Penemuan Jasad Bayi Hebohkan Warga Gaung

Gaung, detikriau.org – Warga Jalan Kembang Dusun Simpang Buluh Desa Teluk Merbau Kecamatan Gaung heboh dengan penemuan sesosok mayat bayi berjenis kelamin perempuan tergeletak dalam kondisi membusuk, Kamis ( 14/12/2017), sekira pukul 22.30 WIB.

Menurut keterangan Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony Putra, S.IK, MH, melalui Kapolsek Gaung IPTU Walsum, jasad bayi malang itu  pertama sekali ditemukan oleh saksi Iyang (25) dan Siti (11), warga Jalan Kembang Dusun Simpang Buluh Desa Teluk Merbau.

Saat kedua saksi hendak pulang ke rumah, di pinggir jalan, mereka melihat pemandangan aneh. Dalam kegelapan malam hanya dibantu penerangan senter, terlihat seperti bangkai ayam dan berbau busuk.

Penasaran, Iyang mengarahkan senternya ke sumber bau menyengat tersebut. Betapa terkejutnya Iyang, karena yang disangkanya bangkai ayam ternyata adalah sesosok mayat bayi. “Kedua tangan mayat tersebut, sudah tidak ada lagi”, terang IPTU Walsum.

Segera saja penemuan itu membuat heboh kampung tersebut. Kapolsek yang turun langsung bersama Personel Polsek Gaung dan Tim Medis, yang dipimpin oleh dr. Ida S. Simarmata melakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan menyebutkan bahwa bayi tersebut berjenis kelamin perempuan dan diperkirakan berusia 5 hari. Setelah diperiksa, mayat bayi malang tersebut kemudian diserahkan kepada Sekdes Teluk Merbau Hardiansyah, untuk dimakamkan.

“Saat ini, kasus penemuan mayat bayi tersebut, masih dalam penyelidikan Polsek Gaung.”




Pemulung Temukan Mayat Bayi Perempuan di TPA

indexTEMBILAHAN (detikriau.org) – Sesosok mayat bayi berjenis kelamin perempuan, ditemukan di tempat pembuangan akhir (TPA), Jalan Sungai Beringin, Tembilahan, Jumat (7/11) sekitar pukul 08.00 WIB pagi kemarin.

Mayat bayi perempuan itu pertama kali ditemukan seorang pemulung, NM (56) warga Kelurahan Sungai Beringin Tembilahan, dengan kondisi sudah tidak bernyawa yang terbungkus dalam plastik asoi warna hitam.

Penemuan maayat bayi perempuan itu diakui langsung Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Inhil, H Fauzar. Saat ini kata Fauzar aparat kepolisian sedang melakukan pemerksaan. Ia juga belum mengetahui apakah mayat tersebut dibuang langsung ke TPA.

“Bisa saja dibuang orang tuanya ke tumpukan-tumpukan sampah. Setelah itu terangkut oleh petugas kebersihan. Ini yang belum jelas, karena masih diselidiki petugas kepolisian,”terang Fauzar singkat

Sementara itu Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK MSi, melalui Kapolsek Tembilahan, Iptu Edy Sutomo membenarkan kasus penemuan mayat bayi perempuan. Kuat dugaan mayat bayi itu hasil hubungan gelap pelaku yang membuangnya.

“Seperti bisa, saksi yang pertama kali menemukan mayat bayi ini tengah melakukan aktivitas rutin di TPA itu. Saat itu ia membuka bungkusan plastik warna hitam dan di dalamnya terdapat mayat bayi perempuan,” kata Edy Sutomo.

Masih menurut Kapolsek, setelah diperiksa lalu saksi memberi tahukan persoalan ini kepada petugas TPA yang ada di lokasi. Bersam-sama petugas TPA melihat  kondisi mayat bayi yang masih terbungkus plastik hitam itu.

“Petugas yang menerima laporan itu langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Lalu membawa mayat bayi tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan untuk dilakukan visum, “terangnya.

Setelah proses tersebut, mayat bayi langsung di kebumikan oleh pihak rumah sakit. Saat ini jajaran kepolisian sedang memintai keterangan saksi-saksi terkait penemuan mayat itu dan melakukan penyelidikan terhadap ibu pembuang mayat bayi.(dro/*1)