Pergi Nyari Kerang, Pompong Nelayan Ini Dibawa Kabur OTK

foto ilustrasi perahu bermotor kecil, pompong. gambar; arsip detikriau.org
foto ilustrasi perahu bermotor kecil, pompong. gambar; arsip detikriau.org

CONCONG (detikriau.org) – Satu unit pompong milik nelayan, Junaidi (32) hilang, Kamis (12/5/2016). Peristiwa itu terjadi ketika korban sedang mencari kerang di seputaran laut Concong Luar Kecamatan Concong sekitar pukul 11.00 WIB.

Berdasarkan laporan nomor: LP/02/V/2016/Riau/Res Inhil/Sek. Concong tertanggal 13 Mei 2016, bahwa pelakunya ada dua orang tidak dikenal. Waktu itu pompong diletakkan sekitar 15 meter dari tempat korban mencari kerang.

“2 pelaku datang dengan menggunakan motor sampan mendekat ke motor sampan milik pelapor yang ditambat di ujung pantai, kemudian salah seorang dari pelaku berenang dan mendorong motor sampan milik pelapor ke tengah,” kata Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik, Sabtu (14/5/2016).

Disaat pelaku menghidupkan mesin pompong milik korban, lanjut Kapolres, nelayan asal Desa Panglima Raja Kecamatan Concong ini sempat berupaya mengejar namun hasilnya nihil.

Hingga akhirnya, korban melaporkan perkara ini kepada petugas Mapolsek Concong./ Mirwan




Asyik Pacaran di Jembatan Getek, RI dihadiahi Tikaman OTK

imagesTEMBILAHAN (detikriau.org) – RI (16) warga Desa Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka ditikam OTK pada bagian punggung bawah saat asyik mojok bersama pacarnya WS (16) warga Tembilahan Hulu di Jembatan Getek Sungai Luar, Selasa (7/4/2015) malam. Tidak hanya itu, barang berharga berupa Handpone milik korban juga terpaksa diikhlaskan karena dijarah oleh pelaku tersebut.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, saat kejadian, korban sedang pacaran sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah dua jam duduk di TKP sekitar pukul 22.00 WIB, korban ngaku dihampiri 2 OTK yang menggunakan sepeda motor.

“Waktu itu pelaku minta duit Rp 10 ribu, saat si korban mau mengambil uang, pelaku langsung menikam korban laki-laki dengan senjata tajam di punggung bagian bawah,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Suwoyo Sik Msi melalui PAUR Humas Iptu Warno Akman, Rabu (8/4/2015).

Ditambahkan, setelah ditikam, RI langsung ambil langkah seribu. Mirisnya, kekasihnya sendiri ditinggalnya begitu saja di TKP dengan kedua pelaku. Akibatnya, kekasihnya, WS menjadi imbas kejahatan OTK, handpone miliknya dijarah pelaku.

“Setelah itu pelaku meninggalkan TKP. Korab, WS langsung menghubungi temannya untuk meminta bantuan. Dan saat ini korban tusuk itu sedang dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan,” terangnya.

Warno menyampaikan, pelaku masih dalam penyelidikan. pihak kepolisian masih memburu kedua pelaku.(mirwan)