Luar Biasa gagal Ginjal Bisa Sembuh Hanya Dengan Minum Rebusan Daun Ini

Detikriau.org – Penyakit gagal ginjal merupakan salah satu penyakit yang paling menakutkan karena bisa menyebabkan resiko fatal atau berujung pada kematian. Penyakit gagal ginjal pada umumnya terjadi akibat permasalahan metabolisme protein, lemak dan karbohidrat di dalam tubuh yang bekerja tidak baik.

Penyakit gagal ginjal juga disebabkan akibat tubuh menahan protein darah (albumin) yang harusnya dilepaskan ke urine. Dan pada akhirnya bisa menyebabkan retensi cairan, perdarahan internal, kebingungan, kejang serta koma.

Seseorang yang menderita penyakit gagal ginjal ini akan ditandai dengan gejala yang bisa di cek dengan cara tes urin yang abnormal, desakan darah tinggi, penurunan berat tubuh, kehilangan nafsu makan, mual, muntah, rasa logam pada lidah, anemia, sesak napas, nyeri dada, kebingungan, koma, kejang, sakit kepala, mati rasa serta kesemutan, gampang memar, gatal-gatal, lemah, penurunan output urine, otot berkedut serta kram, tulang kropos, perdarahan di saluran usus, kulit berwarna kuning kecoklatan, keunggulan cairan serta masalah tidur.

Semua gejala tersebut pastinya sangat menyiksa penderita. Kebanyakan tim medis yang berusaha menyembuhkan pasien penderita gagal ginjal ini memilih untuk melakukan tindakan cangkok ginjal. Metode ini pastinya memerlukan biaya yang mahal dan juga memiliki resiko yang tinggi.

Nah, sebelum melakukan metode oleh tim medis, sebaiknya kamu memilih pengobatan alternatif yang lebih alami dan menyehatkan.

Dengan mengkonsumsi rebusan daun sukun secara rutin ini dipercaya bisa menjadi obat mujarab bagi penderita penyakit gagal ginjal.  Beberapa penelitian menemukan jika daun sukun bermanfaat untuk menyembuhkan kemampuan dari ginjal.

Daun sukun mempunyai kandungan bermacam unsur kimia alami yang dibutuhkan oleh tubuh mulai dari asam hidrosianat, tannin, serta flavoid. Diluar itu ada juga aseticolin serta riboflavin yang memiliki karakter recovery cukup baik untuk ginjal.

Pengobatan menggunakan daun sukun ini juga sangatlah mudah . Buat kamu yang ingin mencoba ramuan ini perlu menyiapkan beberapa bahan di bawah ini dan ikuti caranya , seperti yang dilansir dari kabar-media.com, inilah dia diantaranya :

  1. Sebagian lembar daun sukun, dicuci sampai bersih dengan air mengalir.
  2. Rebus dengan air seperlunya, tunggu sampai mendidih serta daun hancur lumat di air rebusan.
  3. Diamkan sebagian waktu hingga dingin, saring daun sukun serta ambillah air rebusannya saja.
  4. Minum 2 kali satu hari air rebusan daun sukun ini, pagi serta sore hari sesudah makan.
  5. Air rebusan daun sukun juga begitu menolong untuk turunkan gula darah pada tubuh.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat !

Baca Sumber




Hati-hati, Obat-Obat Ini Ternyata Dilarang BPOM Lho..

JAKARTA – Kepala BPOM Penny K Lukito mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan sejumlah obat kuat tradisional yang mengandung bahan kimia berbahaya. Obat-obat itu adalah hasil penggerebekan di lima gudang di Balaraja, Banten, Jumat (2/9) kemarin.

“Antara lain obat tradisional Pa’e, Black Ant, Nangen. Obat tradisional merupakan produk tanpa izin edar. Mencantumkan nomor fiktif dan diduga mengandung bahan kimia obat,” ujar Penny dalam pesan elektronik yang diterima, Sabtu (3/9).

Menurut Penny, obat-obat tradisional yang ditemukan tersebut telah berkali-kali masuk dalam public warning. Pasalnya, obat-obat tersebut mengandung bahan kimia obat sildenafil sitrat yang disalah gunakan sebagai obat penambah stamina pria atau obat kuat.

“Ditemukan juga produk salep Pi Kang Shuang. Produk ini awalnya merupakan produk impor yang nomor izin edarnya telah dibatalkan oleh Badan POM sejak 2013 lalu. Produk ini dibatalkan karena mengandung mikonazol nitrat (golongan bahan obat keras),” ujar Penny.

BPOM mencatat total temuan dari lima gudang diperkirakan bernilai sekitar Rp 30 miliar.

“Tindak lanjut temuan ini, menyita seluruh barang bukti. Terhadap pelaku akan diproses pro-justitia oleh BPOM bekerja sama dengan Mabes Polri,” ujar Penny./*

sumber: JPNN




Kondisi Tubuh Semakin Lemah, Yoga, Bocah Penderita Lumpuh Muda Kini Tak Lagi Mampu ke Sekolah

“Sempat Mendapatkan Uluran Tangan dari Beberapa Dermawan. Kini Yoga Juga dianugerahi obat asal negri singa bernilai jutaan.”

Titi saat menyerahkan bantuan obat asal Negara Singapura kepada Yoga saat menyambangi kediamannya
Titi saat menyerahkan bantuan obat asal Negara Singapura kepada Yoga saat menyambangi kediamannya

TEMBILAHAN (detikriau.org) – M Yoga Pratama (11) warga jalan Sabilal Muhtadin kembali tidak mampu untuk mengenyam pendidikan di bangku sekolah. Pasalnya, penyakit yang dideritanya kini semakin parah meski sempat dirawat hingga ke rumah sakit di Pekanbaru.

Iwan, ayah Yoga kepada detikriau.org menerangkan, menurunnya kesehatan Yoga ditandai dengan daya tahan tubuh. Dimana sebelumnya masih bisa menulis namun kini sekujur tubuhnya sudah tak memiliki daya lagi.

“Sejak beberapa waktu lalu Yoga tidak sekolah, entah bagaimana lagi kamipun sudah bingung,” kata Iwan di rumahnya, Rabu (31/8/2016).

Berdasarkan keterangan dokter, lanjutnya, Yoga mengalami pergeseran tulang bagian belakang beserta saraf-sarafnya. Akibatnya, bocah yang hobby bermain sepak bola tersebut kini hanya mampu terbaring lemas di atas kasur.

Awalnya, Yoga ini pernah sekolah pada tahun 2012 di salah satu SD di kampung kelahirannya, Sialang Panjang Kecamatan Tembilahan Hulu. Ketika dimasa pertumbuhannya beranjak usia 7 tahun, bocah berbadan gempal ini menderita penyakit tersebut secara perlahan.

Sempat dilakukan antar jemput digendong ke sekolah sekitar 2 bulan lamanya, orang tuanya pun mengaku lelah hingga akhirnya Yoga berhenti mengikuti pendidikan formal.

Kemudian ia mendapat bantuan untuk melanjutkan pendidikan sejak tanggal 13 Oktober 2015 di SDN 004 Tembilahan Hulu dan orang tua Yoga juga turut dibantu berupa kerjaan beserta tempat tinggal.

Diakhir bulan Agustus 2016 ini, salah seorang warga Kota Tembilahan, Titi merasakan kesedihan. Menurut pria keturunan tiogha inianak seusia Yoga harusnya bisa menikmati masa-masa bermain dan bersekolah.

Untuk itu, pria ini mampir ke kediaman Yoga membawa obat bernilai jutaan rupiah asal Singapura.

“Sedih melihat seperti ini, apalagi saya memiliki anak seumuran Yoga, karena itu saya turut membantu meringankan beban Yoga semoga cepat sembuh,” ujar Titi./ Mirwan




Ingin Sembuhkan Batuk dalam Semalam? Coba Trik Ini

Obat batukPenyakit batuk, pilek dan masalah pernafasan lainnya, biasanya banyak dialami pada saat memasuki musim penghujan. Cuaca yang berubah dari panas ke dingin, membuat tubuh harus ekstra keras beradaptasi dengan lingkungan.

Apalagi jika Anda kerap harus berada di luar saat hujan, tubuh bisa mudah sakit dan batuk bisa menyerang, serta sulit untuk disembuhkan. Obat-obatan yang ada di warung, biasnaya tidak cukup kuat untuk menyembuhkan batuk dan pilek.

Bahkan membutuhkan waktu berhari-hari, agar batuk benar-benar sembuh. Tetapi jika Anda jeli, ada banyak pengobatan tradisional yang justru lebih ampuh atasi penyakit musiman ini, bahkan Anda tidak harus memninum ramuan.

Salah satu cara untuk meredakan batuk parah dan efisien menghilangkan lendir yang berlebihan, adalah dengan trik ‘bungkus madu’, yang dapat membantu Anda menyingkirkan batuk hanya dalam satu malam. Resep ini juga bisa digunakan baik oleh orang dewasa maupun anak-anak.

Resep dan bahan-bahannya adalah sebagai berikut: minyak sayur, kain kasa, serbet, madu, tepung terigu, dan plester.

Caranya: Campurkan tepung dengan sedikit madu dan aduk, sampai Anda mendapatkan adonan yang tidak menempel di tangan Anda. Berikutnya, tambahkan minyak sayur dan gulung dengan tepung. Masukan campuran yang dihasilkan pada serbet, kemudian bungkus dalam kain kasa.

Lalu kompres bagian dada atau punggung dan kencangkan dengan plester. Kemudian kenakan piyama Anda.

Catatan: kompresan harus ditempatkan di atas jantung Anda.

Dianjurkan agar malakukan pengobatan ini sebelum tidur. Untuk anak-anak cukup 2-3 jam saja. Orang dewasa bisa sampai pagi hari. Untuk hasil yang lebih baik, Anda dapat menambahkan sedikit bubuk mustard.

Trik ini sangat efektif karena memiliki efek pemanasan dan anti-inflamasi. Anda akan melihat hasilnya dengan segera. Mengobati penyakit batuk dengan cara ini tidak memiliki efek samping.

Ulangi prosedur dalam beberapa hari, jika batuk belum kunjung sembuh.

Catatan: Pastikan anak Anda tidak memiliki luka di kulit untuk menghindari rasa sakit.

sumber: healthyfoodteam/beritauaja




Serentak di Seluruh Indonesia, POMP Filariasis Tahap IV di Inhil Dimulai Awal Oktober

Scan_20141203+(2)TEMBILAHAN (detikriau.org) – Jika tidak ada aral melintang, Pemberian Obat Massal Pencegah (POMP) Filariasis tahap IV di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan dimulai pada awal Bulan Oktober mendatang.

Rencana tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK), dr Saut Pakpahan saat berbincang dengan detikriau.org di kantornya, Jalan M Boya Tembilahan, beberapa waktu lalu.

Dikatakan Saut, pada tahun 2015 ini, program eliminasi penyakit kaki gajah atau Filariasis di Negeri Seribu Parit sudah memasuki tahun keempat.

“Mudah-mudahan, tahun ini kita bisa melaksanakannya secara serentak di seluruh Indonesia, yang rencananya digelar pada minggu pertama Bulan Oktober,” tutur Saut.

Nantinya, lanjut dokter spesialis penyakit dalam ini, kegiatan tersebut akan dilaksanakan pencanangannya di Jakarta, yang dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

“Untuk Kabupaten Inhil, segala obat-obatan dan logistiknya sudah masuk dari Pusat dan pada akhir bulan ini, kita akan melakukan pertemuan koordinasi tingkat kabupaten dan tingkat kecamatan, guna persiapan lebih lanjut,” terangnya.

Untuk diketahui, obat Filariasis ini harus dikonsumsi masyarakat 1 kali dalam setahun, yang dilakukan selama 5 tahun berturut-turut, tujuannya agar masyarakat Kabupaten Inhil bebas dari penyakit yang lebih dikenal dengan sebutan kaki gajah.(adi/adv)




Penyembuhan ODGJ Butuh Dukungan Keluarga dan Lingkungan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Selain dengan memberikan obat, proses penyembuhan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) juga membutuhkan faktor-faktor penunjang lainnya, seperti dukungan penuh dari pihak keluarga dan lingkungan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Khusus, Devi Natalia saat berkunjung ke salah satu rumah pasien ODGJ di Kecamatan Tembilahan Hulu, belum lama ini.

Dikatakan Devi, meskipun tenaga kesehatan terus melakukan pemantauan secara langsung ke rumah dan memberikan obat, namun itu saja tidak cukup untuk proses penyembuhan pasien ODGJ, karena yang lebih penting adalah support dari orang-orang di sekitarnya.

“Jadi, dukungan keluarga dan lingkungan sangat berperan besar dalam proses penyembuhan pasien ODGJ,” tutur Devi.

Oleh karena itu, lanjut Devi, keberadaan pasien ODGJ ini harus bisa diterima dengan baik oleh pihak keluarga dan masyarakat di lingkungan sekitarnya, sehingga yang bersangkutan tidak merasa terbuang dan disisihkan.

“Mereka (Pasien ODGJ, red) jangan dikucilkan dan jangan lagi ada yang dipasung, sebab akan memperlambat proses penyembuhannya. Jadi, mari sama-sama kita obati dan sembuhkan mereka, supaya bisa kembali beraktifitas di tengah-tengah masyarakat,” pesan Devi.

Untuk diketahui, hingga saat ini jumlah pasien ODGJ di Kabupaten Inhil sudah tercatat mencapai 97 orang, dimana 48 pasien diantaranya dinyatakan mulai membaik dan ada pula yang telah membaur bersama masyarakat. (adi/adv)