1 Pelajar di Inhil Ikuti UN di Lapas

Foto Mirwan
Foto Mirwan

Tembilahan (detikriau.org) – Satu orang pelajar setingkat SMA mengikuti pelaksanaan UN di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Tembilahan. Hal itu terpaksa dilakukan karena ianya sedang menjalani masa pembinaan akibat tersangkut masalah hukum.

Berdasarkan keterangan Kepala Lapas Kelas II A kota Tembilahan Tommy melalui Kasi Binadik, M Djohan saat dikonfirmasi sejumlah awak media, Senin (13/4/2015) mengatakan, 1 orang pelajar ini merupakan tahanan kasus tindak pidana perkelahian.

Sebenarnya, lanjut Djohan, binaan Lapas yang menjadi peserta UN tahun 2015 itu ada 2 orang. Namun yang satunya, MS seorang pelajar SMK telah dibebaskan Lapas Kelas II A Tembilahan senin (13/4) pukul 06.00 WIB.

“MS terlibat kasus perlindungan anak ini mengikuti UN di salah satu sekolah yang ada di lintas Enok, seberang Tembilahan. Jadi saat ini tinggal 1 pelajar saja lagi yang tetap mengikuti UN di Lapas,”tandasnya. (mirwan)




Disdik Inhil Cari Pelajar SMA Mahir Bahasa Inggris

salah satu kelompok Peserta Debat Bahasa Inggris tingkat Kabupaten Inhil yang diselenggarakan Disdik kemaren di salah satu aula Wisma kota Tembilahan. Foto: Mirwan
salah satu kelompok Peserta Debat Bahasa Inggris tingkat Kabupaten Inhil yang diselenggarakan Disdik kemaren di salah satu aula Wisma kota Tembilahan. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mencari bibit pelajar setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) yang handal pada mata pelajaran Bahasa Inggris.

“Kita cari 1 regu, baik laki-laki maupun perempuan untuk mewakili Kabupaten Inhil pada lomba debat Bahasa Inggris untuk ketingkat Provinsi Riau,” kata Kepala Disdik Kabupaten Inhil Helmi D melalui Kabid Dikmen, Suwardi kepada awak media, Kamis (9/4/2015).

Dijelaskan, lomba debat tersebut diagendakan pihak Provinsi pada minggu ketiga bulan April ini, namun untuk tanggal penyelenggaraannya hingga saat ini Disdik Inhil masih belum bisa memastikan. Artinya, pihak Provinsi belum memberi edaran tanggal kegiatan tersebut.

Ia menerangkan, Disdik Inhil mencari bibit pelajar ahli dibidang Bahasa Inggris itu telah dilakukannya berupa debat yang serupa juga kemaren (8/4). Dan ini diakuinya telah sukses diselenggarakan hanya menunggu siapa yang bakal diberangkatkan untuk mengikuti lomba ditingkat Provinsi nanti.

“Pada lomba ditingkat Kabupaten kemaren itu setiap sekolah mengirimkan 3 siswanya yang diikuti sebanyak 15 sekolah se-Kabupaten Inhil,” sampaikannya.

Lebih lanjut ia menerangkan, untuk kegiatan di Kabupaten, pihaknya menyelenggarakan setiap tahun dan ini menjadi agenda tahunannya. Sesuai dengan agenda Provinsi, terlebih ketingkat Nasional.(mirwan/adv pemkab inhil)




Hari Ini 21 Narapidana Asal Desa Pungkat Kembali Hirup Udara Segar

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 21 Narapidana asal desa Pungkat Kecamatan Gaung hari ini kembali menghirup udara segar setelah 8 bulan menjalani tahanan di Lapas Kelas II A Tembilahan terkait kasus pembakaran alat berat milik PT SAL beberapa bulan yang lalu, Rabu (8/4/2015).

Berdasarkan keterangan Kepala Lapas Kelas II A Tembilahan Tommy melalui Kasi Binadik Mardjohan, dibebaskannya 21 Narapidana ini bebas karena Cuti Bersyarat (CB) yang mereka ajukan mendapat persetujuan dari Pihak Kemenkumham wilayah Riau.

“Artinya Napi tersebut sudah resmi bebas dan tidak ada kepentingan lagi dengan hukuman yang membelit mereka,” sampaikannya.

Sementara itu, Kuasa hukum warga Desa Pungkat Zainuddin Acang SH merasa gembira dengan dikabulkannya surat permohonan CB yang diajukan itu telah diterima oleh pihak Kemenkumham Wilayah Riau.

“Sampai hari kebebasan ini mereka sudah menjalani hukuman selama 8 bulan. Dimana mereka sebelumnya divonis oleh PN Tembilahan selama 9 bulan kurungan penjara,” Ungkapnya.(mirwan)




Dosen Ini Tawarkan Batu Berlafaskan Allah Rp 2 M

Batu Cincin belafazkan Allah yang ditawarkan Rp 2 Milyar. Foto: Mirwan
Batu Cincin belafazkan Allah yang ditawarkan Rp 2 Milyar. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seorang Dosen disalah satu Universitas ternama di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Jamaluddin Harisman menawarkan batu cincin senilai Rp 2 miliyar saat pameran di lantai 3 Dayang Suri Tembilahan, Rabu (8/4/2015).

Menurutnya, penawaran harga batu yang sangat tinggi ini dikarenakan di batu itu terdapat ukiran warna hitam berlafaskan Allah.

“Baru kali ini saya menawarkan, nama batu ini Belimbing Aceh dengan berat kurang lebih 35 krat,” katanya

Ia menerangkan, batu akik berlafaskan Allah miliknya itu berasal dari Aceh. Dimana, sebelumnya sekitar seminggu yang lalu batu tersebut masih berbentuk batu bongkahan dengan berat setengah kilo gram.

Waktu itu juga, pensiunan pejabat Inhil ini langsung mengolahnya menjadi batu cincin. Dan secara murni tampak lafaz Allah tersebut.

“Selain adanya lafaz Allah, yang menjadi pertimbangan kualitas batunya juga bagus. Saya tau batu ini bagus karena setidaknya saya sudah 40 tahunan menjadi kolektor batu cincin,” Tandas Jamal. (mirwan)




Lantai III Pasar Dayang Suri Dicanangkan Jadi Pusat Wisata Batu Akik

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan memintakan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk menjadikan lantai tiga pasar dayang suri, Jalan Jendral Sudirman sebagai pusat wisata batu akik di kota Tembilahan.

Permintaan ini disampaikan Bupati dalam sambutannya saat membuka secara resmi pameran batu akik dilantai tiga bangunan pasar yang pada awal pendiriannya diperuntukkan sebagai lokasi pasar buah di kota Tembilahan ini. Rabu (8/4)

Menurut Bupati, meskipun secara umum Kabupaten Inhil bukanlah penghasil batu akik namun penduduknya sudah sejak dari dulu cukup banyak yang mencintai berbagai batu asli Indonesia ini. Terlebih lagi saat bepergian keluar daerah, Bupati mengakui kerap ditanyakan oleh-oleh batu akik asal kabupaten Inhil baik oleh relasi dan maupun kerabatnya.

“Usai kegiatan ini saya menginginkan dilokasi ini tetap ditetapkan sebagai lokasi wisata batu akik di kota Tembilahan. Nantinya bagi siapa saja penggemar batu akik dapat dengan mudah mencari berbagai batuan indah ini sesuai seleranya. Lagi pula nantinya setelah dilokalisasi saya berharap tidak ada lagi pengrajin batu akik yang mangkal ditepi-tepi jalan, ” Ujar Bupati

Ditambahkan Bupati, meski bukan sumber penghasil batu akik, namun diwilayah Inhil dibagian utara juga banyak didapati bebatuan alam yang cukup Indah. Untuk mencirikan khas daerah, Bupati menamai batu akik yang berasal dari Kecamatan Kemuning itu sebagai batu “Tembulun Rusa” yang dinamai sesuai asal batu akik tersebut dari kawasan Air Terjun Tembulun Rusa yang terletak di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Inhil. (mirwan/adv pemkab inhil)




Bupati Inhil Lantik 30 Pejabat Eselon III

Foto : Mirwan
Foto : Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan lantik 30 pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil di aula Kantor Bappeda Kabupaten Inhil jalan Akasia Tembilahan, Selasa (7/4/2015).

Dari 30 pejabat eselon III tersebut diantaranya 14 Camat, 1 Kepala Bagian, 4 Sekretaris Dinas dan Badan, 4 Kepala Bidang Dinas dan Badan dan 7 Sekretaris Kecamatan.

Dalam pemaparannya, Bupati meminta setelah dilakukannya mutasi, rotasi maupun promosi ini para pejabat yang telah dilantik segera bekerja sesuai dengan tupoksinya masing-masing.

“Tidak perlu lagi penyesuaian tempat tugas baru, langsung saja kerjakan apa yang mesti dikerjakan. Selain target saya, semua pekerjaan itu tinggal melanjutkan saja,” Pesan Bupati.(mirwan/adv)