Hingga Akhir April 2016, Inhil Telah Panen Sebanyak 1.513 Ton Gabah

foto ilustrasi panen padi. net
foto ilustrasi panen padi. net

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sejak Januari hingga April 2016, dari areal tanam sebanyak 20.790 hektar, petani di Kabupaten Indragiri Hiilir telah memanen sebanyak 1.513 Ton gabah.

Berdasarkan data, dari 20 Kecamatan yang tersebar di seluruh Inhil, 12 diantaranya memiliki lahan tanaman padi.

“Hasil produksi padi terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Contoh saja, pada tahun 2014 lalu Inhil hanya berhasil memproduksi sebanyak 97.775 ton dan di tahun 2015 sebanyak 112.264 ton.” Sampaikan Kepala DTPHP Inhil, Kuswari melalui sekretaris Dinas, Sudinoto diruang kerjanya, jum’at (27/5/2016)

Untuk tahun 2016, mantan sekretaris Dinas Perkebunan Inhil ini juga meyakini hasil produksi akan kembali meningkat dari tahun sebelumnya. Pasalnya, sejak Januari hingga sekarang angka berat panen terus meningkat.

Jika dirincikan menurutnya, pada bulan Januari terbilang nihil, bulan Februari berhasil panen sebanyak 47 ton. Selanjutnya memasuki bulan Maret, Inhil berhasil panen seberat 355 ton dan terakhir pada bulan April berhasil panen seberat 1.111 ton.

Artinya, angka peningkatan tersebut dapat meyakinkan bahwa daerah Inhil mampu memproduksi padi yang memiliki kuantitas skala besar.

“Namun kita tidak ada memiliki data kemana saja hasil panen padi itu dipasarkan,” tutupnya./Mirwan




Inhil Optimis Penuhi Target Musim Tanam Hingga September Mendatang

Bupati Inhil, HM Wardan mencoba mempergunakan mesin perontok padi dalam sebuah kegiatan panen raya beberapa waktu lalu
Bupati Inhil, HM Wardan mencoba mempergunakan mesin perontok padi dalam sebuah kegiatan panen raya beberapa waktu lalu

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemkab Inhil melalui Dinas Tanaman Pangan Holtikultural dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) optimis hasil panen musim ini akan memenuhi target yang ditentukan hingga bulan September 2015 mendatang.

Pernyataan itu diungkapkan Plt Kepala DTPHP Kabupaten Inhil Fajar Husen melalui Sekretaris Dinas, RM Sudinoto saat dijumpai di ruang kerjanya, Jumat (19/6/2015).

“Meski hasil pertanian Oktober 2014 hingga maret 2015, masih belum mencapai hasil yang memuaskan akibat terjadinya banjir dan serangan hama di beberapa daerah, namun untuk musim panen April-September 2015 ini kita optimis akan terpenuhi sesuai target” jelasnya.

Dijelaskannya, dengan waktu yang masih ada ini, tersisa 9.367 hektar dan akan bisa diselesaikan secara optimal. Namun memasuki minggu kedua bulan juni 2015, sudah 6.633 haktar lahan sudah ditanam.

“Target penanaman adalah 16 ribu hektar. Saya sangat optimis itu bisa kita laksanakan,” tambahnya.

Apalagi, lanjutnya, Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan selaku pimpinan daerah turut aktif turun langsung ke lapangan untuk memantau perkembangan dunia pertanian. Hal ini menyebabkan motivasi para petani maupun petugas penyuluh semakin tinggi untuk memenuhi target yang diinginkan.

“Saat ini rata-rata hasil pertanian padi di Inhil menghasilkan 4,5 ton perhektar, namun dibeberapa tempat, seperti di Kecamatan Kempas, hasil padi mencapai 7-8 ton perhektar. Jika target 16 ribu hektar berhasil, maka Inhil akan surflus beras,” tutupnya.(mirwan/adv)