DPC PKB dan PDIP Inhil Nyatakan Kesiapan Berkoalisi. Deklarasi Dalam Waktu Dekat.

Ketua DPC PDIP Inhil, Maryanto (baju putih) berjabat tangan dengan Ketua Dewan Tanfizs PKB Inhil, Dani M Nursalam.
Ketua DPC PDIP Inhil, Maryanto (baju putih) berjabat tangan dengan Ketua Dewan Tanfizs PKB Inhil, Dani M Nursalam.

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ketua Dewan Tanfizs DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil dan Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) nyatakan kesiapan untuk berkoalisi menghadapi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2013 mendatang.

Saat itu, Kedua Ketua Partai besar ini juga sempat melontarkan bahasa bahwa sejauh ini mereka juga sudah melakukan penjajakan untuk berkoalisi dengan Partai berlambang Pohon Beringin.

Pernyataan ini disampaikan secara langsung oleh Ketua DPC PDIP Kab Inhil, H Maryanto yang saat itu berdampingan dengan Ketua Dewan Tanfizs DPC PKB Inhil, Dani M Nursalam kepada detikriau.org di Gedung DPRD Inhil, Jl. HR Subrantas, Tembilahan, Kamis (10/1).”Secara tegas saya nyatakan bahwa kita siap untuk berkoalisi dengan PKB menghadapi Pilkada 2013 mendatang. Sehubungan dengan hal ini, kita juga sudah beberapa kali melakukan pembicaraan secara internal. Dalam waktu dekat kita mungkin akan lakukan deklarasi.” Ujar H Maryanto.

Ditambahkannya, untuk lebih menggalang kekuatan, PDIP dan PKB juga sudah jajaki kemungkinan untuk melakukan koalisi dengan Partai Golkar.”

Ketua Dewan Tanfizs DPC PKB Inhil, Dani M Nursalam dalam kesempatan yang sama juga membenarkan kemungkinan koalisi PKB Inhil dengan PDI-P dalam memberikan dukungan pada Pilkada Inhil 2013 mendatang. Ia men-isyaratan, koalisi yang akan terbangun pada agenda Pilbup Inhil ini akan selaras dengan koalisi Pilkada Gubernur Riau yang sudah terjalin di tingkat Provinsi.”Insyallah saya juga nyatakan kesiapan.” Jawab Dani.

Ketika disinggung, apakah dalam koalisi ini sudah bisa dipastikan kemana dan siapa Balon Bupati yang akan diberikan dukungan, Sambil tersenyum, Dani dan Maryanto nyatakan bahwa itu masih dalam proses.” Nantilah. Yang jelas, kepada siapa dukungan akan diberikan, baik PKB sendiri maupun PDI-P proses itu saat ini masih berjalan.”Elak Dani.(dro/*0)




Pilgubri: PKB dan PDIP Sepakat Berkoalisi

PEKANBARU (www.detikriau.org) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sepakat berjalan seiring mengusung Lukman Edy dan Suryadi Khusaini dalam Pemilihan Gubernur Riau 2013 mendatang. Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan kedua partai di RM Sri Mersing di Pekanbaru, senin (17/12).

“Kemaren siang kita sudah sepakati untuk berkoalisi dengan PDIP menghadapi Pilgubri. Kita akan mengusung kader masing-masing untuk maju dan menyiapkan strategi pemenangan.”Ungkap Ketua DPW PKB, Abul Wahid melalui sambungan telepon selular kepada detikriau.org, Selasa (18/12)

DPW PKB Riau dengan kepemilikan 3 kursi parlemen plus 7 kursi PDIP sudah dapat mengajukan satu paket calon. Koalisi yang diagendakan untuk mengusung program pro rakyat, pro desa dan pro petani ini diharapkan Abdul Wahid akan mendapatkan restu rakyat Riau dan Ridho Allah SWT.”Setelah koalisi dengan PDIP tidak menutup kemungkinan kita akan melakukan koalisi dengan Partai lainnya yang sama-sama mengusung program Pro Rakyat,”Tambah Abdul Wahid.

Ketika disinggung siapa yang akan menduduki posisi Gubernur dan Wakil Gubernur, Abdul Wahid mengatakan untuk hal ini masih menunggu pembicaraan ditingkat pusat.

“Salah satu kesepakatannya, masing-masing partai mengajukan satu kadernya. Namun memang untuk tahap posisi gubernur dan wakil gubernur, ini masih akan dibicarakan tingkat pusat. Perlu ada komunikasi politik lanjutan,” Pungkas Abdul Wahid.(dro/*0)




Sabtu (1/12), Konvensi Desk Pilkada DPC PKB Inhil Digelar

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Setelah sempat terjadinya penundaan, dipastikan, Sabtu (1/12) malam, Panitia Desk Pilkada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Indragiri hilir akan memasuki tahapan Konvensi. Kegiatan yang akan dilaksanakan di Hotel Arahman Satu jalan Diponegoro Tembilahan ini, 5 Balon terdaftar akan memperebutkan 74 suara yakni 34 suara di pengurusan DPC ditambah suara2 utusan masing-masing DPC dari 20 Kecamatan.

Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris panitia Desk Pilkada, Herwanissitas kepada detikriau.org. Kamis (29/11)” Sesuai jadwal, seharusnya proses ini kita laksanakan pada bulan oktober 2012 yang lalu. Tapi terpaksa dilakukan penundaan dikarenakan kesibukan menghadapi Verifikasi factual KPU. Kita pastikan, sabtu mendatang kegiatan ini kita laksanakan. Seluruh persiapan kini bisa dikatakan sudah matang.” Jelas Herwanissitas.

Ditambahkan Herwanissitas, konvensi adalah tahapan akhir yang akan dilakukan dari keseluruhan proses deskpilkada di tingkat DPC. Seluruh hasilnya kembali akan dikirimkan oleh DPC ke DPP untuk dilakukan tahapan selanjutnya.”Konvensi merupakan tugas akhir panitia DeskPIlkada di tingkat DPC. Tahapan selanjutnya, Fit and Profer Test, Kontra Politik dan Kontribusi, Penetapan Bakal Calon sampai penerbitan SK berada di ranah DPP. Artinya, Balon yang nantinya terpilih dan mengantongi SK DPP yang akan diusung DPC PKB Inhil menjadi Balon Bupati Inhil periode 2013 – 2018,”Pungkas Herwanissitas.

Untuk diketahui, sampai batas akhir pendaftaran Balon Bupati di Desk Pilkada DPC PKB Inhil, 16 Juli 2012 pukul 16.00 Wib yang lalu, 5 nama secara resmi telah mendaftarkan diri. Dari 5 nama ini, tiga nama dari kader PKB yakni, Ketua DPW PKB Riau, Abdul Wahid, Ketua Dewan Tanfizs DPC PKB Inhil, Dani M Nursalam dan Bendahara Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPW PKB Riau, Zainal Abidin serta dua nama balon lainnya berasal dari birokrat yakni, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, H.M. Wardan dan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Riau, H.M. Ramli Walid. (dro/*0)




DKP INHIL SERAHKAN BANTUAN POMPONG

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Indragiri Hilir menyerahkan satu unit pompong (kendaraan air bermesin diesel. red) bantuan dari Pemkab Inhil bagi Kelompok Bunga Tanjung Desa Tanjung lajau Kecamatan Kuindra. Bantuan ini diterima secara langsung oleh ketua kelompok, Sahroni di Tembilahan, Senin (19/11).

 

Kepala DKP Inhil, Saripek melalui Penjabat Pemeriksa Barang, Bu Emi berpesan agar bantuan ini dirawat dan dipergunakan dengan sebaik-baiknya.” Yang paling penting kita berpesan agar bantuan ini tidak dipindahtangankan apalagi dijual. Dengan diberikannya bantuan ini, penerima tentunya diharapkan juga dapat mempergunakan sebagaimana seharusnya.” Pesan Bu Emi yang saat itu didampingi oleh beberapa Staf DKP Inhil dan Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPRD Inhil, Herwanissitas.

 

Ketua FPKB DPRD Inhil, Herwanissitas menyatakan bahwa pompong bantuan ini merupakan salah satu aspirasi masyarakat yang berhasil diperjuangkan FPKB. Apa yang diberikan kepada masyarakat ini adalah sesuatu yang memang sangat dibutuhkan terutama dalam memperoleh penghasilan.”Bantuan pompong ini hanya bersifat lanjutan karena sebenarnya satu paket dengan bantuan alat tangkap yang berhasil kita perjuangkan dan sudah kita salurkan bagi 310 orang nelayan Desa Sungai Bela dan Desa Sungai Dusun belumlama ini. Kita tentunya berharap, agar apa yang telah kita perjuangkan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat penerima sesuai dengan apa yang mereka harapkan. Kita juga berpesan agar masyarakat dapat mensyukuri apa yang sudah mereka dapatkan agar juga mendapatkan barokah dari Allah swt,” Pesan Herwanissitas

 

Dalam Kesempatan yang sama, Ketua Kelompok Bunga Tanjung Desa Tanjung lajau Kecamatan Kuindra, Syahroni mengucapkan rasa syukur atas terkabulnya permohonan yang sangat mereka harapkan. Menurut syahroni, dengan pompon bantuan ini tentunya akan dapat lebih memperluas peluang bagi mereka untuk memperoleh pemasukan bagi kelompok terutama keluarga masing-masing anggota.” Tak ada kata lain, Alhamdulillah. Bantuan pompong ini tentunya akan menjadi sumber utama penghasilan kami. Sebagai masyarakat kecil, mendapatkan bantuan seperti ini jelas sebuah berkah yang jelas harus kami syukuri,” Ungkap Syahroni.

 

Ditambahkan Syahroni, dengan kerusakan tanggul yang dikelola PT STI di Desa Tanjung lajau yang kondisinya sudah semakin parah menyebabkan kebun kelapa yang mereka miliki terkena imbas intrusi air laut. Akibatnya, sumber utama penghasilan mereka dari perkebunan kini sudah tidak bisa menjadi harapan lagi. Dengan adanya bantuan pompon ini menurutnya akan menjadi andalan mereka untuk memperoleh penghasilan bagi keluarga. (dro/*0)




Ayomi Masyarakat, Dewan Minta Pemkab Inhil Tegas

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Wakil Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil untuk mengambil sikap tegas kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasional di Inhil. Ketegasan ini dinilai penting untuk memberikan pengayoman kepentingan masyarakat.

Pernyataan ini dilontarkan oleh Dani panggilan akrab Ketua Dewan Tanfizs DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini usai menerima pengaduan masyarakat Desa Sungai Empat dan Desa Idaman Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) di Gedung DPRD Inhil, Kemaren.

“Kalau memang kita nilai keberadaan PT.BDL tidak memberikan kontribusi yang positif kepada masyarakat dan Pemkab Inhil, kenapa kita harus terima keberadaan PT.BDL?, makanya saya nilai disini perlu adanya ketegasan pemerintah agar benar-benar dapat berdiri sebagai pengayom kepentingan masyarakat,” Ujar Dani.

Berdasarkan pengaduan yang disampaikan masyarakat dari dua Desa ini, ditambahkan Dani, Pimpinan telah memerintahkan fraksi terkait untuk menginventarisir berbagai permasalahan yang terjadi dengan langsung turun kelapangan.’Setelah permssalahan diinventarisir, kita akan agendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Satker terkait dan selanjutnya, Dewan pasti akan panggil pihak PT.BDL untuk dimintai keterangan,” Janji Dani.

Sebelumnya usai pertemuan itu juga, perwakilan masyarakat dua Desa menyatakan kini mereka menggantungkan harapan kepada DPRD Inhil. Mereka berharap agar Dewan dapat menyelesaikan persoalan ini hingga tuntas. (dro/*0)




Rapat Paripurna DPRD Inhil, Sejumlah Fraksi Berikan pandangan

 TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sejumlah fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memberikan pandangan umum terhadap pidato pengantar Bupati Inhil, tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD 2011 yang digelar Senin (17/9) di Ruang Paripurna DPRD Inhil.

Fraksi- fraski di DPRD Inhil ini, melakukan pemandangan umum terkait predikat yang diraih Pemkab Inhil, terkait pengelolaan keuangan dan aset daerah, infrastruktur, peningkatan PAD serta peningkatan kesejahteraan masyarakat terkait revitalisasi sektor-sektor vital.

Beberapa pemandangan khusus lainnya yang terbagi antara lain saran, himbauan dan kritikan datang dari fraksi-fraksi yang ada di DPRD Inhil, diantaranya yang menjadi  kritik dewan seperti peningkatan PAD serta pengelolaan keungan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Seperti yang disampaikan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Inhil, mereka mengkritiki tentang keterlambatan penyampaian dan pembahasan laporan pertanggung jawaban pelaksanaan anggaran tahun sebelumnya yang tahun ini hal serupa kembali terulang.

Demikian juga dengan beberapa fraksi lainya, mereka lebih menekan dan meminta penjelasan terkait pidato pengantar kepala daerah pada agenda sidang paripurna sebelumnya.

Rapat paripurna tersebut selain dihadiri, kalangan anggota dewan dan unsur pimpinan dewan, seperti H Jubair Malomo dan H Muslimin, juga dihadiri tamu undangan dari lingkungan Pemkab Inhil, unsur muspida dan tamu undangan lainya. .(dro/*1)