Bupati: Tempat Magrib Mengaji di Rumah Ibadah

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan kembali menegaskan dalam pelaksanaan program Magrib Mengaji bertempat di Mesjid ataupun Mushola, bukan di rumah pribadi.

Pernyataan tersebut dilontarkannya dalam sambutan dikesempatan acara peresmian SMK Negeri Desa Pekan Tua Kecamatan Kempas yang bersempena dengan Tabligh Akbar di halaman Kantor Desa Pekan Tua akhir pekan kemaren.

“Ini saya tegaskan karena ada beberapa tempat yang meminta insentif honorer tapi bukan di Mesjid maupun moshola, bukan itu yang saya maksud,” ujar Wardan.

Orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini menjelaskan alasan kenapa berharap bertempat di Mesjid, karena ia menginginkan Mesjid-mesjid maupun Mushola di Inhil ini semarak penuh dengan jamaah.

Terlebih katanya, bagi anak-anak yang dinilai masih perlu bimbingan penuh oleh orang tua. Sebab itu, Bupati menempatkan program Magrib Mengaji ini di Mesjid dan Mushola.

Sebenarnya, insentif bagi guru mengaji tersebut telah disediakan Pemkab Inhil melalui program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ). Namun khusus bagi guru yang mengajar di rumah ibadah bagi umat islam itu. Dan kalau perlu bagi anak-anak yang berkeliaran pada saat jadwal magrib hingga kewaktu Isya boleh dijaring razia oleh petugas terkait.

“Razia saja dan bawa ke Mesjid. untuk guru kalau di rumah tidak ada anggarannya, khusus untuk guru yang mengajar di Mesjid dan Mushola,” pungkas Bupati Inhil. (mirwan/adv)




Dukung Gemar Mengaji, Satpol PP Pinta Pemilik Warnet dan Tempat Hiburan Berpartisipasi

maghrib mengaji - ipabionlineTEMBILAHAN (detikriau.org) – Satpol PP Kabupaten Indragiri Hilir menghimbau kepada pemilik tempat-tempat hiburan dan warnet untuk ikut berperan serta mensukseskan program magrib mengaji. Partisipasi itu dilakukan dengan cara menutup tempat usahanya pada jam-jam pelaksanaan mangrib mengaji.

Disampaikan Kepala Satpol PP Inhil, TM Syaifullah melalui Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah (PPUD) Hadi Rahman, waktu pelaksanaan program Magrib Mengaji sejak sore sekitar pukul 17.30 Wib hingga pukul 20.00 Wib.

“Kita akan lakukan razia untuk emmastikan himbauan ini dipatuhi, “ ujarnya.

Upaya ini jelas Hadi Rahman merupakan penegakan peraturan daerah yang telah disepakati, apalagi sejak beberapa waktu yang lalu program ini juga telah didukung penuh para tokoh masyarakat dan alim ulama yang ada di Inhil.(dro/adv pemkab inhil)




Wabup Inhil Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Pulau Kijang

Wakil Bupati menyerahkan Piala Kepada Lomba pemenang  Lomba Magrib mengrib mengaji dan azan. foto: Humas Pemkab Inhil
Wakil Bupati menyerahkan Piala Kepada Lomba pemenang Lomba Magrib mengrib mengaji dan azan. foto: Humas Pemkab Inhil

PULAU KIJANG (detikriau.org) – Minggu malam (25/01/2015) Peringatan Maulid 1436 H yang di laksanakan di Kecamatan Reteh di pusatkan di Mesjid besar Pulau Kijang. Kegiatan ini turut di hadiri Wakil Bupati H.Rosman Malomo di dampingi beberapa Pejabat Eselon II di lingkungan Pemkab Inhil dan Camat serta Upika Kecamatan Reteh.

Dalam sambutannya Wabup berharap Peringatan Maulid Nabi 1436 H tidak hanya sekedar kegiatan seremonial belaka, tetapi juga harus mampu diisi dengan berbagai kegiatan atau perlombaan yang berbau islam seperti magrib Mengaji dan Lomba Azan tingkat anak-anak.

“karena dengan pembinaan terhadap generasi muda khususnya anak-anak akan membentuk karakter yang berakhlakul karimah kedepannya,” Ujar Bupati

Usai sambutan Wakil Bupati menyerahkan bantuan secara pribadi untuk pembangunan mesjid Jami’ pulau kijang yang masih dalam tahap pembangunan sebesar Rp 10 Juta dan di lanjutkan dengan pemberian piala kepada pemenang lomba Magrib mengaji dan azan tingkat anak-anak.

Pada peringatan Maulid Nabi di Mesjid Jami’ Pulau Kijang ini menghadirkan penceramah KH. Amirullah Amri, M.A yang dalam tausiahnya menyampaikan mengapresiasi program PEMDA Kabupaten Inhil seperti magrib mengaji, karena dari anak-anak inilah akan terbetuk ahklakul karimah. Sesuai dengan Pesan Nabi bahwa memabaca Al-Qur’an di anjurkan semenjak masih dalam kandungan

Panitia PHBI, pengurus Mesjid jami’ yang bekerjasama dengan BKMT dan TP PKK Kecamatan Retah Pulau Kijang dalam menyambut bulan Maulid 1436 H melaksanakan berbagai kegiatan perlombaan yang berbau Islam tingkat anak-anak, seperti; Magrib Mengaji dan lomba Azan dengan tujuan untuk membentuk generasi Muda yang berakhlakuk karimah. Perlombaan tersebut di laksanakan selama 1 bulan.(mirwan/adv pemkab inhil)




Pemkab Inhil Bayarkan Insentif guru mengaji, imam dan Gharim Masjid

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemkab Inhil membayarkan insentif guru mengaji, imam dan Gharim Masjid.

Menurut Kabag Kesra, HM Arifin, Pengambilan insentif tidak boleh diwakilkan kepada siapapun untuk menghindari timbulnya persoalan dikemudian hari.

“Kalau ada yang mewakilkan, tidak akan kita layani. Mohon maaf, ini sudah menjadi ketentuan,” Ujarnya, rabu (31/12).

Pemkab Inhil menyiapkan dana sebesar Rp 600 juta untuk 200 guru mengaji di Kecamatan Tembilahan dan Tembilahan Hulu. Sedangkan honor diluar itu didanai melalui dana Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ),

“Masing-masing guru mengaji mendapat Rp 250 ribu perbulan. Insentif ini diambil selama satu tahun atau 12 bulan. Tujuanya agar mereka tidak terbebani dengan biaya transpotasi dan lainnya,” tambah Arifin.

Bagi imam dan gharim Masjid, Pemkab Inhil telah menyiapkan lebih dari Rp 1 miliar. Dana itu diperuntukan bagi pembayaran seluruh imam dan gharim masjid yang ada di Kabupaten Inhil.(dro/*1/adv emkab inhil)