Update Covid-19 Provinsi Riau : 74 Positif, 46 Sembuh dan 6 Meninggal Dunia

ARBindonesia.com, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau mengumumkan perkembangan terbaru terkait data jumlah kasus terjangkit wabah virus corona atau Covid-19. Saat ini Senin (11/05/2020), total positif Covid-19 di Riau ada 74 kasus, sedangkan yang sembuh ada 46 kasus, dan meninggal dunia sebanyak 6 kasus.


Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengungkapkan, hari ini terdapat penambahan satu kasus positif dan tujuh pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh.


“Berarti jumlah kasus positif di Provinsi Riau sebanyak 74 orang. Dan adanya penambahan yang sembuh, maka total sembuh sebanyak 46 orang dan telah pulang. Sedangkan pasien positif dirawat saat ini sebanyak 22 orang,” katanya.


Lanjutnya, Mimi mengatakan, sesuai data yang telah ada, Pemprov Riau mempunyai data Orang Dalam Pemantauan (ODP) terakumulasi sebanyak 58.259 orang. Sedangkan, yang sudah dalam pemantauan 51.543 orang.


“Dalam pemantauan berjumlah 4.716 orang. Dari 58.259 tersebut, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terakumulasi yaitu sebanyak 949 orang atau 1,6% dari jumlah orang PDP yang ada di Provinsi Riau,” ungkapnya.


Kemudian, Mimi mengatakan, dari 949 PDP tersebut, yang telah dipulangkan atau sehat dikarenakan hasil swabnya negatif Covid-19 sebanyak 676 orang atau 71,2% dari jumlah PDP.


“Sedangkan yang meninggal pada kasus PDP tersebut sebanyak 105 orang atau 11,1% dari jumlah PDP. Dan yang masih dirawat yaitu 168 orang yang tersebar di 33 rumah sakit rujukan yang ada di Provinsi Riau,” pungkasnya. (MCR/AQB)


Sumber : mediacenter.riau.go.id




Disuruh Bangun Karena Sudah Siang, Anak ini Malah Hantam Pakai Botol Kepala Bapak Tirinya

ARBindonesia.com, PEKANBARU – Hanya pasal disuruh bangun karena hari sudah siang, HS (L-20 th) warga Jalan Tirtonadi  Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, tega melakukan penganiayaan terhadap bapak tirinya Dasman (52 th), Minggu (10/5/2020) sekitar pukul 13.30 Wib.


Atas peristiwa tersebut, Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto mengatakan bahwa HS yang merasa kesal karena tak terima dibangunkan dari tidurnya, lantas mengambil sebuah botol kaca dan langsung memukulkannya kearah kepala korban, Senin (11/5/2020).


“Saat hendak keluar rumah, dalam keadaan sempoyongan serta kepala yang banyak mengeluarkan darah, korban masih sempat membalikkan badan dan menendang tersangka,” terangnya.

Namun tersangka kembali mengambil botol yang lain dan kembali memukulkannya ke arah kepala korban hingga korban terjatuh.


Saat terjatuh itupun tersangka kembali mengambil kayu broti dan memukulkannya ke arah punggung korban hingga korban tak berdaya.


Melihat kejadian tersebut anak kandung korban yang bernama Mutiara beteriak, hingga tetangga yang mendengar teriakan tersebut berdatangan.


“Sedangkan tersangka langsung melarikan diri selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rumbai untuk diusut lebih lanjut,” papar Kombes Sunarto.


Lanjutnya, atas perintah Kapolsek Rumbai IPTU Viola Dwi Anggreni, SIK kemudian Kanit Reskrim IPTU Lukman, SH bersama Team Opsnal langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP)  dan melakukan penyelidikan.


“Sekitar pukul 20.00 Wib akhirnya tersangka berhasil ditangkap oleh Team Opsnal yang dibantu oleh warga, selanjutnya tersangka dan barang bukti di bawa ke Polsek Rumbai untuk pengusutan lebih lanjut,” tuturnya. (Humas Polda Riau)


Editor Arb




Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad Sudah Terima 2272 Spesimen

ARBindonesia.com, PEKANBARU- Laboratorium Biomolekuler yang ada di RSUD Arifin Achmad, untuk meneliti sampel swab pasien suspect corona di Riau, hingga saat ini sudah menerima 2272 sampel spesimen. Dari total jumlah sampel tersebut, yang sudah diperiksa sebanyak 1626.


Hal tersebut disampaikan langsung oleh Juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Riau dr Indra Yopi, saat konferensi pers penyampaian update pasien positif Covid-19 di Riau, Minggu (10/5/2020).


Dikatakan dr Yopi, bahwa saat ini tiga alat PCR di RSUD Arifin Achmad juga sudah bisa digunakan seluruhnya.


“Tiga alat PCR yakni pengadaan Pemprov Riau pada tahun 2020, kemudian satu alat milik Dinas Peternakan Riau dan satu alat pinjaman dari BBPOM Pekanbaru semuanya bisa dipergunakan,” katanya.


Dengan adanya tiga alat PCR tersebut, maka setiap harinya, sampel swab pasien suspect corona di Riau yang bisa diperiksa mencapai 150 an sampel. Hal ini tentunya dapat mempermudah kerja tim gugus tugas dalam penangangan pasien yang sudah diketahui hasil uji swabnya.


“Dengan bisa dilakukannya pengujian hingga 150 sampel per hari, maka antrian pemeriksaan sampel bisa diperpendek. Yang biasanya memakan wakt hingga lima hari dari pengambilan sampel hingga diketahui hasilnya, saat ini hanya menamakan waktu dua hingga tiga hari saja,” sebutnya.


Percepatan waktu mengetahui hasil tersebut, juga memudahkan tim medis untuk melakukan penanganan kepada pasien. Dimana, jika hasilnya diketahui positif maka akan langsung dilakukan perawatan intensif.


“Kalau negatif, maka bisa dipulangkan atau dipindahkan keruangan perawatan umum jika masih ada keluhan sakit. Hal ini juga bisa menghemat penggunaan Alat Pelindung Diri tenaga medis,” ujarnya. (MCR/MS).


Sumber : mediacenter.riau.go.id




Riau Unggul Grafik Pasien Sembuh Secara Nasional

ARBindonesia.com, PEKANBARU – Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Riau mendata angka kesembuhan pasien positif di Provinsi Riau secara grafik lebih tinggi secara Nasional.


Penjelasannya, jika di Riau, grafik pasien sembuh misalnya empat. Maka, angka pasien positif satu.


Jika dibandingkan, secara nasional angka kesembuhan, kata juru bicara gugus tugas Provinsi Riau, justru lebih rendah.


”Ini suatu pencapaian bahwa kesembuhan di Riau unggul secara nasional,” terang Juru Bicara Penanggulangan Covid-19 Provinsi Riau, dr Indra Yovi.


Hal ini kata Yovi, sesuai fakta, Minggu (10/5/2020), dari penambahan dua pasien positif. Sementara angka kesembuhan ada empat.


”Yang sembuh hari ini ada lima, empat asal Pekanbaru dan satu dari Dumai,” ungkap Yovi.


Secara keseluruhan, angka kesembuhan di Riau, saat ini telah mencapai angka 44 orang. Maka, jika dibuat grafik nya angkanya mencapai 50 persen.


”Artinya kesembuhan di Riau mencapai angka 50 persen. Sedangkan secara nasional hanya 19 persen,” papar Yovi.


Artinya, sambung Yovi, penanganan pasien di Riau bisa dikatakan lebih baik secara nasional.


”Melihat grafik ini yang landai. Maka, proses penyembuhan pasien dapat kita maksimalkan di Riau,” kata Yovi.


Namun, meski telah di perbolehkan pulang. Terhadap pasien tersebut, ungkap Yovi, tetap dilakukan pemantauan kesehatannya.


”Setelah diperbolehkan pulang, pasien kita sarankan melakukan isolasi mandiri selama tujuh hingga 14 hari dirumah,” sebut Yovi.


Sumber : mediacenter.riau.go.id




Sebanyak 39 Pasien Covid 19 di Riau Dinyatakan Sembuh

Foto : Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Riau, dr Indra Yovi


ARBindonesia.com, PEKANBARU – Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Riau, dr Indra Yovi mengumumkan, bahwa per tanggal 10 Mei 2020, terdapat penambahan pasien sebelas pasien sembuh dan pulang di Riau. Sehingga di Riau totalnya sudah 39 pasien yang telah dinyatakan sembuh.


Adapun sebelas pasien yang baru saja sembuh ini, yakni Tn. AS (54) warga Kabupaten Indragiri Hulu, Ny. DS (86) warga Kota Pekanbaru, Ny. DA (42) warga Kota Pekanbaru, Tn. R (44) warga Kota Dumai, Ny. K (46) warga Kota Dumai, Ny. S (31) warga Kota Dumai, Ny. T (39) warga Kota Dumai, Ny. IY (29).


Kemudian, warga Kota Dumai, Tn. DYA (2) warga Kota Dumai, Tn. S (69) warga Kota Pekanbaru, dan Tn. IS (71) warga Kota Dumai.


“Sebelas pasien sembuh ini terdiri dari pasien sembuh yang diumumkan hari ini dan akan diumumkan besok. Totalnya sebelas, karena ini kabar baik, makanya kami sampaikan cepat,” kata Indra di Gedung Daerah Provinsi Riau, Minggu (10/5/2020).


Sehingga saat ini, total pasien positif Covid-19 yang masih dirawat totalnya ada 28 pasien lagi.


“Total keseluruhan kasus positif Covid-19 di Riau per hari ini sudah 73 kasus. Dengan keterangan 28 dirawat, 39 sehat dan sudah dipulangkan, dan 6 meninggal dunia,” tukasnya. (MCR/PR)


Sumber : mediacenter.riau.go.id




Update Covid-19 Riau, 2 Penambahan Pasien Positif Covid 19

Foto screnshot corona.riau.go.id


ARBindonesia.com, PEKANBARU – Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Provinsi Riau, dr. Indra Yovi mengumumkan bahwa saat ini terdapat penambahan dua orang pasien positif terpapar virus corona dan lima orang pasien telah dinyatakan sembuh.


Hal tersebut disampaikan dr. Yovi, saat melakukan Press Conference di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi Pekanbaru, Minggu (10/05/20).


“Iya terdapat penambahan dua kasus positif baru, tapi yang sembuh juga ada lima pasien,” ucapnya.
Ia melanjutkan, dengan bertambahnya dua pasien tersebut, maka saat ini jumlah kasus positif di Riau sebanyak 73 kasus.


Untuk pasien yang ke-72, berjenis kelamin laki-laki berinisial (UM) di rawat di rumah sakit Indragiri Hilir (Inhil), pasien tersebut berasal dari cluster santri dari Magetan Jawa Timur (Jatim).


Sedangkan untuk pasien yang ke-73, berjenis kelamin Perempuan yang berinisial R (46) warga Tapung Hulu Kabupaten Kampar, saat ini di rawat dan diisolasi di rumah sakit swasta di Pekanbaru.


“Untuk pasien yang ke 73 ini memiliki riwayat perjalan dari Medan Sumatera Utara dan mempunyai penyakit dasar, berdasarkan hasil tracing ada sekitar 15 orang yang berkontak erat dengan pasien,” ucapnya.


Berita baiknya, jelas Jubir COVID19 ini, lima pasien yang sembuh tersebut empat orang berasal dari Kota Pekanbaru dan satu orang dari Kota Dumai.


Dijelaskannya bahwa sebenarnya total yang sembuh adalah 44 orang, akan tetapi data 5 pasien yang baru sembuh tersebut akan dimunculkan pada data nasional Covid-19 keesokan harinya.


“Baru besok pagi akan diumumkan secara nasional kalau kita ada penambahan lima pasien yang sembuh,” tuturnya. (MCR/IP)


Sumber : mediacenter.riau.go.id


Editor Arb