Jadwal Lelang 8 Paket Molor. Ketua FKWI: Bupati Harusnya Tegas

Tembilahan, detikriau.org – Ketua Forum Komunikasi Wartawan Indragiri Hilir (FKWI) Idris Mulak mendesak Bupati Inhil, HM Wardan untuk segera mengambil sikap tegas.  Sikap tegas ini diperlukan agar proses lelang terhadap 8 paket pekerjaan bernilai ratusan miliar yang didanai melalui DAK APBN dapat segera dituntaskan.

“Sekarang sudah pertengahan bulan juli. Proses lelang belum juga tuntas. Padahal menurut jadwal, harusnya tanggal 4 juli yang lalu sudah diputuskan siapa pemenangnya,” Sampaikan Idris melalui detikriau.org di Tembilahan, rabu (13/7/2016)

Diterangkan Idris, mengingat keterbatasan waktu dan begitu pentingnya penyelesaian pekerjaan yang sudah lama dinanti-nanti masyarakat ini, sebagai pimpinan harusnya Bupati memberikan perhatian ekstra. Jika ada yang dinilai berjalan tidak sesuai jadwal, segera disikapi. baca juga Penayangan Delapan Paket Peningkatan Jalan di Inhil Menghilang. Ada Apa?

“Bupati jangan plin-plan. Harus tegas. Proses lelang terhadap delapan paket ini sekaligus sebagai bentuk klarifikasi akan beredarnya isu miring adanya tekanan untuk memenangkan salah satu rekanan. Sebelumnya sempat hilang tayang, sekarang molor, jadi tentunya wajar masyarakat menduga isu itu mungkin saja benar,” Duganya.

Perang Kekuatan Mulai Berlaga. Oh… Ini yang Diduga Menjadi Pesan “Ganjil” Hilangnya Penayangan Delapan Paket Bernilai Ratusan Miliar di Inhil

Apalagi ditambahkan Idris, dihadapan awak media dalam silaturahmi menjelang Idul Fitri belum lama ini, Bupati dengan sangat yakin juga menyampaikan bahwa tanggal 4 juli pemenang lelang sudah diputuskan.

“4 juli sudah berlalu, pemenang belum juga diumumkan. Kita pertanyakan komitmen Bupati.” Tegas Idris./dro




Dewan Pinta Pemkab Inhil Kawal Proyek 2015 Tidak Kembali Molor

edi sindrangTembilahan (detikriau.org) – Anggota DPRD Inhil, H Edi Hariyanto Sindrang meminta kepada pemerintah setempat untuk mengawal dan memaksimalkan segala upaya agar pelaksanaan pekerjaan proyek di tahun 2015 mendatang tidak lagi molor dan akhirnya menjadi penyebab banyaknya pekerjaan pembangunan yang sudah diprogramkan untuk kepentingan masyarakat menjadi tidak mampu dituntaskan dengan baik sebagaimana yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Dikatakan politisi dari partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Indragiri Hilir ini, upaya untuk mempercepat pekerjaan ditahun mendatang itu sangat mungkin untuk dilakukan mengingat pengesahan APBD Inhil 2015 sudah tuntas sebelum berakhirnya tahun 2014.

“jika nantinya pekerjaan proyek bisa disegerakan, pastinya akan banyak waktu yang tersedia untuk menuntaskan seluruh program pembangunan yang sudah dianggarkan bagi kepentingan masyarakat. Jangan malah pengesahan cepat tetapi pekerjaan kembali molor akibat ketidakmampuan aparatur. Ini harus menjadi catatan,” Ujar Edi kepada detikriau.org diruang kerjanya gedung DPRD Inhil, Jl HR Subrantas Tembilahan kemaren

Ditambahkan oleh Wakil Ketua Komisi III ini, mengerjakan pembangunan tentunya dibutuhkan persiapan maksimal dan pastinya ketersediaan waktu yang mencukupi. Jika waktu yang tersedia sempit, pekerjaan yang akan dilakukan akan menjadi terburu-buru dan biasanya hasilnya pun tidak akan baik.

“Apa yang sudah kita lalui selama ini cukuplan menjadi pembelajaran dan jangan kedepannya kembali terulang. Kita berharap segala program yang sudah dianggarkan dapat terlaksana dengan baik dan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.” Tandasnya. (dro)