2 Hotspot Terdeteksi di Riau

ARBindonesia.com, PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi 16 titik panas atau hotspot di Pulau Sumatera, pada Senin (25/5/2020) pukul 06.00 WIB.


“Dari jumlah hotspot itu, paling banyak di Provinsi Sumatera Selatan yaitu lima titik panas. Diikuti Sumatera Barat empat titik, Bangka Belitung tiga titik, serta Bengkulu dan Riau masing-masing dua titik,” kata Prakirawan BMKG Pekanbaru, Bibin Sulianto di Pekanbaru, Senin pagi.


Yang mana, dua titik panas di Riau yang berada di atas level confidence 50 persen ini, tersebar di Kabupaten Kampar dan Pelalawan masing-masing satu titik.


“Keduanya berada di level confidence sedang. Baru bisa diduga kuat sebagai titik api apa bila hotspotnya berada di level confidence tinggi,” jelasnya. (MCR/PR)




Menkes Terawan Agus Putranto Tetapkan PSBB 5 Daerah di Riau

ARBindonesia.com, PEKANBARU – Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto resmi menetapkan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di sejumlah wilayah Riau, yakni di Kabupaten Kampar, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Siak, Kabupaten  Bengkalis dan Kota Dumai.


Penetapan PSBB ini tertulis dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI, nomor HK.01.07/MENKES/308/2020. Tanggal 12 Mei 2020. Dalam rangka percepatan penanganan Virus Disease 2019 (COVID-19).


Dalam surat keputusan tersebut disebutkan, Pemerintah daerah Kabupaten Kampar, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Siak, Kabupaten  Bengkalis dan Kota Dumai di Provinsi Riau wajib melaksanakan PSBB sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan secara konsisten mendorong dan mensosialisasikan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat.


Dilansir dari mediacenter.riau.go.id, Gubernur Riau Syamsuar menyampaikan, PSBB ini telah melalui berbagai pertimbangan dan kajian. Bahwa data yang ada menunjukan telah terjadi peningkatan dan penyebaran kasus  Covid 19 yang signifikan di wilayah, Kampar, Pelalawan, Siak, Bengkalis dan Dumai.


Kemudian, masih kata Syamsuar, PSBB yang di telah ditetapkan ini berdasarkan hasil kajian epidemilogi dan pertimbangan kesiapan daerah dalam aspek sosial, ekonomi, serta aspek lainya perlu dilaksanakan PSBB di 5 Kabupaten/Kota tersebut.


“Berdasarkan pertimbangan itulah Menteri Kesehatan RI, Bapak Terawan Agus Putranto telah menetapkan Keputusan Menteri Kesehatan tentang PSBB di wilayah Kabupaten Kampar, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Siak, Kabupaten  Bengkalis dan Kota Dumai,” kata Gubernur Riau Syamsuar, pada Selasa (12/5/2020) malam.


“Kami berharap kepada Pemerintah Kabupaten/Kota di Riau yang telah di tetapkan PSBB oleh Menteri Kesehtan RI, wajib melaksanakan PSBB sesuai ketentuan peraturan perundang – undangan dan secara konsisten mendorong  serta mensosialisasikan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat,” ujar Syamsuar.


Ditetapkan 5 daerah kabupaten/kota tersebut, berarti sudah 6 daerah yang berstatus PSBB. Sebelumnya Kota Pekanbaru yang merupakan Ibu Kota Provinsi Riau juga sudah diberlakukan penetapan PSBB oleh Menkes RI.


Daerah di Riau yang tidak berstatus PSBB adalah, Kabupaten Kuansing, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Indragiri Hilir, dan Kabupaten Meranti. (MCR)




Tim Pansel Umumkan 72 Calon Lulus Seleksi PTP Pemprov Riau

ARBindonesia.com, PEKANBARU – Tim Panitia Seleksi (Pansel) Pejabat Tinggi Pratama (PTP) Pemprov Riau telah mengumumkan 72 calon yang dinyatakan lulus tes akhir untuk memperebutkan 24 jabatan.


Dilansir dari mediacenter.riau.go.id, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau Ikhwan Ridwan mengatakan, 72 peserta tersebut telah disesuaikan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipilih. Kemudian dari 24 OPD yang dibuka, masing-masing diisi 3 calon peserta.


Disebutkan Ikhwan, Pengumuman berdasarkan Keputusan Pansel Nomor Kpts: 25/Pansel/JPTP/2020 tentang Penetapan Hasil Akhir Seleksi Terbuka Jabatan PTP di Lingkungan Pemprov Riau tahun 2020 yang ditandatangani Ketua Tim Pansel Ashaluddin Jalil.


“Hasil assesment sudah dilaporkan ke Pak Gubernur, masing-masing OPD ada tiga orang yang dinyatakan lulus. Ini semua hasil dari proses assement yang telah diikuti peserta, mulai dari awal pendaftaran sampai tes bersama Pansel,”katanya, Selasa (12/5/20).


Setelah disetujui oleh Gubernur langkah selanjutnya kata Ikhwan, hasil dari assement tersebut diserahkan ke Komite Aparatus Sipil Negara (KASN). Hal ini untuk mendapatkan persetujuan penetapan calon pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemprov Riau.


Dijadwalkan, dalam waktu dua tiga hari ini, hasil assement ini diserahkan ke KASN, lengkap dengan nilai ujian mereka yang telah dijalani selama proses assement. Setelah itu barulah seluruh pejabat yang disetujui oleh KASN, menjalani proses wawancara dengan Gubernur Riau.


Setelah hasil KASN itu papar Ikhwan, Gubernur Riau yang akan menentukan satu nama dari tiga nama yang lulus assesment. Untuk menempati jabatan 24 OPD yang saat ini masih kosong.


“Jadi hanya ada satu nama yang akan ditentukan oleh Pak Gubernur. Setelah itu barulah diadakan pelantikan pejabat untuk 24 OPD itu,”ulasnya.


Berikut tiga nama peserta yang lulus asesment untuk 24 jabatan eselon II di lingkungan Pemprov Riau:


1. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Riau: Asmuni, Jendri, Salmon Ginting.


2. Kepala Inspektorat Riau: Hendro Lukito, Noverius, Sigit Juli Hendriawan.


3. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Riau: Amri Juli Harnis, Purnama Irawansyah, Sopyan Hadi.


4. Kepala Badan Pendapatan Daerah Riau: Herman, Ispan Sutan Syaputra Hasibuan, Raja Kurniawan.


5. Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Riau: Kaifi Azmi, Muflihun, Ramlah.


6. Kepala Dinas Perkebunan Riau: Manap Tambunan, Vera Virgianti, Zulfadli.


7. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Riau: Agus Mandar, Edy Syafwannur, Yurnalis.


8. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Riau: Iman Sukendar, Mumun Murod, M Edy Afrizal.


9. Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura Riau: Purnama Irwansyah, Syahfalefi, Yuliatmi


10. Kepala Dinas PUPR dan PKPP Riau:Muhammad Amin, Rudy Taufik Oesman Hamid.


11. Kepala Dinas Pendidikan Riau: Edi Rusma Dinata, Kamsol, Zul Ikram.


12. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Riau: Bobi Rachmat, Burhan Gurning, Rosdi.


13. Kepala Dinas Pariwisata Riau: Indra Suandi, Muhammad Arifin, Roni Rakhmat.


14. Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi UKM Riau: Asrialzal, Marianto Syam, Mohammad Azza Faroni


15. Kepala Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan Riau: Elly Suryani, Feradis, Rahmat Setiyawan.


16. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Riau: Edwin Supradana, Helmi D, Heri Afrizon,


17. Kepala Dinas Sosial Riau: Chairani, Jim Gafur, Tengku Zul Effendy,


18. Kepala Satpol PP Riau: Dendi Zulhairi, Hadi Penandio, Yuliasman


19. Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Riau: Astra Nugraha, Abdul Madian, Jhon Armedi Pinem.


20. Kepala Biro Kesra Setdaprov Riau: Anshari Kadir, Zulkifli Syukur, Zulkifli.


21. Kepala Biro Umum Setdaprov Riau: Eko Rahdippa, Irwan Kurniawan, Ferry Yusnadi.


22. Kepala Biro Ortal Setdaprov Riau: Heri Yanto, Kemal, Marpizal Syaputra,


23. Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Riau: Agusalim, Iryan Cahyadi, Umar.


24. Kepala Biro Adpim Riau: Alzuhra Dini Alinoni, Devi Rizaldi, Wira Haryoko. (MCR Riau/NOR)




Penertiban Pedagang di Lokasi Ramayana Pekanbaru Ricuh

Foto penertiban pedagang dilokasi ramayana, doc. Humas Polda Riau


ARBindonesia.com, PEKANBARU – Penertiban pedagang pada lokasi parkir Ramayana Pekanbaru yang digunakan pedagang sebagai tempat berjualan berujung ricuh.


Penertiban itu dilakukan oleh oleh petugas security pihak internal PT MPP dengan jumlah sekitar 50 orang, Selasa (12/5/2020) pagi sekitar pukul 08.30 Wib.


Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto menyampaikan kericuhan kejadian pada saat pihak security membuka terpal yang digunakan pedagang untuk berjualan.


“Terjadi tarik menarik tali terpal yang akan dipasang, selanjutnya dari arah belakang para pedangan berlari kearah security,” tuturnya.


Saat itu langsung terjadi perlawanan dari para pedagang dengan melemparkan batu, kayu dan benda yang ada di sekitar lokasi yang mengakibatkan pecahnya kaca ventilasi PT MPP dan kerusakan rolling door.


“Serta adanya kendaraan roda empat milik pengujung yang sedang parkir mengalami pecah kaca belakang akibat lemparan batu pedagang,” ungkap Sunarto.


Lanjutnya, karena kalah jumlah security lebih sedikit dari pedagang, akhirnya security di tarik kedalam untuk menghindari keributan yang lebih besar.


“Sekira pukul 08.50 Wib, Kapolsek Kota AKP Sunarti beserta anggota Polsek Kota datang ke TKP untuk  menenangkan para pedagang dan meminta semua pihak agar menahan diri,” imbuhnya.



Editor Arb




Duel dengan Korban Wanita di Pekanbaru, Spesialis Jambret Gagal Lancarkan Aksinya

ARBindonesia.com, PEKANBARU – Spesialis jambret kembali beraksi di Pekanbaru, kali ini aksinya gagal saat menjambret seorang wanita yang sempat berduel dengan pelaku, Jumat (8/5) sekira pukul 23.30 WIB.


Jambret tersebut bernama Shadam Piko (29) seorang juru parkir lari kocar-kacir setelah berduel dengan korban, Mutma’innah (28), di Jalan M Yatim (tempat pembuangan sampah) Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, Riau.


Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto memaparkan peristiwa penjabretan tersebut berawal Mutma’innah bersama ibunya, Israwati, pergi ke tempat pembuangan sampah di Jala M Yatim untuk mencari barang dan surat berharga yang telah dibuang oleh adik kecilnya.


Kemudian pada saat ibunya menyisir sampah-sampah dan pelapor, Mutma’innah, memberikan penerangan menggunakan senter di handphone nya tiba-tiba datang dari arah belakang pelapor pelaku, Shadam, menyekap dari belakang menggunakan kedua tangannya dan hendak mengambil handphone yang dipegang oleh pelapor.


Kemudian pelapor langsung mempertahankan handphone yang ada ditangannya dan saat itu terjadilah tarik menarik handphone sehingga menyebabkan pelapor dan pelaku terjatuh dan terguling di jalanan.


“Melihat aksi tarik menarik antara anaknya dan pelaku, ibunya langsung berteriak ‘maling, jambret, tolong tolong’, teriak ibu pelapor,” kata Sunarto memaparkan kejadian tersebut, Selasa (12/5).


Mendengar teriakkan tersebut, pelaku langsung berdiri dan pergi ke arah sepeda motornya hendak melarikan diri. Pelapor sempat menahan kunci sepeda motor pelaku namun pelaku langsung mengigit tangan kanan pelapor hingga pelapor melepaskan tangannya dari kunci kontak sepeda motor milik pelaku.


Selanjutnya, warga sekitar saat mendengar teriakkan meminta tolong, saksi Riski bersama beberapa rekannya  ikut membantu pelapor dan menangkap pelaku sehingga pelaku tidak berhasil melarikan diri.


Atas kejadian tersebut tangan sebelah kanan pelapor mengalami memar dan luka dan juga mengalami kerugian materil sebesar Rp. 3.300.000,- (tiga juta tiga ratus ribu rupiah) serta melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Senapelan guna proses lebih lanjut.


Barang bukti 1 unit handphone merk OPPO F11 warna ungu, 1 unit sepeda motor merk Honda beat warna Hitam-Pink dengan Plat Polisi BM 3914 IO, dengan No. Rangka : MH1JM1117JK908564 dan No. Mesin : JM11E891654, berikut kunci kontak.


Pelaku Tertangkap oleh Warga


Warga berhasil menangkap pelaku saat hendak melarikan diri menggunakan sepeda motornya.


Warga bersama korban langsung melaporkan kepada Anggota Piket Reskrim Polsek Senapelan.


Petugas saat mendapatkan informasi bahwa ada penangkapan pelaku curas oleh warga di Jalan M Yatim Kelurahan Kampung Salam Kecamatan Senapelan.


Selanjutnya Piket reskrim melakukan koordinasi kepada Kanit Reskrim, IPTU  K.F Sinuraya, dan kemudian Kanit Reskrim melaporkan kepada Kapolsek Senapelan, KOMPOL Kari Amsah Ritonga.


Kanit Reskrim beserta Piket Reskrim dan Piket SPKT Polsek Senapelan pergi ketempat kejadian yang dimaksud dan sesampainya ditempat kejadian Anggota Reskrim langsung mengamankan pelaku, Sabtu (9/6) sekira pukul 00.00 WIB.


“Saat dilakukan interograsi dan pelaku membenarkan kejadian tersebut bahwa pelaku hendak mengambil handphone milik pelapor namun tidak berhasil dikarenakan pelapor ada melakukan perlawanan,” tutur Sunarto


Berdasarkan keterangan pelaku, Shadam Piko, bahwa telah berulang kali melakukan tindak pidana pencurian lainnya sebanyak 24 kali.


TKP jambret yang sudah dilakukan pelaku:


1. Simpang manggis (Burger King), Kec. Tampan, Handphone (merk tdk ingat), bulan desember 2019
2. Pasar pagi Panam Kec. Tampan, Hp xiaomi, Desember 2019
3. Jl. SM. Amin (Loket ALS) Kec. Tampan, Hp Vivo, desember 2019
4. Jl. Arengka II Kec. Tampan, Hp Vivo, januari 2020
5. Jl. Purwodadi Kec. Tampan, Hp Vivo, januari 2020
6. Jl. Kutilang sakti Kec. Tampan, Hp Vivo, januari 2020
7. Garuda sakti Km.8 Kec. Tapung, Hp Oppo, februari 2020
8. Jl. Payung sekaki (Kantor camat payung sekaki), Hp Oppo, februari 2020
9. Kubang raya (sblm kebun binatang) Kec. Siak hulu, Hp Oppo, februari 2020
10. Kubang raya Kec. siak hulu, hp (merk tdk ingat), februari 2020
11. Jl. Rajawali sakti Kec. Tampan, Hp Vivo, bulan februari 2020
12. Jl. Soekarno hatta Kec. Payung sekaki, Hp (merk tdk ingat), Maret 2020
13. Jl. Garuda sakti Km.2 Kec. Tampan, Tas berisikan dompet dan uang tunai Rp. 128.000,-, bulan maret 2020
14. Jl. Soebrantas Kec. Tampan, Hp Lenovo, bulan april 2020
15. Jl. Tuah karya Kec. Tampan, Hp Samsung J1, bulan april 2020
16. Jl. Bangau sakti Kec. Tampan, Hp Vivo, bulan April 2020
17. Jl. Delima ujung Kec. Tampan, Hp Advan, bulan Mei 2020
18. Jl. Inpres Kec. Marpoyan damai, Hp Vivo, bulan mei 2020


TKP Pencurian/Curat:


1. Parkiran Giant Panam Kec. Tampan, Hp Infinix, bulan juni 2019
2. Lintas pekanbaru – Bangkinang (dekat kampus UIN Kec. Tampan, Sepatu roda, desember 2019
3. Jl. Rowobening (dekat indogrosir) Kec. Tampan, 1 buah tabung gas elpiji 3 Kg, januari 2020
4. Jl. Lobak Kec. Tampan, 1 buah tabung gas elpiji 3 Kg, februari 2020
5. Jl. Taman karya Kec. Tampan, Laptop merk acer (bingkar rumah), februari 2020
6. Jl. Rambutan Kec. Marpoyan damai, 1 buah Bad cover, maret 2020.


Editor Arb




Wow! Jubir Presiden RI jadi Pemateri di Seminar Online Kovid Psikologi UIN Suska Riau

ARBindonesia.com – Komunitas Virtual dengan Psikologi (Kovid Psikologi) menaja Seminar Online Nasional jilid V. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Jumat, 8 Mei 2020 itu masih mengusung tema seputar Covid 19.


“Tema yang diangkatkan pada seminar kali ini adalah Meningkatkan Iman, Imun dan Aman dalam Menghadapi Covid 19,” ungkap Cahaya Makbul selaku koordinator acara, Senin (11/5/2020).


Selanjutnya Humas Kovid Psikologi, Mulkismawati menjelaskan bahwa seminar jilid V ini menghadirkan tiga pemateri sekaligus.


“Ketiga pemateri tersebut adalah Dekan Fakultas Psikologi UIN SUSKA Riau Prof.Dr.Khairunnas Rajab,M.Ag, Ketua Ikatan Dokter Indonesia Provinsi Riau dr.Zul Asdi,SpB,M.Kes dan Juru Bicara Kepresidenan Republik Indonesia Dr. Ir.H. Fadjroel Rahman,MH,” jelasnya.


Sesuai dengan tema yang diangkat, ketiga pemateri memberikan materi sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.


Prof Dr.Khairunnas Rajab sebagai seorang Psikoterapist Islam menerangkan tentang peran iman sebagai sumber terapi spritual dalam menghadapi covid 19.


“Iman dan taqwa adalah sumber kekuatan yang ikut membantu menguatkan imun,” terangnya.


Di sisi lain, sebagai seorang Tenaga Medis, dr. Zul Asdi  menjelaskan bagaimana pentingnya meningkatkan imun di tengah wabah covid 19.


“Menjaga kebersihan dan menerapkan pola hidup sehat adalah kunci menjaga imun,” katanya.


Yang paling ditunggu oleh peserta seminar adalah pemaparan dari bung Fadjroel Rahman sebagai perwakilan pemerintah Indonesia yang menjelaskan tentang kebijakan dan strategi pemerintah Indonesia dalam menghadapi covid 19.


“Presiden melalui Kabinet Indonesia Maju memang memprioritas masalah kesehatan. Dibentuknya Satuan Gugus dari pusat sampai daerah merupakan bentuk nyata kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid 19,” ungkap Fajdroel Rahman.


Hal yang menarik dari seminar online kali ini adalah kehadiran sang jubir yang dengan kepiawaiannya memberikan materi serta karakternya yang semangat dan low profile membuat suasana saat diskusi menjadi lebih hidup.


Para pemateri juga saling sapa dan berinteraksi layaknya bukan dalam pertemuan virtual. Peserta yang membludak membuat panitia berinisiatif menayangkan secara live di youtube channelnya Kovid Psikologi.


Seminar yang dimoderatori oleh Ulfa Rima Ramadanti, mahasiswi magister psikologi UIN SUSKA ini berlangsung selama 2 jam 30 Menit.


“Saya sangat senang mengikuti seminar yang ditaja oleh Kovid Psikologi ini karena materinya kekinian dan pematerinya memang orang-orang yang ahli di bidangnya. Ini bukan kali pertama saya ikut,” ucap Marlen Angela Daek, salah seorang peserta seminar dari Kupang.


Dekan Fakultas Psikologi UIN-SUSKA dan Ka Prodi Magister Psikologi UIN SUSKA Riau memberikan apresiasi kepada tim Kovid Psikologi.


“Kini Kovid Psikologi semakin diminati dan menjadi perhatian publik. Setelah menghadirkan beberapa pakar dan menyelesaikan 5 sesi seminar Nasional online, bahkan dilirik oleh media lain yg ingin ikut terlibat mempublish juga, seperti ARB INdonesia.com. Kami berharap Kovid Psikologi kiranya dapat menjadikan psikologi semakin gemilang. Terima kasih Tim Kovid Psikologi, karena telah mengharumkan nama Fakultas Psikologi,” ungkap Dekan Fakultas Psikologi UIN Suska Riau tersebut.


Beberapa catatan penting dari seminar tersebut adalah perlunya sinerginitas antara kekuatan spritual yang akan berefek pada imunitas seseorang dalam menghadapi wabah covid 19 ini.


Pelaksanaannya secara menyeluruh harus ditopang oleh kebijakan yang cepat dan tepat dari pemerintah sebagai pihak yang paling bertanggung jawab dalam memberikan rasa aman pada seluruh rakyatnya. Kerjasama yang bersinergi antara semua pihak semoga bisa membuat Indonesia segera aman dari Covid 19. (MS).


Editor Arb