Enam Fakta Api Neraka yang Buat Ingin Taubat

Neraka menjadi tempat di akhirat yang dipersiapkan bagi pelaku keburukan selama hidup di dunia. Di dalamnya manusia akan menjalani beragam siksaan pedih sebagai bentuk balasan atas kejahatan yang pernah di lakukan.

Satu hal yang sangat identik dengan neraka adalah keberadaan api. Dengan panasnya yang menyala-nyala, semakin menambah pedih siksaan yang diterima. Dalam hadist dijelaskan jika api yang ada di dunia ini, hanya seperti bunga api akhirat nanti.

Sehingga tidak terbayangkan bagaimana tubuh luluh lantah karena panasnya. Enam fakta tentang api neraka berikut menjadi gambaran bagaimana Allah SWT tidak main-main. Dia memberitakan kabar ini, agar manusia senantiasa takut berbuat dosa sehingga terhindar dari api neraka. Apa saja faktanya? Berikut ulasannya.

1. Panas Api Neraka 70 Kali Api Dunia
Fakta pertama adalah api neraka panasnya 70 kali lipat dari api yang ada di dunia. Tidak terbayangkan bagaimana pedihnya siksaan ketika kita terlempar ke tempat ini. Pasalnya api dunia saja begitu menyiksa tatkala kobarannya menyentuh bagian tubuh. Bagaimana pula dengan tingkat panas yang mencapai 70 kali lipat dari api yang ada saat ini. Tentu sangat menyiksa. Hal ini dijelaskan dalan Hadist Riwayat Bukhari, Muslim dan Tirmidzi)

Abu Hurairah ra. menyatakan bahwa Rasulullah  SAW bersabda yang artinya” Api yang biasa kalian nyalakan merupakan sebagian dari tujuh puluh bagian panasnya neraka jahanam”

“Ya Rasulullah, demi Allah sungguh api dunia ini benar-benar cukup panas,” ungkap para sahabat.

Nabi Muhammad SAW melanjutkan “Tetapi sungguh api neraka jahanam enampuluh sembilan kali lebih panas dibandingkan api dunia, yang masing-masing bagian sama panasnya dengan api di dunia” (Hadist Riwayat Bukhari, Muslim dan Tirmidzi)

2. Panas Api Neraka Akibatkan Hitam dan Gelap
Nabi Muhammad SAW bersabda “Neraka dinyalakan selama seribu tahun hingga tampak merah. Lalu dinyalakan lagi selama seribu tahun sampai kelihatan putih. Kemudian dinyalakan selama seribu tahun sehingga terlihat hitam. Hingga sekarang neraka itu hitam dan gelap” (HR Tirmidzi).

3. Tinggi Gejolak Api Neraka
Api neraka menyala-nyala hingga bunga apinya tinggi mencapai empat puluh tahun perjalanan. Abu Sa’id ra menyatakan, Muhammad SAW bersabda “Sungguh tinggi gejolak api neraka itu empat buah tembok yang tebal-tebal. Tinggi masing-masing tembok seperti perjalanan empat puluh tahun.” (HR. Tirmidzi).

4. Di Neraka Terdapat Bukit Api
Ternyata di dalam neraka terdapat bukit api. Bukit ini bernama Ash Shu-uud yang akan dinaiki oleh para orang kafir.

Nabi Muhammad SAW bersabda “Ash Shu-uud adalah sebuah bukit api. Orang kafir menaikinya selama tujuh puluh tahun, kemudian ia terjatuh dari atasnya. (Lalu naik lagi  ke atas dan terjatuh lagi) demikian seterusnya” (HR Tirmidzi).

5. Uap Panas Neraka yang Berhembus ke Dunia
Nabi Muhammad SAW bersabda “Neraka mengadu kepada Tuhannya. Ia berkata, ‘Wahai Tuhanku, sebagian dariku memakan (membakar) sebagian yang lain’. Maka Allah SWT mengizinkan neraka untuk mengeluarkan uapnya sebanyak dua kali lipat. Yakni pada musim dingin dan sekali pada musim panas. Uap tersebut adalah rasa panas yang sangat yang kalian rasakan (pada musim panas) dan rasa dingin yang paling menggigit yang kalian rasakan (pada musim dingin).” (HR Lima Ahli Hadist)

6. Salah Satu Bentuk Api Neraka
Ternyata, api neraka memiliki bentuk. Salah satu bentuknya adalah menyerupai leher yang memiliki mata, telinga dann dapat berbicara.

Nabi Muhammad SAW bersabda “Pada hari kiamat kelak akan muncul dari neraka api yang berbentuk leher. Ia memiliki dua mata yang dapat melihat, dua telinga yang dapat mendengar dan lisan yang dapat berbicara. Ia katakan , “Aku ditugaskan mengambil tiga macam orang, yaitu orang yang berlaku sewenang-wenang dan keras kepala, orang yang menyembah Tuhan lain disamping Allah, dan orang yang membuat patung-patung,” (HR. Tirmidzi)/ infoyunik.

 




Cara Mudah Agar Salat Fardu Diawal Waktu

Muslim man prays in mosque
Muslim man prays in mosque

Salat fardu merupakan ibadah wajib yang harus dilaksanakan umat Islam. Pelaksanaannya sudah ditetapkan dan memiliki rentan waktu tertentu. Jika adzan sudah berkumandang, maka seorang mu

Sayangnya, melaksanakan salat tepat waktu bukanlah perkara mudah. Urusan dunia yang begitu sibuk mampu membuat seseorang mengabaikan panggilan dari Allah SWT ini. Tidak heran jika kemudian mereka kemudian salat di akhir waktu.

Keinginan untuk bisa salat tepat waktu tentu menjadi harapan setiap mukmin. Namun jika ini sudah menjadi kebiasaan, maka butuh waktu dan komitmen penuh untuk melaksanakannya. Lantas bagaimana cara mudah agar bisa salat fardu di awal waktu? Berikut ulasannya.

1. Ingatlah Bahwa Lembah di Jahanam Menanti Pelaku yang Melalaikan Salat
Kebiasaan menunda salat menjadi penyebab utama seseorang salat pada akhir waktu. Hal ini sebaiknya dihindari karena membuat anda mengabaikan Allah. Namun yang lebih mengerikan lagi, meski tetap melaksanakan salat, namun kebiasaan menunda salat bisa menjerumuskan seseorang ke neraka.

Allah menjanjikan Ghayyu dan Wail yang nantinya menjadi tempat bagi mereka yang meninggalkan salat. Keduanya merupakan lembah-lembang di neraka jahanam.

“Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek), yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka kelak mereka akan menemui “ghayyu“. Kecuali orang-orang bertaubat, beriman dan beramal shaleh, maka mereka akan masuk surga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikit pun.” (QS.Maryam:59-60).

“Maka wail-lah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya.” (QS.Al-Maun:4-5)

Jadi jika sekiranya adzan sudah berkumandang, penuhilahterlebih dahulu panggilan Allah. Karena mudahnya mengabaikan panggilan ini, akan dibalas dengan siksaan yang begitu pedih.

2. Upayakan Menyelesaikan Pekerjaan Lebih Awal
Salah satu alasan seseorang salat di akhir waktu adalah pekerjaan yang tidak kunjung selesai. Jika salat terlebih dahulu, maka mereka kuatir pekerjaannya akan kacau dengan adanya jeda salat. Mereka berfikir menyelesaikan kerjaannya terlebih dahulu baru mendirikan salat.

Tanpa disadari waktu berjalan begitu cepat. Sehingga pekerjaan membuat kita melalaikan salat. Untuk itu, manage lah waktu dengan baik, yakni dengan menyelesaikan pekerjaan lebih awal. Dengan selesai di awal waktu maka akan dengan mudah mendirikan salat karena konsentrasi tidak lagi terkuras untuk pekerjaan.

3. Jauhkan Perangkat Teknologi Ketika Mendengar Adzan
Cara kedua agar bisa salat diawal waktu adalah menjauhkan perangkat teknologi ketika sudah mendengar adzan. Sering kali saat adzan kita masih sibuk dengan pekerjaan di laptop, komputer atau dengan perangkat gadget. Nah semua peralatan teknologi ini membuat candu sehingga ingin terus menyelesaikannya terlebih dahulu sehingga mengabaikan salat.

Jadi ketika adzan sudah berkumandang ada baiknya benda-benda tersebut dijauhkan dari pandangan. Ingatlah bahwa Allah SWT sudah sangat baik memberikan kesempatan kita untuk hidup, memberi rezki untuk membeli berbagai macam jenis gadget. Sehingga tidak layak bagi kita untuk mengabaikan-Nya.

4. Berdiri dari Tempat Duduk dan niatkan untuk Berwudhu
Ketika adzan berkumandang bersegeralah agar berdiri dan menjauhi tempat duduk dan berniat untuk berwudhu. Basuhan air wudhu ini diharapkan dapat memberika semangat kita untuk kemudian mendirikan salat. Tempat duduk yang sedang diduduki memang kerap membuat nyaman sehingga kita enggan untuk beranjak dari sana.

Maka ketika sudah mendengar adzan berkumandang, maka menjauhlah dari kenyamanan dunia yang hanya memberikan kebahagiaan sementara. Padahal ada cara meraih kehidupan yang kekal dan menuju kemenangan dengan mendirikan salat.

5. Segera Ambil Perlengkapan Salat
Setelah mempersiapkan diri dengan berwudhu, maka bersegeralah mempersiapkan perlengkapan salat. Bagi wanita bisa segera mencari mukena yang sebelumnya tersimpan, sedangkan bagi pria mengenakan peci atau sarung yang sudah disiapkan.

Jika sudah begini, maka tidak ada alasan lagi bagi kita untuk menunda salat. Semoga informasi ini bermanfaat dan terimakasih sudah membaca.

sumber; infoyunik