Bupati Inhil Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Pers Nasional ke-32 di Kota Padang, Sumbar

“Tempuh 14 Jam Perjalanan Jalur Darat dari Kota Tembilahan”

Bupati Inhil HM Wardan. Foto: net

Padang, detikriau.org – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir HM Wardan dijadwalkan akan menghadiri kegiatan puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-32, Jum’at (9/2/18).

Demi untuk menghadiri helat pers tersebut, Bupati Inhil HM Wardan menempuh perjalanan jalur darat sekira 14 jam dari kota Tembilahan menuju Sumatera Barat.

Pada hari ini, Kamis (8/2/18), beliau sudah berada di kota Padang. Pada malam harinya, Bupati dijadwalkan menghadiri kegiatan Media Gathering bersama wartawan Inhil dan menginap di Labuan Sunday, Kota Painan, Pesisir Selatan.

“Kami memberikan apresiasi atas kesediaan Pak Bupati HM Wardan dan isterinya Hj Zulaikhah Wardan yang telah meluangkan waktunya untuk  menghadiri peringatan puncak Hari Pers Nasional ke-32 di Kota Padang, besok (Jum’at, 8/2/18). Beliau rela menempuh jalur darat sekira 14 jam dari kota Tembilahan, demi hadir dalam peringatan HPN ini,” ungkap Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Inhil, Maryanto, Kamis (8/2/18).

Disebutkan, kehadiran Bupati Inhil HM Wardan ini sebagai bentuk kedekatan hubungannya selama ini dengan kalangan wartawan, sebagai mitra pemerintah dalam bidang pemberitaan berbagai kebijakan dan kegiatan pembangunan yang akan dan sudah dijalankan pemerintah.

Untuk diketahui, puncak HPN ke-32 yang dipusatkan di Danau Cimpago Pantai Padang, Kota Padang dan akan dihadiri Presiden Joko Widodo, serta para tokoh pers se Indonesia./diskominfops_inhil/adv/*




Gempa 5 Kali Guncang Sumbar Hari Ini

Padang – Tujuh gempa terjadi secara berturut-turut di empat tempat berbeda wilayah Sumatera Barat hari ini. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Padang mencatat, gempa pertama terjadi pukul 12.38 WIB.

“Dalam sehari, sudah tujuh kali gempa kekuatan (di bawah) 5 Skala Richter (SR) di wilayah Sumbar,” ujar Kepala Stasiun BMKG Padang Panjang, Rahmat Triyono di Padang, Sumatera Barat, Selasa (27/9/2016).

Rahmat menjelaskan, gempa pertama berkekuatan 4 SR berada di Segmen Sianok, Patahan Sumatera. Koordinat gempa berada di 0.24 Lintang Selatan (LS) dan 100.41 Bujur Timur (BT) di kedalaman 10 kilometer.

Menurut Rahmat, pusat gempa ini berada di tujuh kilometer timur laut Bukittinggi. Skala intensitas gempa dirasakan di Bukittinggi dan Padang Panjang mencapai II MMI, atau getaran cukup dirasakan warga dan benda-benda ringan yang tergantung bergoyang.

“Ini gempa darat,” ujar dia.

Gempa kedua yang berselang tujuh menit dari gempa pertama itu, berkekuatan 3 SR di 0.35 LS dan 100.29 BT, atau 11 kilometer barat daya Bukittinggi.

“Gempa ketiga tergolong kecil dengan magnitude 1.6 SR,” kata Rahmat.

Gempa keempat terjadi pukul 15.12 WIB dengan kekuatan 4.0 SR. Lokasi gempa berada di 1.33 LS, 100.39 BT atau 66 kilometer Barat Daya Kota Solok. Pusat gempa kali ini berada di kedalaman 32 kilometer.

BMKG juga mencatat, gempa berkekuatan 3.1 SR terjadi pukul 15.30 WIB di 44 kilometer barat daya Pariaman.

BMKG Padang Panjang mencatat, wilayah Sumatera Barat memang berada di atas Segmen Sianok, yang memanjang dari sisi timur Danau Singkarak melewati Barat Daya Gunung Marapi hingga Ngarai Sianok.

Panjang segmen ini mencapai sekitar 90 kilometer. Sementara, sesar geser aktif ini bergeser sekitar 23 milimeter per tahun dengan tipe pergeseran mendatar.

Segmen Sianok pernah memicu gempa besar pada 4 Agustus 1926. Terbaru, gempa berkekuatan 6.4 SR dan 6.3 SR mengguncang kawasan tersebut pada Pada 6 Maret 2007./liputan6