilahan ini, diikuti sebanyak 53 petugas kesehatan, yang terdiri dari bidan desa dan sanitarian Puskesmas, dengan menghadirkan narasumber dari perwakilan Diskes Provinsi Riau.

Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK), dr Saut Pakpahan mengatakan, melalui pemicuan ini masyarakat diajak mengidentifikasi masalahnya sendiri dan merencanakan bentuk apa sarana yang diinginkan, sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya, sehingga ada perubahan pola perilaku masyarakat ke arah yang lebih baik.

Peserta terlihat antusias mengikuti Pertemuan Pemicuan Desa“Pelatihan ini bertujuan menciptakan petugas yang terampil dan handal dalam melakukan pemicuan di desa, supaya masyarakat termotivasi untuk perubahan dari Buang Air Besar (BAB) Sembarangan menjadi BAB di jamban sesuai dengan pola hidup bersih dan sehat, sehingga masalah kesehatan, seperti penyakit berbasis lingkungan yang masih tinggi dapat teratasi,” tutur Saut.

Senada dengan itu, Kepala Seksi (Kasi) Penyehatan Lingkungan Diskes Inhil, Herman Mahat SKM menjelaskan bahwa sesuai dengan target tahun ini, yaitu 1 Puskesmas 1 Desa Stop BAB Sembarangan, maka program pelatihan pemicuan ini diintervensikan pada 20 desa sasaran yang dianggap sudah mendekati pola Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Melalui pelatihan ini, petugas kesehatan yang berada di ujung tombak akan dibekali dengan ilmu pemicuan, sehingga diharapkan dapat mengajak seluruh masyarakat di wilayah kerjanya merubah perilaku mereka menjadi Stop BAB Sembarangan,” tambahnya.

Sementara itu, Pengelola Program Penyehatan Lingkungan Diskes Riau, Ignatius Trismon menyatakan bahwa saat ini di Provinsi Riau masih bermasalah dengan perilaku masyarakat yang melakukan BAB Sembarangan.

Apalagi jika dilihat dari segi geografis wilayah di Bumi Lancang Kuning ini. Dimana, masyarakatnya kebanyakan berada di daerah aliran sungai dan pesisir pantai. Hal ini, tentunya sangat berpotensi terhadap terjadinya perilaku masyarakat yang membuang air besar di sungai maupun di pantai.

“Jadi, pada tahun 2019 mendatang kita berharap seluruh desa di Riau ini sudah harus Stop BAB Sembarangan. Untuk mencapai target tersebut, kita tentunya harus ada terobosan-terobosan baru, baik di tingkat Puskesmas, Kabupaten hingga Provinsi, seperti dengan membuat Perda dan lain sebagainya, guna mendukung dan mewujudkan masyarakat Riau yang sehat,” imbuhnya. (adi/adv)

 




Dinkes Inhil Gelar Pelatihan Kader PHBS di Kuala Lahang

DSC_3964TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar pelatihan kader Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bertempat di aula Puskesmas Kelurahan Kuala Lahang, Senin (16/3/2015) kemaren

Pada pelatihan ini dihadiri Kabid Pembina Pengendalian Kemitraan dan Promosi Kesehatan (PPK PK) Dinkes Kabupaten Inhil Matzen S Kep Msi serta jajarannya, Kepala Puskesmas Kuala Lahang Zulfikar SKM MH, serta beberapa undangan lainnya.

Kepala Dinkes Kabupaten Inhil Dr Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kabid PPK PK, Matzen saat dikonfirmasi mengatakan kegiatan PHBS tersebut akan terus dilakukan diseluruh kecamatan yang ada di Bumi Sri Gemilang, minimal pada satu kecamatan tersebut satu desa/kelurahan yang diberi pelatian PHBS dengan materi yang sama.

Dijelaskan, kegiatan tersebut bertujuan agar setiap peserta pelatihan mampu melakukan pendataan minimal 10 KK untuk satu kadernya. Artinya, dalam waktu dekat masyarakat sudah bisa didata secara lengkap terhadap masalah PHBS ini.

“Sangat diharapkan kepada peserta pelatihan kader PHBS ini benar-benar pemahami materi yang telah disampaikan, dan dilanjutkan pemahaman materi tersebut kepada anggota keluarga terdekat dan seluruh masyarakat yang ada disekitar tempat tinggalnya,” tutur Matzen.

Selain persoalan PHBS, pihak Dinkes juga menyampaikan kepada peserta pelatihan kader terhadap manfaat rumah tangga sehat, penyampaian ini berfungsi supaya anggota keluarga tersebut mampu menciptakan keluarga sehat dan tidak mudah sakit, serta menjadikan anggota keluarga giat bekerja.

Perlu diketahui, pada pelatihan kader PHBS kali ini diikuti sebanyak 33 orang kader Posyandu se-Kelurahan Kuala Lahang dengan pemateri sebanyak 3 orang yakni, Kabid PPK PK Dinkes Inhil Matzen S Kep Msi, Kasi Pronkes Dinkes Inhil Fitri Astuti SST, dan Stap Pronkes Dinkes Inhil Mania Hairani.

“Materi yang kami sampaikan sebanyak 10 materi diantaranya seperti melakukan aktivitas fisik setiap hari, memberi bayi ASI eksikutif dan materi lainnya,” tutupnya.(mirwan/adv)