DESK PILKADA DPC PKB INHIL SEBUAH DAGELAN?

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Angin tidak sedap menghembus  desk Pilkada yang dilaksanakan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Inhil. Penjaringan yang dilaksanakan oleh PKB dituding tidak lebih hanya sebuah dagelan politik. Apalagi setelah terpajang disebuah sudut kota Tembilahan baleho ukuran jumbo bergambarkan Lukman Edy berdampingan dengan Balon Bup, Ramli Walid.
“Desk Pilkada yang dilaksanakan oleh PKB Inhil kami nilai tidak lebih hanyalah sebuah trik politik belaka. Sebab jauh-jauh hari PKB sudah punya calon yang akan mereka usung pada Pemilukada Inhil,” kata salah seorang narasumber yang tidak mau disebutkan namanya, kamis (19/7).

Ditambahkannya, Permainan dagelan ini semakin terang terlihat dengan terpajangnya sebuah Baleho bergambarkan Lukman Edy dan Ramli Walid. Atribut kampanye yang masih disebut sebagai sosialisasi ini apalagi makna yang terkandung selain kedekatan atau lirikan mata?
Permainan politik PKB juga sudah tercium oleh salah satu kandidat Balonbup yang sudah mendaftar pada desk Pilkada PKB. Pada awalnya, kandidat yang  bersangkutan sempat enggan untuk mengembalikan formulir pendaftaran yang sudah diambil, tapi dengan berbagai pertimbangan formulir akhirnya tetap dikembalikan.

“Terus terang kita sempat enggan untuk mengembalikan formulir yang sudah kita ambil, tapi setelah kita menimbang lebih seksama lagi kita tetap kembalikan. Hal itu menunjukkan kesungguhan kita untuk maju dan ingin melihat apa isu yang menerpa PKB tersebut memang betul,” tegasnya.
Sementara itu, salah seorang fungsionaris PKB Inhil Edi Gunawan SE, saat diwawancarai wartawan terkait persoalan tersebut dengan tegas membantah. Menurut yang bersangkutan desk Pilkada PKB akan dilaksanakan secara fair dan semua kandidat punya peluang yang sama untuk diusung.

“Tidak benar kalau memang sudah ada pengkondisian calon yang akan kita usung. Semuanya akan memalui tahapan penjaringan. Siapa nantinya yang diusung, bukan berarti titipan melainkan memang layak dan sudah merupakan keputusan yang kita ambil berdasarkan tahapan desk Pilkada yang kita laksanakan,” pungkasnya. (suf/dro)




DANI PERTANYAKAN KEBERPIHAKAN PEMERINTAH KEPADA PETANI KELAPA

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Mengatasi berbagai persoalan yang semakin hari semakin meneggelamkan nama besar perkebunan kelapa Inhil tentu sangat diperlukan adanya langkah kongkrit dari pemerintah. Langkah nyata yang ditunjukkan dengan keberpihakan rasanya masih patut untuk dipertanyakan.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam saat bertemu detikriau.org di Tembilahan belum lama ini.

Menurut penilaian Dani, panggilan akrab Ketua Dewan Tanfidz DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Indragiri Hilir ini, persoalan utama yang kini membayangi keterpurukan sumber utama penghasilan terbesar masyarakat Inhil disebabkan semakin merosotnya hasil produksi perkebunan mereka. “Kenapa produksi menurun? Penyebab terbesar adalah terjadinya intrusi air laut akibat rusaknya sistem pengairan. Oleh karenanya diperlukan langkah konkrit dari pemerintah terutama dengan melakukan kebijakan alokasi pengaggaran kepada sektor perkebunan rakyat. ” Jelas Dani.

Disamping persoalan terus merosotnya hasil produksi, ketidakpastian harga jual, ditambahkan Dani, juga harus dijadikan perhatian serius. Dirinya berharap agar pemerintah mampu mencarikan formulasi-formulasi agar dapat memberikan harga yang sangat menguntungkan kepada petani kelapa.

Masih menurut Dani, kehadiran beberapa perusahaan besar yang bergerak disektor perkebunan kelapa rakyat dalam beberapa tahun belakangan ini dinilainya masih belum mampu memberikan dampak yang signifikan dan malah cenderung menimbulkan fluktuasi yang sangat tinggi. “Ini yang saya nilai  bahwa interpensi pemerintah dalam kontek ini masih sangat kurang. Bahkan keberpihakan pemerintah terhadap nasib petani kelapa saya nilai juga patut untuk dipertanyakan.” Pungkas Dani. (fsl)




BENDAHARA LPP DPW PKB RIAU DAFTAR BALON BUPATI INHIL

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Drs. Zainal Abidin, M.Pd, Bendahara Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Riau, Jum’at (13/7) ikut mendaftarkan diri pada DPC PKB Inhil yang diterima langsung oleh Ketua Desk Pilkada DPC PKB, M. Taufan yang saat itu didampingi anggota, Burhan.

Dihadapan wartawan, sebagai putra daerah Inhil, Zainal mengaku keikutsertaannya untuk mendaftar sebagai Bakal Calon (Balon) Bupati Inhil periode 2013 – 2018 merupakan panggilan hati untuk ikut membangun daerah kelahirannya.

“Sebagai putra kelahiran Inhil tentunya saya juga punya keinginan untuk memajukan daerah sesuai kemampuan saya. Sektor pertanian secara umum adalah mata pencaharian terbesar masyarakat Inhil. Saya nilai selama ini belum terbangun secara maksimal maka ini harus dilakukan pembenahan agar kesejahteraan masyarakat dapat terwujud,” Ujarnya memberikan komfirmasi usai melakukan pendaftaran.

Dengan menyandang titel sebagai seorang Sarjana Pendidikan, Zainal menempatkan sektor pendidikan sebagai sektor paling diprioritaskan apabila kelak ia memang diberikan kepercayaan untuk memimpin Inhil.”Pendidikan merosot tentunya akan berimbas kepada semua sektor lainnya ,”Kata Zainal berpendapat.(Am)




Tiga Tahun Rusak Parah, Jalan Desa Batang Tumu Ke Bantaian Tak Kunjung Diperbaiki

TEMBILAHAN(www.detikriau.org)  – Kondisi jalan yang menghubungkan antara dua desa yakni Desa Batang Tumu menuju Desa Bantaian Kecamatan Mandah saat ini mengalami kerusakan yang cukup parah. Padahal jalan tersebut merupakan akses jalan satu-satunya yang menghubungkan kedua desa yang bertetangga tersebut.
Dari informasi yang berhasil dirangkum, kerusakan yang terjadi pada ruas jalan tersebut sudah berlangsung hampir selama tiga tahun belakangan ini. Sayangnya sampai saat ini belum juga ada upaya perbaikan meskipun dalam setiap Musrenbang Desa yang dilaksanakan, selalu saja program perbaikan jalan tersebut dikatakan menjadi prioritas.

H.  Awandi salah seorang anggota DPRD dari Dapil tersebut mengatakan, warga sudah sering mengeluhkan kerusakan jalan yang terjadi. Makanya ia selaku wakil rakyat mengharapkan kepada Satker terkait agar dapat melakukan upaya perbaikan terhadap ruas jalan yang panjangnya sekitar 5 KM.

“Jalan tersebut merupakan akses jalan utama yang menghubungkan antara dua desa. Jadi kalau memang ada warga yang ingin pergi ke desa tetangga melalui jalan darat, pasti harus lewat jalan tersebut. Dengan kerusakan jalan yang terjadi, arus orang dan barang jadi sangat terhambat dan daya tempuhnya juga jadi sangat memakan waktu,” kata politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut. (suf)




DESK PILKADA DPC PKB JANJIKAN PERLAKUAN YANG SAMA PADA SEMUA BALON

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dewan Pimpinan Cabang Partai kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Inhil, menjadi tujuan beberapa nama bakal calon yang diisulkan akan maju dalam Pilkada Kabupaten Inhil 2013 mendatang. Bahkan dihari pertama dibukanya penjaringan oleh Desk Pilkada partai tersebut, Dua orang langsung mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Bupati.

Setelah dua nama Ramli Walid dan Wardan yang mendaftar di hari pertama, tersiar kabar bahwa nama-nama kuat lainnya juga akan meminta dukungan kepada partai berlambang ka’bah tersebut. Seperti yang disampaikan sekretaris Desk Pilkada PKB kabupaten Inhil Herwanisitas kemarin.

“Ya kita memang sempat mendengar kabar nama-nama kuat lainya juga akan mendaftar ke PKB, tetapi itu kan masih sekedar berita dan siapa pun namanya kita juga merasa tidak etis untuk menyampaikannya karena bagi kita itu semua belum pasti,” ungkapnya.

Terkait dengan banyaknya balon yang meminta dukukungan PKB itu, Ketua DPC PKB Inhil, Dani M Nursalam mengatatkan pihaknya tetap memberikan peluang dan prosedur yang sama kepada masing masing calon yang mendaftar ke PKB.

“Salah satu tujuan kita membuka penyaringan ini kan adalah untuk menghasilkan rekruitmen yang transparan dan aspirasi yang sebenarnya, oleh sebab itu kita tetap memberikan peluang yang sama kepada siapapun yang ingin mendaftar sebagai bakal calon, tetapi dengan catatan tetap dengan prosedur dan peraturan Desk Pilkada PKB yang telah kita tentukan sebelumnya, Termasuk Kader PKB sekalipun,” ujarnya.

Hingga saat ini PKB juga masih menjadi satu-satunya Partai yang membuka penjaringan Bakal calon Bupati Kabupaten Inhil untuk Pilkada 2013 mendatang.(Am)




HARI PERTAMA, DESK PILKADA DPC PKB INHIL DIHADIRI DUA BIROKRAT PROVINSI RIAU

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dua birokrat Pemprov Riau, HM. Wardan dan H. Raus Walid mendaftarkan diri pada penjaringan Bakal Calon Bupati Inhil periode 2013-2018 melalui Desk Pilkada DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Indragiri Hilir. Senin (9/7)

HM. Wardan tiba dikantor DPC PKB pukul 09.18 WIB. Dalam iring-iringan orang nomor satu di Dinas Pendidikan Provinsi Riau yang dikabarkan telah mengantongi restu dari Gubernur Riau, HM. Rusli Zainal ini juga diiringi oleh beberapa orang ulama yakni ustadz Suhaidi dan Ustadz Abdul Wahid dari Tembilahan kemudian H. Aren dari teluk pinang, H. Saman dari Kelurahan Sungai Perak juga beberapa ustadz lainnya dari Desa Sungai Luar dan Desa Sungai Salak serta puluhan pendukung.

Dalam konfrensi persnya usai melakukan pendaftaran sebagai Balon Bupati Inhil, dukungan beberapa ustadz yang menyertai kedatangannya hari ini menurut Wardan menjadi tambahan spirit bagi dirinya untuk ikut bertarung dalam Pilkada Inhil 2013 mendatang.

Menurut Wardan, kesediaan dirinya untuk mendaftarkan diri pada penjaringan Balon Bupati dari DPC PKB ini didasari dengan dua pertimbangan. Pertama, PKB adalah sebuah Partai Islam dan Kedua, apa yang menjadi cita-cita dan pergerakan PKB juga menjadi cita-cita dan pergerakan dirinya.

“Atas pertimbangan ini tentunya saya berharap PKB bersedia dan memprioritaskan saya untuk bergabung bersama Partai ini,” Ujar Wardan.

H. Ramli Walid, tiba di kantor DPC PKB pukul 10.15 Wib. Kedatangan Kepala Bappeda Provinsi Riau ini disertai dengan iring-iringan kendaraan dayung roda tiga dan puluhan pendukung.

Menurut pengakuan saudara Kandung Ketua DPRD Kab. Inhil, H. Raus Walid yang maju sebagai salah satu Balon Bupati Inhil 2013-2018 dengan mengusung motto membangun Inhil untuk semua ini janjikan akan  berlaku arief dan adil apabila kelak dirinya terpilih sebagai Bupati Inhil.

“Kelak jika saya terpilih, saya akan berlaku adil dan tidak akan membeda-bedakan suku, agama, maupun golongan. Secara bersama-sama kita akan membangun Inhil kearah yang lebih baik,” Ujarnya.

Kedatangan kedua birokrat Provinsi Riau di Kantor DPC PKB disambut secara langsung oleh Ketua Desk Pilkada DPC PKB Inhil, Muhammad Taufan dan Sekretaris, Herwanissitas serta seluruh anggota. Tampak juga saat itu, pendaftaran hari pertama ini dihadiri secara langsung oleh Ketua Dewan Tanfizs DPC PKB Kab. Inhil, Dani M Nursalam, S.Pi serta beberapa petinggi DPC PKB Inhil. (Am)