Hati-hati, Obat-Obat Ini Ternyata Dilarang BPOM Lho..

JAKARTA – Kepala BPOM Penny K Lukito mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan sejumlah obat kuat tradisional yang mengandung bahan kimia berbahaya. Obat-obat itu adalah hasil penggerebekan di lima gudang di Balaraja, Banten, Jumat (2/9) kemarin.

“Antara lain obat tradisional Pa’e, Black Ant, Nangen. Obat tradisional merupakan produk tanpa izin edar. Mencantumkan nomor fiktif dan diduga mengandung bahan kimia obat,” ujar Penny dalam pesan elektronik yang diterima, Sabtu (3/9).

Menurut Penny, obat-obat tradisional yang ditemukan tersebut telah berkali-kali masuk dalam public warning. Pasalnya, obat-obat tersebut mengandung bahan kimia obat sildenafil sitrat yang disalah gunakan sebagai obat penambah stamina pria atau obat kuat.

“Ditemukan juga produk salep Pi Kang Shuang. Produk ini awalnya merupakan produk impor yang nomor izin edarnya telah dibatalkan oleh Badan POM sejak 2013 lalu. Produk ini dibatalkan karena mengandung mikonazol nitrat (golongan bahan obat keras),” ujar Penny.

BPOM mencatat total temuan dari lima gudang diperkirakan bernilai sekitar Rp 30 miliar.

“Tindak lanjut temuan ini, menyita seluruh barang bukti. Terhadap pelaku akan diproses pro-justitia oleh BPOM bekerja sama dengan Mabes Polri,” ujar Penny./*

sumber: JPNN




Manfaat Buah Pinang Untuk Pengobatan

Pinang adalah sejenis tumbuhan palma yang tumbuh di daerah Afrika bagian timur, Asia dan daerah Pasifik. Pinang yang memiliki nama ilmiah Areca catechu ini memiliki batang lurus langsing dan dapat mencapai ketinggian 25 meter. Dengan batang tinggi langsing serta lurus ini, membuat pohon pinang banyak digunakan sebagai media untuk permainan panjat pinang. Pohon pinang memang tidak menghasilkan buah yang dapat dikonsumsi langsung, tetapi buah pinang ternyata telah banyak dimanfaatkan oleh leluhur kita sebagai obat tradisional.

Pinang ditanam untuk dimanfaatkan biji dan batangnya, orang-orang barat menyebut biji pinang dengan sebutan ‘betel nut’. Biji ini telah lama dmanfaatkan orang sebagai campuran untuk orang makan sirih selain dari kapur dan gambir. Saat ini biji pinang telah menjadi komoditi perdagangan, biji pinang saat ini diekspor dari Indonesia ke beberapa Negara di Asia seperti India, Pakistan dan Nepal.

Kandungan Buah Pinang

Biji pinang yang memiliki rasa pahit itu mengandung alkoloida seperti arekaina (arecaine) dan arekolina (arecoline) yang memiliki sifat racun dan adiktif. Beberapa jenis pinang akan menyebabkan rasa pening jika dimakan. Beberapa kandungan senyawa penting pada buah pinang antara lain adalah arecaidine, arecolidine, guvacoline, guracine (guacine) dan beberapa unsur lainnya.

Buah pinang memiliki banyak sekali manfaat sebagai tanaman obat, beberapa manfaat buah pinang sebagai tanaman obat adalah:

1. Pinang dapat kita manfaatkan untuk mengobati luka kulit dengan cara menumbuk daging buah pinang yang masih muda kemudian menempelkanya pada bagian kulit yang terluka.

2. Biji buah pinang muda juga dapat dimanfaatkan untuk mengecilkan rahim setelah melahirkan dengan cara merebus buah piang muda kemudian meminum airnya secara rutin sampai rahimnya mengecil.

3. Buah pinang juga dapat dimanfaatkan untuk mengobati mata rabun dengan cara mengunyah buahnya kemudian meminum airnya.

4. Buah pinang juga dapat dimanfaatkan untuk mengobati cacingan, khususnya untuk mengobati cacing pita. Caranya adalah dengan merebus biji pinang muda hingga mendidih, dinginkan airnya, kemudian minumkan air rebusan biji pinang tersebut kepada penderita cacingan.

5. Buah pinang juga bermanfaat sebagai penambah gairah bagi kaum pria karena dalam buah pinang terkandung arekolin. Sekarang banyak lebih dikenal dengan nama Jus Pinang Muda.