Kadisperindag : Ramadhan, Ketersediaan Bahan Pokok Aman

Foto : Mirwan
Foto : Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Pahrolrozy menyatakan bahwa ketersediaan bahan pokok memasuki bulan Ramadhan tahun ini aman dan terkendali.

Pernyataan tersebut diungkapkannya usai melakukan rapat bersama pihak-pihak terkait seperti Dinas Perikanan, Dishubkominfo, Satpol PP, Bea Cukai, Bulog, Pertamina, Iswana Migas serta sejumlah agen minyak, Gas dan sembako se-Kabupaten Inhil di aula Kantor Disperindag Kabupaten Inhil jalan Veteran Tembilahan, Rabu (10/6/2015).

“Dari hasil rapat hari ini maka dapat diambil kesimpulan kalau persiapan kita memasuki bulan Ramadhan untuk bahan pokok di Kabupaten Inhil aman, tersedia dengan cukup,” ungkapnya.

Ia mengatakan, dari kesimpulan tersebut, dapat dirincikan beberapa yang telah disepakati seperti disaat tertentu nanti pihak Bulog dan Pertamina yang bekerja sama dengan pihak terkait akan melakukan operasi pasar.

Selain itu, pihak agen dan distributor dilarang keras menimbun bahan pokok kebutuhan masyarakat. Jika ada, maka agen ataupun distributor tersebut siap diberi sanksi sesuai kesepakatan.

“Termasuklah kesepakatan dalam rapat itu agar diminta Bupati Inhil untuk menyurati Menteri ESDM RI guna menambah bahan pokok di Kabupaten Inhil kedepan,” jelas Pahrolrozy. (mirwan/adv)




TM Syaifullah: Jika Ada yang Dibebaskan, Itu Namanya Pilih Kasih

foto: mirwan
foto: mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Satpol PP Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) TM Syaifullah mengaku tidak tau kalau jajarannya ada yang melakukan negosiasi atau membebaskan pelaku mesum yang belum resmi suami istri pada razia yustisi di seputaran kota Tembilahan dan Tembilahan Hulu, Sabtu (6/6/2015) malam kemaren.

“Tak ada dinegosiasikan, kalau ada saya mau tau juga siapa yang menangkap dan siapa yang melepaskannya dan apa alasannya,” jawabnya ketika ditanya atas persoalan pembebasan di tempat terhadap pelaku mesum, Minggu (7/6/2015) dini hari.

“Saya yakin format kita jelas, tidak ada tanpa terkecuali dibebaskan. Mudah-mudahan tidak ada, karena itu pilih kasih dan melemahkan kita dalam menegakkan kebenaran,” katanya lagi.

Di depan awak media, ia berjanji, jika ada oknum jajarannya yang terbukti telah melakukan negosiasi di tempat, maka akan ia tindak lanjuti sesuai aturan yang berlaku.

Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, tampak jelas ada oknum dari Satpol PP Kabupaten Inhil melakukan negosiasi dan langsung membebaskan pelaku mesum di tempat di salah satu Wisma kota Tembilahan.

Berdasarkan informasi, pelaku mesum tanpa bisa melengkapi identitasnya yang dibebaskan itu dikabarkan berstatus PNS di salah satu instansi Pemkab Inhil. (mirwan)




Wardan: Fokus Dengan Program DMIJ Saja, Inhil Akan Maju

Meski harus berjalan kaki dan menempuh medan berat Bupati Inhil rela menempuhnya demi menyaksikan secara langsung kondisi masyarakatnya di pedesaan. Foto: Mirwan
Meski harus berjalan kaki dan menempuh medan berat Bupati Inhil rela menempuhnya demi menyaksikan secara langsung kondisi masyarakatnya di pedesaan. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan mengungkapkan jika semua komponen terkait, khususnya pemerintah desa di Kabupaten seribu parit ini fokus saja dengan Program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) maka perkembangan Inhil akan maju pesat.

“Apalagi persaingan dalam membangun dimasing-masing desa saling mengaktifkan perannya, yang penting seluruh pemerintah desa serius dan selalu melakukan titik koordinasi dengan instansi terkait,” ujarnya dalam sambutan salah satu acara kecamatan di Inhil, belum lama ini.

Ia menambahkan, program unggulan Pemkab Inhil priode kali ini lebih mengarah pada infrastruktur desa, tidak hanya sebatas jalan, melainkan juga termasuk berbagai fasilitas umum lainnya. Pada intinya, pembangunan tersebut dialokasikan sesuai kebutuhan masyarakat desa.

Untuk keberhasilan program tersebut katanya juga tergantung pada desa itu sendiri, karena Pemkab telah mengalokasikan dana disetiap desanya. Oleh sebab itu ia sangat berharap pemerintah desa harus berperan aktif yang langsung berada di lapangan.

Hingga hari ini, lanjutnya, baru berjalan 1 tahun lebih, sudah dapat dirasakan dan tanpak pembangunan fisik bagi yang serius dan fokus mengelola program DMIJ tersebut. Untuk itu, ia membayangkan bagaimana jika program ini terus dilaksanakan sampai 4 tahun kedepan.

“Yang terpenting serius, maka akan ada hasil yang dirasakan nantinya, saya memprioritaskan program ini karena ada gambaran apa yang akan dihasilkan beberapa tahun berikutnya,” tandas Bupati Inhil. (mirwan/advertorial)




Niat Tolong Adik, Remaja Ini Ditikam OTK

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

BATANG TUAKA (detikriau.org) – Anwar (18), warga desa Sungai Raya kecamatan Batang Tuaka ini ditikam OTK saat hendak memberi pertolongan adik kandungnya yang diganggu oleh pelaku di parit 7 Desa Sungai Batang, Selasa (2/6/2015) dini hari, sekitar pukul 01.30 WIB.

Berdasarkan keterangan ayah korban, Sudik saat dijumpai awak media di Tembilahan, awalnya anak kedua dari 5 saudara ini hendak menyambangi hiburan orgen tunggal di desa itu juga. Namun diperjalanan, anwar melihat adiknya sedang diganggu pelaku, merasa tak terima, Anwarpun langsung menghampiri.

“Ceritanya, saat Anwar mendekat, pelaku langsung mengeluarkan sebilah badik dari pinggangnya dan langsung menikam begitu saja, sampai hari ini satupun belum ada yang mengenal siapa pelaku itu dan tinggal dimana,” terang sang Ayah.

Sebab tak dikenal, lanjut Sudik, pelaku langsung melarikan diri. Meskipun peristiwanya terjadi dilokasi sedikit ada keramaian. Sekitar pukul 04.00 WIB, korban langsung dilarikan ke RSUD Puri Husada Tembilahan menggunakan kendaraan roda empat.

Akibat peristiwa ini, korban mengalami luka tusuk dibagian pangkal paha sebelah kiri, menurut keterangan perawat di Perawatan Bedah RSUD Tembilahan, tepatnya sekitar 3 jari disamping kelamin.

Sementara itu, Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, saat ini pihaknya telah mengumpulkan data serta Barang Bukti.

“Untuk pelaku masih dalam penyelidikan jajaran Polres Inhil dan korban sedang menjalani perawatan di ruang perawatan bedah RSUD Puri Husada Tembilahan,” ungkap Warno. (mirwan)




Indra M Adnan: UNISI Bukan Universitas Abal-Abal

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

Tembilahan (detikriau.org) – Ketua Dewan Pembina Yayasan Tasik Gemilang yang menangungi Universitas Islam Indragiri (UNISI) , H Indra M Adnan menegaskan bahwa UNISI bukanlah sebuah Universitas Abal-abal sebagaimana yang dihembuskan oleh sebahagian orang selama ini.

UNISI hari ini juga menurutnya telah mampu menjadi Universitas harapan semua komponen, baik masing-masing pribadi mahasiswa, orang tua, termasuk harapan daerah kedepan.

“Seluruh fakultas di Unisi termasuk institusinya sudah terakreditas.” Tegas mantan Bupati Inhil ini dalam penyampaian kata sambutannya saat acara wisuda ke V Unisi di Venue Futsal Tembilahan. Sabtu (30/5)

Sejauh pengetahuannya, kata pria yang menyandang gelar Doktor ini, dari sejumlah perguruan tinggi di Republik Indonesia, hanya ada sekitar 300-an Perguruan tinggi yang diakui oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Salah satunya itu adalah UNISI.

Sebab itu, lanjut Indra, Unisi ini bukanlah Universitas abal-abalan, melainkan Universitas harapan semua komponen, baik masing-masing pribadi mahasiswa, orang tua, serta harapan daerah kedepan.(mirwan)




Tahun ini, Pemkab Inhil Dapatkan Bantuan 50 Unit RS-RTLH dari Kemensos RI

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 50 unit rumah warga di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mendapatkan bantuan Rehabilitas Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Inhil Nurlia melalui Kabid Pemberdayaan Sosial, H Burhan kepda detikriau.org diruang kerjanya, Jum’at (29/5/2015). Diperjelasnya, dari 50 unit yang bakal direhab tersebut hanya didapat warga didua kecamatan, yakni kecamatan Tembilahan dan kecamatan Reteh.

Ia menambahkan, dalam pelaksanaan rehabilitas ini hanya didapat bagi warga yang dinilai kurang mampu dengan kondisi rumah dibawah standar layak huni.

“peruntukannya tidak boleh bangun dari awal, dana yang tersedia ini khusus untuk merehab rumah, seperti perbaikan lantai, atap dan dinding,” katanya.

Setiap rumah dialokasikan sebesar Rp 10 juta. Diakuinya, dana dari Pemerintah Pusat tersebut sudah masuk ke rekening masing-masing kelompok. Jadi, dalam pelaksanaan RS-RTLH itu katanya sudah bisa dimulai bulan ini juga, tinggal kesiapan masing-masing kelompoknya saja lagi.

Ia berpesan, jika telah dilaksanakannya perehaban tersebut agar kiranya mendokumentasikan seperti kwitansi dan foto rumah termasuk dokumen lainnya untuk dijadikan laporan kepada Kemensos RI bahwa program dari Pusat ini telah terlaksana di Kabupaten Inhil.(mirwan/advertorial)