Safari Ramadhan di GAS, Bupati Serahkan Bantuan Al-Qur’an dan Dana Pembangunan Masjid Al-Hasanah

image-6TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menyerahkan bantuan sebanyak 20 Al-Qur’an dan dana pembangunan Masjid Al-Hanasah Kelurahan Teluk Pinang sebesar Rp 20 juta, Kamis (9/7/2015) malam.

Penyerahan bantuan secara simbolis yang diterima langsung oleh pengurus Masjid Al-Hasanah ini, sempena dengan pelaksanaan Safari Ramadhan 1436 H di Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS).

Tampak hadir saat itu, sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil, perwakilan Polres, Camat, Upika, Lurah, tokoh agama dan masyarakat, serta puluhan jama’ah Masjid Al-Hasanah Teluk Pinang.

Bupati Wardan dalam sambutannya mengajak seluruh lapisan masyarakat, untuk turut bersama mendukung dan mewujudkan visi Inhil 5 tahun ke depan, yakni spirit baru menuju kabupaten yang maju, bermarwah dan bermartabat.

“Cita-cita ini tidak akan tercapai, tanpa adanya support dan kerjasama dari seluruh elemen yang ada, khususnya masyarakat,” tutur Bupati Wardan.

Oleh karena itu, di bulan yang baik ini Bupati Wardan memohon do’a dari seluruh masyarakat, agar segala upaya yang dilakukannya demi membangun dan memajukan Negeri Seribu Parit dapat berjalan dengan baik, lancar dan sukses.

“Saya akan terus berusaha semaksimal mungkin, untuk mencari peluang dan bantuan dana, guna peningkatan pembanguan daerah, khususnua di bidang infrastruktur,” tambahnya.

Sementara itu, Camat GAS, Abdul Rasyid dalam laporannya menjelaskan, beberapa waktu lalu di daerah tersebut telah terjadi musibah kebakaran, yang melanda salah satu rumah masyarakat di Kelurahan Sungai Empat.

“Untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya berbagai hal yang tidak diinginkan, saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaannya, sehingga dapat menjalankan berbagai amal ibadah dengan baik selama Bulan Puasa ini,” terang Camat GAS.

Sebelumnya, Bupati Wardan yang didampingi isteri, Hj Zulaikhah juga menyerahkan santunan bagi 113 anak yatim di Kelurahan Teluk Pinang dan Tanjung Harapan, Kecamatan GAS. Dimana, masing-masingnya mendapat santunan sebesar Rp 600 ribu.

“Mudah-mudahan, bantuan yang kita berikan ini dapat bermanfaat bagi anak-anak kita yang menerimanya,” imbuhnya. (adi/adv)




Masjid Jadi Tempat Istirahat Favorit Saat Puasa

Sejumlah jama'ah terlihat sedang melakukan berbagai aktifitas usai Shalat Dzuhur di Masjid Agung Al Huda Tembilahan. Foto: Adi
Sejumlah jama’ah terlihat sedang melakukan berbagai aktifitas usai Shalat Dzuhur di Masjid Agung Al Huda Tembilahan. Foto: Adi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Selama Bulan Suci Ramadhan, masjid tidak hanya digunakan untuk tempat beribadah dan pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan saja, tetapi sering juga digunakan oleh para jama’ah sebagai tempat beristirahat favorit saat menjalankan ibadah puasa, sambil menunggu dan menghabiskan waktu menjelang petang.

Seperti pantauan detikriau.org di Masjid Agung Al Huda, Jalan Jendral Sudirman Tembilahan, Selasa (23/6/2015). Saat itu, terlihat puluhan jama’ah, baik laki-laki, perempuan maupun anak-anak memanfaatkan keteduhan serta kenyamanan masjid kebanggaan masyarakat Kota Tembilahan tersebut untuk beristirahat seusai Shalat Dzuhur.

Ketika waktu istirahat tersebut, sebagian jama’ah ada yang tampak tertidur pulas, baik di pelataran maupun di dalam masjid. Namun, ada juga jama’ah yang mengisi waktu istirahatnya dengan melakukan berbagai amalan-amalan yang lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, seperti membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Menurut Wais (24), salah seorang warga Kota Tembilahan, dirinya sering memanfaatkan ruangan besar Masjid Agung Al Huda Tembilahan untuk beristirahat, karena suasana di tempat tersebut sangat nyaman dan sejuk di siang hari, sehingga menjadi tempat pilihan ketika beristirahat sambil menunggu berlalunya waktu menjelang Ashar.

“Di saat Bulan Puasa seperti ini, memang paling enak beristirahat di Masjid. Ketika selesai Shalat Dzuhur, saya bisa tidur-tiduran sambil menunggu masuknya waktu Shalat Ashar,” tutur Wais.

Sementara itu, jama’ah Masjid Al Huda Tembilahan lainnya, Heri menjelaskan bahwa di bulan yang penuh berkah dan limpahan rahmat ini, ia selalu memanfaatkan waktu untuk melakukan dan memperbanyak amal ibadahnya, yakni dengan mengaji.

“Karena saya ingin benar-benar memanfaatkan Bulan Ramadhan ini dengan beribadah, makanya sambil menghabiskan waktu istirahat saya isi dengan mengaji. Setelah selesai mengaji, barulah saya kembali melakukan aktifitas saya seperti biasanya,” imbuhnya. (adi)




Mewakili Bupati, Asisten II Setdakab Inhil Hadiri Maulid Nabi di Masjid YAMP

Asisten II Setda Inhil Drs.Fauzar menyampaikan sambutan pada Peringatan Maulid Nabi di Mesjid YAMP
Asisten II Setda Inhil Drs.Fauzar menyampaikan sambutan pada Peringatan Maulid Nabi di Mesjid YAMP

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan diwakili Aisisten II, H Fauzar menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad 1436 H yang di laksanakan di Masjid Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila (YAMP) Kompleks perkantoran Bupati Inhil. Kegiatan ini turut di hadiri oleh unsur Muspida, Camat dan Lurah se-Kecamatan Tembilahan. Peringatan Maulid Nabi di awali dengan pembacaan Brazanji.

Sambutan Bupati yang di bacakan Asisten II Setda Inhil Drs Fauzar mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi yang sudah menjadi kegiatan tahunan umat Islam ini diharapkan dapat memberikan makna dan perubahan dalam kehidupan keseharian dengan mengambil suri tauladan dari yang apa yang ada pada diri Nabi Muhammad SAW. di samping itu Bupati juga mengajak untuk memanfaatkan momentum maulid nabi ini sebagai peristiwa besar dalam menghadapi kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

“disamping itu, Pemkab Inhil juga telah memprioritaskan pelaksanaan program magrib mengaji. Oleh karenanya sangat diharapkan bantuan serta peran orang tua demi suksesnya program ini hingga kedepannya tidak ada lagi anak-anak kita yang tidak bisa membaca Al-qur’an dan mengerti akan ajaran agama islam,” Pesan Bupati

Peringtan mauled nabi di Masjid YAMP ini diisi dengan siraman rohani yang disampaikan oleh Al-Ustadz H Anwar asal kuala tungkal provinsi Jambi. Sang Ustadz berharap semoga dengan seringnya kita memperingati Maulid Nabi ini kita akan dapat mengetahui rekam jejak Kehidupan beliua sehingga timbul rasa cinta kepada nabi muhammad dan mudah-mudahan di akhir kelak mendapat ganjaran surga dengan sebab mencintai Kekasih-Nya.(adv pemkab inhil)




Pemkab Inhil Bayarkan Insentif guru mengaji, imam dan Gharim Masjid

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemkab Inhil membayarkan insentif guru mengaji, imam dan Gharim Masjid.

Menurut Kabag Kesra, HM Arifin, Pengambilan insentif tidak boleh diwakilkan kepada siapapun untuk menghindari timbulnya persoalan dikemudian hari.

“Kalau ada yang mewakilkan, tidak akan kita layani. Mohon maaf, ini sudah menjadi ketentuan,” Ujarnya, rabu (31/12).

Pemkab Inhil menyiapkan dana sebesar Rp 600 juta untuk 200 guru mengaji di Kecamatan Tembilahan dan Tembilahan Hulu. Sedangkan honor diluar itu didanai melalui dana Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ),

“Masing-masing guru mengaji mendapat Rp 250 ribu perbulan. Insentif ini diambil selama satu tahun atau 12 bulan. Tujuanya agar mereka tidak terbebani dengan biaya transpotasi dan lainnya,” tambah Arifin.

Bagi imam dan gharim Masjid, Pemkab Inhil telah menyiapkan lebih dari Rp 1 miliar. Dana itu diperuntukan bagi pembayaran seluruh imam dan gharim masjid yang ada di Kabupaten Inhil.(dro/*1/adv emkab inhil)