Rekontruksi, Malaikat Maut si Minah Sempat Jatuh Pingsan

foto: Mirwan
foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Polres Indragiri Hilir (Inhil) lakukan rekontruksi sebanyak 20 adegan terkait tindak pidana pembunuhan pegawai Dispeda Kabupaten Inhil Minah oleh tersangka berinisial SI (33) di TKP jalan Pembangunan Tembilahan, Kamis (30/7/2015).

Dipertengahan reka ulang yang berlangsung kurang lebih 2 jam ini, tersangka sempat jatuh pingsan disaat memperagaakan adegan yang ke 18, dimana pada adegan itu tersangka sedang memasukkan sepeda motor dari teras rumah ke dalam rumah korban. Tepatnya di depan pintu depan yang disaksikan saksikan langsung sejumlah masyarakat dan rekan korban di halaman rumah.

Berkisar kurang lebih 15 sampai 20 menit, tersangka sadar dan dilanjutkan kembali memperagakan adegan yang dilakukannya pada tanggal 9 Juni lalu. Reka ulang ini berawal dari ia datang ke TKP masuk ke dalam rumah dan berakhir ia meninggalkan lokasi dengan sepeda motor miliknya.

Dari reka ulang itu, tampak jelas cara ia menghabisi nyawa korban sedikitnya 3 cara. Pertama dilakukannya mencekik leher korban dengan tangan tersangka, kedua mencekik menggunakan sehelai selendang miliknya, dan terakhir menggunakan bantal ke muka korban.

Usai korban tak bernyawa, wanita yang berprofesi sebagai guru honorer salah satu SMP di Tembilahan ini memungut perhiasan milik korban yang direncanakannya untuk melunasi hutang-hutangnya.

“Setelah dilakukan rekontruksi, secepatnya kita lakukan pemberkasan dan langsung diserahkan ke Kejaksaan Tembilahan,” ungkap Wakapolres Inhil, Kompol Dhana Ananda Syahputra kepada sejumlah awak media di lokasi rekontruksi. (mirwan)




Bupati Inhil Target Tingkatkan Status RSUD Puri Husada

Plt Sekdakab Inhil, H Fauzar saat melakukan sidak ke RSUD PH baru-baru ini. Foto: Mirwan. doc detikriau.org
Plt Sekdakab Inhil, H Fauzar saat melakukan sidak ke RSUD PH baru-baru ini. Foto: Mirwan. doc detikriau.org

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan berkomitmen untuk meningkatkan tipe Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan.

Pernyataan itu diungkapkannya saat tinjauannya ke RSUD Puri Husada, Kamis (23/7/2015) yang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Sekda Inhil dan pejabat lainnya.

“Kalaulah sekarang ini tipenya C, kedepan kita coba berupaya agar meningkat menjadi Rumah Sakit dengan tipe B,” kata Wardan.

Dari tinjauan siang itu, ia menilai, fasilitas di RSUD tersebut sudah cukup mendukung dalam pelayanan terhadap masyarakat. Fasilitas cuci darah misalnya, peralatan yang tersedia sudah cukup lengkap apalagi peralatan tersebut diketahuinya berupa produk dari negara Jerman.

Tentu katanya dari mutu fasilitas tersebut sudah cukup bagus. Namun ia tetap saja tidak merasa puas sampai disitu, mungkin saja penambahan ruangan maupun peralatan perawatan pendukung lainnya.

“Yang jelas harapan kita rumah sakit ini terus meningkat dan peningkatan itu dapat dilihat dari tipenya. Saya tegaskan, rumah sakit itu pelayanannya harus bagus terhadap masyarakat,” pungkas Bupati Inhil ini. (mirwan/adv)




Hari Bhakti Adhyaksa Ke-55: Kajari: Semua Aspek yang Menyimpang Dari Aturan Harus Kita Tuntaskan

Kajaari Inhil, Lulus Mustopa saat memotong tumpeng. Foto: Mirwan
Kajaari Inhil, Lulus Mustopa saat memotong tumpeng. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tembilahan peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-55 di aula kantor Kejari jalan KH Dewantara Tembilahan, Rabu (22/7/2015).

Pada acara tersebut tampak dihadiri oleh Bupati Inhil HM Wardan dan unsur Forkopimda Kabupaten Inhil.

Bupati Inhil, HM Wardan berjabat tangan dengan Kajari
Bupati Inhil, HM Wardan berjabat tangan dengan Kajari

Kepala kejaksaan Tembilahan, Lulus Mustopa saat dikonfirmasi menyampaikan, kegiatan tersebut digelar sesuai perintah pimpinan secara keseluruhan. Kedepan, setelah mencapainya Adhyaksa ke-55 ini diharapkannya bisa terjaga dan terus meningkat kinerja dalam segala hal untuk menuntaskan semua persoalan hukum.

“Sesuai dengan harapan bersama, dari atasan hingga masyarakat secara umum kalau semua aspek yang menyimpang dari aturan harus kita tuntaskan, peningkatan dalam menuntaskan itu yang kita inginkan kedepan dan tentunya harus saling mendukung,” tegas kajari.

Sementara itu, atas nama pemerintah, Bupati mengucapkan selamat terhadap hari Bhakti Adhyaksa ke-55. Diinginkannya dengan digelarnya acara tersebut bisa meningkatkan ukuwah persaudaraan.

“Jalinan silaturrahmi semakin erat dan dari itu semoga dapat lebih meningkatkan kerja dalam membangun daerah Inhil kedepan,” ungkap Bupati Wardan. (mirwan)




Idul Fitri, Pengunjung Padati Pelabuhan Parit 21

Foto; Mirwan
Foto; Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Memasuki lebaran Idul Fitri tahun 1436 H, pelabuhan parit 21 Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dipadati oleh sejumlah pengunjung, baik dari Ibu Kota Kabupaten Inhil maupun dari daerah pedesaan.

Pantauan lapangan, Senin (20/7/2015) tampak masyarakat di Negeri ini menjadikan satu tradisi untuk mengunjungi pelabuhan parit 21 Tembilahan, layaknya sebagai salah satu tujuan wisata.

Bahkan, pelabuhan yang belum dioperasikan secara maksimal itu rutin dihampiri para pengunjung setiap tahunnya pada moment lebaran, Idul Fitri khususnya. Mulai usia anak-anak, remaja hingga dewasa. Dan terlihat juga dari sejumlah pengunjung itu ada yang datang bersama kerabatnya, ada juga yang datang satu keluarga.

Menurut salah satu pengunjung, Reno (24) yang mengaku warga seberang Tembilahan ini mengakatakan, sangat rugi jika dimoment Idul Fitri tidak mengunjungi pelabuhan tersebut, selain dijadikan tempat rekreasi, juga dianggapnya sebagai tempat wisata Inhil.

“Saya pun kurang tahu persis apakah tempat ini merupakan tempat wisata, yang jelas setiap Idul Fitri kita selalu sempatkan ke sini, karena di Idul Fitri pelabuhan ini ramai,” ujarnya.

Senada dikatakan salah satu pedagang setempat, dagangannya akan laris manis pada beberapa moment, salah satu diantaranya adalah awal bulan Syawal yakni Idul Fitri. (mirwan)




Persiapan Idul Fitri, Pemkab Inhil Lakukan Rapat Terbatas Bersama Forkopimda

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) gelar rapat terbatas Forkopimda Kabupaten Inhil dalam rangka persiapan menjelang perayaan Idul Fitri tahun 1436 H di Balai Kantor Bupati Inhil jalan Akasia Tembilahan, Selasa (14/7/2015) kemaren.

Menurut Bupati, Rapat tersebut bukan lagi menyusun strategi secara teknis menghadapi lebaran Idul Fitri melainkan hanya sebatas mengetahui sejauh mana kesiapan seluruh instansi dalam menghadapi perayaan lebaran nantinya.

“Dari hasil presentasi semua instansi yang hadir tadi dapat disimpulakan bahwa kita telah siap secara maksimal untuk menghadapi perayaan Idul Fitri baik dari segi sarana prasaran maupun lainnya,” ungkap Wardan.

Ditambahkan, selain sebatas kesiapan perayaan, Pemkab Inhil juga sudah siaga atas hal-hal yang tak diinginkan seperti ditemukan masyarakat yang sakit, karenanya semua Puskesmas di Inhil ini diharuskan untuk tetap beri pelayan seperti biasa tanpa ada hari libur.

“Dari presentasi dari Dinas Kesehatan, Puskesmas kita di Inhil sudah tetap waspada dalam menyambut perayaan lebaran nantinya, begitu juga kesiapan siaga lainnya, saya fikir sudah cukup maksimal,” katanya.

Dengan demikian, Bupati juga menghimbau kepada semua komponen di Kabupaten Inhil untuk bersama-sama mensukseskan perayaan lebaran Idul Fitri. (mirwan/adv)




Ternyata Beberapa Kantor SKPD Juga Berikan Contoh Tak Bayarkan Tagihan Air. Awas Loh, Dilaporin ke Bupati

Dirut PDAM TI, Agustian Rasmanto. Foto, Mirwan
Dirut PDAM TI, Agustian Rasmanto. Foto, Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ternyata tidak hanya masyarakat pelanggan umum PDAM Tirta Indragiri yang kerap menunggak. Kebiasaan tidak memenuhi kewajiban ini nyatanya juga dicontohkan oleh beberapa kantor SKPD dilingkungan Pemkab Inhil. Nilai tunggakannya bahkan mencapai angka Rp 127 Juta.

“Berdasarkan catatan lama, ada beberapa Dinas, nilai keseluruhannya sekitar Rp 127 juta,” ungkap Dirut PDAM Tirta Indragiri, Agustian Rasmanto yang enggan menyebutkan jumlah Dinas menunggak tersebut ditemui di kantor PDAM Tirta Indragiri jalan M Boya, Tembilahan, Rabu (24/6/2015).

Ia pun mengaku tidak tahu secara persis alasan beberapa Dinas yang tidak melakukan pembayaran terhadap perusahaan yang dipimpinnya itu, apalagi ia baru menjabat dan baru menemukan data-data itu kurang lebih dua bulan belakang.

Dalam menyikapi ini, pihaknya telah membentuk tim untuk melakukan penagihan, dan dikatakannya tim tersebut mulai efektif usai lebaran mendatang.

“Apabila Dinas-dinas yang melanggar peraturan yang sudah ditentukan oleh PDAM, terpaksa dilaporkan ke bagian pengawas, ke Sekda dan kita akan sampaikan ke Bupati dan terakhir pemutusan,” Ancamnya. (mirwan)