Persiapan Lomba Tingkat Nasional, Bunda PAUD Inhil Ikuti Pelatihan

IMG_4387TEMBILAHAN (detikriau.org)-Sebagai persiapan menjelang pelaksanaan lomba Bunda PAUD berprestasi tingkat nasional, yang rencananya digelar pada Bulan Desember 2014 mendatang, Bunda PAUD Kabupaten Indragiri Hilir, Hj Zulaikhah mengikuti pelatihan dan pembinaan di Kota Pekanbaru, Jum’at (7/11).

Kegiatan yang dipusatkan di aula Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau ini, turut dihadiri Kepala Bidang PLS Disdik, Ketua Himpaudi dan mitra PAUD Kabupaten Inhil.

Bunda PAUD Inhil, Hj Zulaikhah mengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut, pihaknya telah memaparkan berbagai materi terutama yang berkaitan dengan prestasi yang telah dicapai PAUD Inhil. Setelah dilakukan evaluasi oleh tim dari pusat, ternyata ada beberapa hal yang harus diperbaiki dan disempurnakan lagi.

“Sesuai dengan arahan tim tadi, kita yang telah ditunjuk dan memenuhi kriteria Bunda PAUD berprestasi untuk kategori peningkatan kerjasama mitra PAUD, harus melakukan perbaikan pada bidang peran dan keikutsertaan mitra,” tutur Zulaikhah usai mengikuti pelatihan dan pembinaan.

Dijelaskan Ketua TP PKK Inhil ini, mitra PAUD tersebut harus dikelompokan terlebih dahulu, yakni mitra dari pemerintah, pihak swasta dan organisasi mitra lainnya. Kemudian dari pengelompokan tersebut, harus diuraikan dengan lebih jelas tentang peran dan fungsinya masing-masing.

“Setelah mengikuti pelatihan dan pembinaan ini, kita harapkan pada lomba yang dilaksanakan di Bulan Desember nanti, Kabupaten Inhil bisa meraih prestasi yang maksimal dan membanggakan,” tambahnya.

Untuk mewujudkan keinginan tersebut, lanjut isteri Bupati Inhil ini, kerjasama dengan seluruh pihak terkait, seperti Disdik Inhil harus lebih ditingkatkan lagi, sehingga setiap program yang akan dilaksanakan dapat berjalan dengan baik dan sukses.

“Semoga apa yang diarahkan dan disampaikan oleh tim dari pusat ini, dapat kita penuhi dan pada saat lomba nanti tidak ada masalah lagi, supaya Inhil mendapat prestasi terbaik sesuai dengan apa yang kita harapkan,” imbuhnya.(adv pemkab inhil)




Didampingi Bunda PAUD, Bupati Inhil Kunjungi Lokasi Pembangunan PAUD di Pulau Palas

hilisTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan meninjau lokasi rencana pembangunan Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif, di Jalan Pendidikan KM 13, Desa Pulau Palas, Kecamatan Tembilahan Hulu, Selasa (4/11).

Turut mendampingi Bunda PAUD Inhil, Hj Zulaikhah dan jajarannya, Sekretaris dan UPTD Dinas Pendidikan, Camat Tembilahan Hulu, Kepala Desa Pulau Palas dan perwakilan Bank Riau Kepri Cabang Tembilahan.

Pada kesempatan itu, Bupati Inhil mengimbau kepada seluruh pihak terkait terutama perusahaan dan kalangan swasta, untuk ikut bersama-sama mendukung dan memajukan dunia pendidikan di Bumi Sri Gemilang, yang dimulai dari tingkatan terendah, yakni PAUD.

“Mudah-mudahan kerjasama antara Pemkab Inhil dengan perusahaan dan pihak swasta lainnya, yang telah terjalin dengan baik selama ini dapat lebih ditingkatkan lagi, sehingga mampu bersinergi dalam pembangunan di semua bidang,” tutur Bupati, Wardan.

Masih menurut Bupati, tahun anggaran 2014, Pemkab Inhil mentargetkan untuk satu desa minimal berdiri satu lembaga pendidikan PAUD. Saat ini target itu sudah tercapai.

‘Alahamdulillah, seluruh desa hari ini minimal sudah memiliki satu lembaga PAUD, bahkan ada desa yang sudah memiliki dua hingga tiga PAUD.” Syukuri Bupati

Sementara itu, Bunda PAUD Inhil menjelaskan bahwa rencana pembangunan satu unit PAUD tersebut, merupakan bantuan dana Corporate Social Responsibility dari Bank Riau Kepri Cabang Tembilahan.

“Hal ini tentunya sangat kita sambut baik, karena sejalan dengan program Pemkab Inhil, dalam rangka meningkatkan akses layanan PAUD, yang pada tahun 2015 mendatang ditargetkan mencapai 75 persen,” terang Zulaikhah.

Dengan adanya bantuan tersebut, lanjut Ketua Tim Penggerak PKK Inhil ini, diharapkan dapat membantu penyediaan sarana pendidikan bagi anak-anak usia dini yang belum terlayani, khususnya di sekitar lingkungan Kecamatan Tembilahan Hulu.

“Kita juga sangat mengharapkan bantuan dan dukungan dari pihak-pihak lainnya, terutama dalam pembangunan sarana dan prasarana yang dibutuhkan, dalam rangka mengembangkan PAUD di Inhil,” tandasnya.(rul/adv pemkab inhil)

 




Disdik Inhil Taja Pelatihan manajemen Lembaga PAUD

Logo PAUDTEMBILAHAN (detikriau.org) – Tingkatkan SDM, Disdik Inhil menggelar pelatihan manajemen pengelolaan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Senin (13/10).

Kegiatan melalui Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS) itu diikuti sebanyak 50 peserta dari tenaga pendidik penyelenggara PAUD se-Inhil. Kegiatana diatas langsung dibuka Sekretaris Dinas Pendidikan Inhil, Ahmad Ramani, yang bertindak mewakili Kepala Dinasnya.

“Kita akan memberikan pemahaman tentang manageman pengelolaan lembaga PAUD. Karena PAUD ini sangat erat hubunganya dengan dengan masyarakat hingga tingkat paling bawah,” Sampaikan Ramani dalam sambutannya

Dirambahkan mantan Camat keritang ini, kegiatan itu dihrapkan akan mampu meningkatkan pengetahuan para pengelola dan menyiapakan tenaga pengelola PAUD trampil.

Sementara itu Ketua Panitia, Hj Rosmawati, menyebutkan salah satu tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan pengelolaan PAUD agar dapat mengarahkan pendidik dengan benar. Pasalnya,  pendidikan merupakan ujung tombak dalam memajukan daerah.

“Melalui pendidikan kita mampu melahirkan generasi-generasi bangsa yang berkualitas dan berkarakter,” tutupnya.(dro/*1).




Bunda PAUD Inhil Pinta Kebudayaan Melayu Tetap di Lestarikan

Tembilahan (detikriau.org) – Bunda PAUD Kabupaten Indragiri Hilir, Hj Zulaikah Wardan berharap agar kebudayaan melayu harus tetap lestarikan. Untuk itu, kebudayaan ini hendaknya diperkenalkan kepada generasi penerus sejak usia dini melalui kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Untuk mewujudkannya, perlu adanya kerjasama dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau dengan Dinas Pendidikan Inhil.  

“Budaya melayu adalah budaya terbesar di tanah air. Oleh karenanya sudah seharusnya jika terus kita jaga dan lestarikan agar ia tetap dikenal dan abadi,” Ujar Hj Zulaikah belum lama ini di Tembilahan.

Pengenalan sejak dini budaya melalui melalui kurikulum PAUD bisa dikemas kedalam berbagai kegiatan, semisal pengenalan tari melayu, seni pencak silat, kuliner masakan melayu termasuk lagu-lagu khas melayu.

Ia berharap jika upaya itu dilakukan sejak usia dini maka kebudayaan ini akan terus berada di jiwa para generasi penerus dan selamanya akan menjadi pribadi putra dan putri tanah melayu.

“Saya berharap agar hal ini disikapi oleh seluruh PAUD dengan bekerjasama dengan LAM serta Disdik,” Tandasnya. (dro/adv pemkab Inhil)