Ini Cara Sederhana Bedakan Parfum Asli dan Palsu

o_1arku8ped7kit13150spdcuptadetikriau.org – Menggunakan parfum atau wewangian lainnya memang jadi kesenangan tersendiri bagi pemiliknya.  Apalagi, jika parfum tersebut original, tentu dapat membuat pemakainya, termasuk Anda, semakin percaya diri. Namun, Anda patut waspada. Sebab, banyak parfum palsu yang bertebaran di pasaran. 

Membedakan parfum asli atau palsu bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan, asal Anda mau sedikit meluangkan waktu untuk mengamati beberapa hal berikut ini pada parfum yang hendak dibeli. Apa saja? Ini beberapa caranya seperti dilansir Brightside:

  1. Periksa Pembungkusnya

Biasanya, parfum asli memiliki plastik pembungkus yang cukup tebal dan melekat sempurna dengan kotaknya. Sedangkan untuk parfum palsu, plastik pembungkusnya berkerut dan melekat tidak sempurna.

  1. Plastik Pembungkus Tidak Rapi

Plastik pembungkus kotak parfum yang palsu tidak rata dan tidak rapi, yang tersisa lem di bagian atas. Untuk parfum asli, pastinya memiliki plastik pembungkus yang kuat dan sempurna.

  1. Kotak Karton

Kertas karton parfum asli biasanya berwarna putih dan tidak keabu-abuan. Bahan karton juga berkualitas tinggi yang berguna untuk melindungi botol dari kerusakan.

Hal tersebut ditunjang dengan karton tambahan dengan bentuk khusus yang membuat botol parfum tetap kokoh sehingga terlindung dari benturan.

  1. Detail Kemasan

Sebelum membeli parfum, lihat lingkaran emas di detail kemasan. Jika arah tanda panah yang menunjuk ke kanan selalu lebih gelap dibanding arah panah yang menunjuk ke kiri, maka parfum tersebut asli. Selain itu,jangan ragu untuk menocokkan situs web parfum yang tercantum di kemasan, namun jika tidak ada kesamaan bisa dipastikan bahwa parfum Anda palsu.

5.Desain

Jangan lupa selalu memeriksa dengan detail botol parfum yang Anda beli. Karena, desain botol parfum yang palsu sangat mirip dengan parfum asli.

  1. Warna Parfum

Warna parfum palsu tercampur dengan kimia jadi warnanya agak gelap. Sedangkan parfum asli, warnanya nampak pucat lantaran tidak menggunakan pewarna dalam produknya.

  1. Tutup Botol

Tutup Parfum yang asli  bentuknya simetris dengan presisi yang tinggi.

  1. Nomor Seri 

Untuk nomor seri, yang asli tercetak di bagian bawah kotak dan botol dan bukan ditempel stiker. Selain itu,  nomor seri pada botol juga harus sama dengan nomor seri yang tertera di bagian bawah kotak yang harus tercetak dengan tinta

  1. Botol 

Parfum asli memiliki botol berkualitas dengan permukaan yang halus dan sangat rapi. Sedangkan botol parfum palsu, cenderung  kasar dan berkontur tak rata. / suara.com

Baca Sumber

 




Tak Mungkin Ditarik, Ini 5 Merek Vaksin yang Dipalsukan

JAKARTA – Terbongkarnya sindikat pemalsu vaksin untuk balita meresahkan semua orang tua. Apalagi, dari pengakuan para pelaku, vaksin palsu menyebar ke seluruh Indonesia sejak 13 tahun lampau atau 2003. Muncul desakan agar Kemenkes menarik seluruh produk vaksin.

Terkait dengan desakan tersebut, Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes Maura Linda Sitanggang menegaskan bahwa hal itu tidak mungkin dilakukan. Sebab, menarik vaksin tidak bisa sembarangan. Tidak bisa dipukul rata bahwa seluruh vaksin ilegal atau palsu.

Cara membedakan vaksin palsu pun kadang tidak mudah. Misalnya, tidak ada nomor izin edar. Dengan begitu, vaksin harus diuji di laboratorium. “Vaksin legal tidak relevan untuk ditarik karena sangat diperlukan,” tegasnya saat dihubungi kemarin.

Karena itu, lanjut dia, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama dengan dinas kesehatan saat ini terus melakukan penelusuran ke seluruh fasilitas kesehatan. Pihak rumah sakit pun sudah diinstruksi untuk melakukan pengecekan terhadap distribusi obat masing-masing.

Hal itu dibenarkan oleh Direktur Pengawasan Produksi Produk Terapetik BPOM Togi Junice. Dia menuturkan, sejauh ini belum ada laporan temuan tersebut. “Petugas balai POM seluruh Indonesia sudah turun untuk penelusuran. Untuk vaksin dicurigai palsu, pasti langsung diamankan,” tuturnya.

Bagaimana jika penarikan hanya dibatasi pada vaksin merek dagang yang sama? Maura dan Junice tidak bersedia berkomentar. Menurut Junice, tindak lanjut penanganan vaksin palsu itu dirapatkan lagi hari ini (27/6).

Seperti diketahui, ada lima merek dagang yang dipalsukan oleh sindikat pengedar vaksin palsu. Pertama, Havrix yang berisi vaksin untuk hepatitis A. Lalu, Pediacel (kombinasi vaksin PBT, HIB, dan polio), Tripacel (berisi BPAT), Tuberkulin, dan Biocef.

Desakan penarikan vaksin yang bermasalah muncul dari anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay. Menurut Saleh, kecemasan para orang tua semakin besar. Karena itu, dia meminta BPOM segera mengamankan vaksin-vaksin tersebut.

“Ini jelas-jelas kelalaian BPOM dalam melakukan pengawasan. Karena itu, harus segera dipastikan vaksin yang beredar di masyarakat adalah vaksin asli. Jika perlu, tarik dulu semua vaksin yang bermerek sama,” tegasnya./jpnn.com