Sambutan Ketua PGRI Riau Terkesan Dicueki

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Penyampaian Kata sambutan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Riau Prof Dr H Isjoni Msi pada acara pengukuhan pengurus PGRI Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Sabtu (21/3/2015) kemaren terkesan dicueki.

Kenapa tidak, ketika ia sedang berkicau, sejumlah anggota PGRI Kabupaten Inhil yang hadir malam itu sibuk berbincang tak menentu dengan teman seprofesinya.

Padahal, secara tidak langsung Ketua PGRI Riau dalam sambutannya sempat menyinggung bahwa seorang guru itu harus jadi panutan, tidak hanya pada murid, namun juga menjadi percontohan oleh sejumlah kalangan yang berkompeten.

“Jangankan anggota PGRI, guru secara umum itu juga harus tanggap, minimal memperhatikan dari segala aspek yang berkenaan dengan bahasan kemajuan pendidikan, apalagi kita sebagai anggota yang tercatat resmi,” katanya.

Meski begitu, perbincangan sesama anggota tersebut tetap berlanjut tanpa henti hingga akhir sambutan Ketua PGRI Provinsi Riau.

Mirisnya lagi, dari pantauan awak media di lapangan, ketika giliran sambutan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil, sejumlah guru yang duduk di barisan kanan ruangan dan belakang itu malah meninggalkan ruangan acara dan memilih untuk pulang langsung.(mirwan)




Upaya Peningkatan Potensi Kelapa, Masyarakat Minta Cukup Perbaikan Parit

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) dalam meningkatkan potensi kelapa, masyarakat minta cukup diupayakan perbaikan sarana parit sebagai aliran air perkebunan.

“Jika parit bagus, maka hasil panen kelapa kitapun juga akan bagus. Tapi jika parit tidak bagus maka akan berimbas pada buah kelapa yang kami panen,” ungkap salah seorang perwakilan kelompok tani Desa Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka, Mohrani (58) saat dikunjungi jajaran Pemkab dan DPRD Inhil, pengurus PWI Provinsi Riau dan Inhil serta sejumlah wartawan, Sabtu (21/3/2015).

Pada uraiannya, sejak beberapa tahun lalu hingga hari ini, mereka kerap merasa resah atas kerusakan perkebunan kelapa. Berbagai upaya yang mereka lakukan untuk memperbaiki perkebunan tersebut, hasilnya selalu nihil.

Dijelaskan, kesulitan yang mereka rasakan saat ini ada pada genangan air di parit yang tidak stabil. Artinya, aliran air parit perkebunan kelapa itu semakin hari semakin memburuk dan berimbas pada penurunan hasil panen.

“Dulunya buah kelapa ini besar, sekarang tampak kecil. Dulunya lebat namun sekarang hasil panen kami sedikit. Semua itu karena kondisi parit. Kami tidak mampu lagi memperbaiki parit yang ada ini,” resahnya.

Oleh sebab itu, mewakili kelompok tani setempat, ia sangat mengharapkan kepada Pemerintah untuk segera membuat tanggul, realisasi parit dan lainya. Bahkan petani tersebut sempat meminta disediakanya suatu alat yang mampu untuk menyedot lumpur.

“Karena lumpur parit disini terlalu banyak, kami tidak sanggup lagi menggali secara manual. Jika pemerintah bersedia membantu kami, maka kami juga bersedia memelihara dan mengelola kelapa dengan baik,” imbuhnya. (mirwan)




Bupati Inhil Buka Kegiatan Sikat Gigi 1000 Murid SD

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan buka secara resmi sikat gigi massal 1000 murid SD se-Kecamatan Tembilahan yang digelar oleh Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) bekerjasama dengan Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (KKKS) Kabupaten Inhil bertempat di Lapangan jalan Gadjah Mada Tembilahan, Jum’at (20/3/2015).

Dalam pemaparannya, Bupati mengapresiasi kegiatan ini, sebab menurutnya kegiatan sikat gigi massal tersebut sangat positif. Apalagi bagi para pelajar setingkat SD itu tentunya sangat memerlukan perhatian bagaiman melakukan menyikat gigi dengan benar.

“Yang lebih terkesan bagi saya, pihak penyelenggara mengeluarkan statmen bahwa pihaknya optimis siswa SD di Kabupaten Inhil kedepan bebas dari gigi berlubang,” katanya.

Selain itu, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini juga mengapresiasi begitu tinggi partisipasi siswa SD yang mengikuti kegiatan ini. Bahkan ia melihat semangat para siswa itu bukan dari sebatas dorongan semata. Tentu kata Bupati ini bisa menghasilkan nilai yang lebih posiitif lagi.

Senada, Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Hj Zulaikhah Wardan yang juga menghadiri kegiatan pagi itu, juga memberikan apresiasi dan dukungannya. Ia mengusulkan kepada penyelenggara untuk dapat terus mensosialisasikan cara menyikat gigi yang benar itu.

Sementara itu, Ketua PDGI Kabupaten Inhil drg Yandri Saputra saat dikonfirmasi mengungkapkan tentang begitu pentingnya pemeliharaan kesehatan organ tubuh bagian mulut itu. Karena gigi ini katanya merupakan organ yang berpengaruh pada organ tubuh lainnya.

“Jika sakit gigi, maka organ tubuh lain juga ikut terganggu, aliran urat gigi itu sangat sensitif pada organ tubuh yang lain,” tandasnya.(mirwan/adv)




Satpol PP Sidak Pengusaha Permainan di Lokasi Taman Kota

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) permainan anak di Taman Kota Jalan Gadjah Mada Tembilahan, Selasa (17/3/2015) sore.

Pada sidak perdana ini, petugas Satpol PP langsung mendata dan memberi surat teguran kepada para pengusaha permaian anak untuk tidak lagi melakukan kegiatan permainan anak di arena taman.

“Jika surat teguran ini diabaikan, maka kami dari petugas akan menindaklanjuti lebih tegas lagi,” kata Kasi Ops Satpol PP Budi Utomo saat dikonfirmasi awak media dilokasi.

Ia menjelaskan, Sidak ini dilakukan karena memenuhi laporan dari Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kabupaten Inhil. Berdasarkan laporan dari dinas tersebut, bahwa taman ini tidak dibenarkan untuk melakukan kegiatan selain untuk bersantai.

“Tidak hanya pada permainan anak, tetapi kegiatan dagang juga tidak dibenarkan. Dinas terkait memelihara taman ini khusus untuk tempat masyarakat bersantai saja,” tambahnya.

Ditambahkan, tidak hanya kali ini, petugas Satpol PP menyatakan akan terus memantau kegiatan tersebut hingga diyakini aman dari kegiatan yang menyimpang dari aturan yang telah ditetapkan oleh Pemkab.(mirwan)




Terkait Aksi Bidan PTT, BKD Inhil Telah Kirimkan Surat Rekomendasi Bupati Ke Kemenpan

Foto mirwan
Foto mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) telah mengirimkan surat rekomendasi Bupati Inhil ke Kemenpan terkait tuntutan Forum Komunikas Bidan Tidak Tetap (PTT).

“Malam tadi kita kirimkan ke Kemenpan dengan nomor surat Bupati: 800/BKD/03/2015/26.15 tentang Permintaan Pengangkatan Payung Hukum Bidan PTT tertanggal 10 Maret 2015,” sebut Kepala BKD Kabupaten Inhil, H Syaifuddin, Kamis (12/3/2015).

Diakuinya, dari aksi kampanye Bidan PTT tersebut merupakan satu aspirasi yang memang harus segera ditanggapi, salah satu upayanya, dari surat rekomendasi itu juga dimintanya untuk menjadwalkan pertemuan antara Pemkab Inhil denga Kemenpan.

Bahkan, ia juga menginginkan jika nantinya dijadwalkan pertemuan tersebut, diupayakannya menghadirkan satu orang perwakilan Bidan PTT Kabupaten Inhil agar bisa mengeluarkan keluhannya secara langsung.

“Itu salah satu upaya kita, kami dari Pemkab Inhil juga akan berusaha pada pengangkatan payung hukum tersebut,” tutupnya. (mirwan)

 

Tuntut diberikan Payung Hukum, FKB Bidan PTT Gelar Aksi Kampanye




Bupati Inhil: Kondisi Jalan Provinsi Yang Paling Parah Itu di Bagian Selatan

Bupati Inhil HM Wardan. Foto: Mirwan
Bupati Inhil HM Wardan. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menilai dari 20 kecamatan di Inhil ini, jalan Provinsi yang paling parah terdapat di kecamatan bagian selatan.

“Jalan Provinsi yang paling parah itu di bagian selatan, seperti di kecamatan Kemuning dan Reteh,” ujarnya dalam sambutan pada acara Musrenbang RKPD Kabupaten Inhil tahun 2015 di gedung Engku Kelana Tembilahan, kemaren.

Menurutnya, kerusakan jalan Provinsi di kedua daerah kecamatan itu sudah harus menjadi perhatian khusus oleh Badan terkait untuk diusulkan ke Pemprov Riau. Apalagi jalan tersebut merupakan akses utama masuk ke Kabupaten Inhil.

“Seperti di Selensen dan kota Baru contohnya, kondisi jalan di sana itu kalau tidak debu, berarti lumpur. Malu kita, karena disana itu akses masuk dari Provinsi Jambi,” tukas Wardan.

Sementara itu, Plt Kepala BPMP Bangdes Provinsi Riau H Daswanto menyampaikan bahwa alokasi dana untuk pembangunan semenisasi perbaikan jalan Provinsi yang ada di Kabupaten Inhil ini akan direalisasikan. Sebab katanya, kurang lebih Rp 25 Milyar sudah rampung dan siap dikucurkan.

“Dana itu dari APBD Provinsi Riau tahun anggaran 2015, dan siap dicairkan ke Kabupaten Inhil guna membangun semeninsasi jalan Provinsi,” ujarnya.

Namun, dari sejumlah dana tersebut merupakan alokasi dana secara umum ke Inhil yang akan terbagi kebeberapa titik jalan.(mirwan/adv pemkab inhil)