Demam Pokemon, Masyarakat Dilarang Bermain di Arena Mesjid Al-Huda Tembilahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pengurus Mesjid Besar Agung Al-Huda Tembilahan melarang pendoyan game Pokemon bermain di arena Mesjid Al-Huda. Larangan tersebut disebarkan melalui akun Facebook resmi milik Mesjid Al-Huda.

“Assalamualaikum Wr. Wb… Kepada kaum muslimin dan muslimat serta kaum non muslim, Pengurus Mesjid Agung Al-Huda Tembilahan dengan ini menghimbau agar kiranya tidak bermain game (pokemon) di areal mesjid Al-Huda. Terima kasih, Wassalamu’alaikum Wr. Wb,” tulinya di akun @Mesjid Agung Al-Huda Tembilahan, Sabtu (23/7/2016) sekitar pukul 14.00 WIB.

Menurut para pecinta game menerangkan, keberadaan Pokemon selalu ditemukan di setiap areal Mesjid, khusus kota Tembilahan diantaranya seperti Mesjid Al-Huda dan Mesjid Darul Hikmah jalan Batang Tuaka.

“Di tempat lain juga bisa ditemukan Pokemon, tetapi kalau dalam mesjid, pokemon itu banyak,” ujar salah seorang penikmat game Pokemon, Rudi./ Mirwan




Pemkab Inhil Apresiasi Perlombaan Tajaan Pengurus Masjid Al-Huda

Staff Ahli Bupati, Sar'i saat menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba
Staff Ahli Bupati, Sar’i saat menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba

TEMBILAHAN, detikriau.org – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir memberikan apresiasi tinggi atas kegiatan perlombaan Tahsin dan Tahfidz Qur’an dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1437 H yang dilaksanakan oleh Masjid Al Huda.

Memberikan apresiasi, mewakili Bupati, Staf Ahli Bupati,  Sar’i menyatakan bahwa perlombaan seperti ini tentunya sangat bermanfaat dalam memotivasi anak-anak untuk mencintai Al-Qur’an

“ kepada para pemenang lomba kita berharap untuk dapat mempertahankan prestasi dan kepada anak-anak secara umum diharapkannya untuk dapat meningkatkan lagi kualitas keahlian dibidang Al-Qur’an,” kata Staf Ahli Bupati Inhil, Sar’i saat menghadiri pembagian hadiah bagi pemenang lomba di Mesjid Al-Huda, Kamis (27/05/2016) malam.

Untuk sekeadr diketahui, perlombaan yang dilaksankan oleh Masjid terbesar di Kabupaten Inhil ini memperlombakan berbagai cabang, diantaranya Lomba Tahfizh Al-Qur’an Juz 1 Kategori Remaja, Lomba Tahfizh Al-Qur’an Juz 1 Kategori anak-anak, Lomba Tahfizh Al-Qur’an Juz 30, Lomba Tahfizh Al-Qur’an Kategori Umur 5-6 tahun.

Kemudian Lomba Tahfizh Al-Qur’an An-Naba’ sampai At-Takwir Kategori 7-9 tahun, Lomba Tahfizh Al-Qur’an An-Naba s/d Al-Buruj Kategori 10-13 tahun, Lomba Azan, Lomba Tilawah/ Mirwan




Kebanjiran Jamaah, Ratusan Undangan Isra’ Mi’raj Harus Rela Berdiri di Halaman Mesjid Al Huda

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ratusan undangan peringatan Isra’ Mi’raj 1437 H di Mesjid Al-Huda jalan jendral sudirman Tembilahan terpaksa berdiri di halaman. Pasalnya, kapasitas masjid terbesar di Inhil ini tak mampu lagi menampung kehadiran ribuan jamaah, Selasa (3/5/2016) malam.

Pantauan awak media, ruang bagian dalam mesjid terisi penuh sekitar pukul 20.00 WIB, setelah itu para undangan yang tiba belakangan terpaksa harus rela berdiri hingga meluber ke halaman mesjid.

“Tak bisa lagi masuk, penuh,” kata salah seorang undangan, Apul.

Senada, Udi, undangan lainnya juga menyatakan hal serupa. Namun menurutnya suasana ini tidak seperti kegiatan-kegiatan keagamaan sebelumnya.

“Seharusnya panitia memperhitungkan jumlah undangan yang hadir, jikapun tahu jumlah melimpah seperti ini, minimal ada karpet di luar,” sarannya.

Sekedar diketahui, peringatan Isra’ Mi’raj tahun ini PHBI Mesjid Al-Huda Tembilahan menghadirkan penceramah dari Jakarta ustaz Wijayanto.

Kegiatan malam itu juga tampak dihadiri pejabat-pejabat di Inhil dan unsur Forkopimda./ Mirwan




Minggu Kedua, TP PKK Inhil Kembali Laksanakan Pesantren Kilat

IMG_8554Tembilahan (detikriau.org) – Minggu kedua ramadhan, TP PKK Inhil kembali melaksanakan kegiatan pesantren kilat. Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Al Huda Tembilahan tajaan TP PKK ini bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan, BKMT serta gabungan organisasi wanita (gow) Inhil. Minggu (13/7/2014)

Kegiatan pesantren Kilat dalam rangka mengisi kegiatan bulan suci ramadhan 1435 Hijriah diisi dengan shalat dhuha dan zikir bersama dan siraman rohani yang disampaikan oleh Al -Ustadz H. Effendi Lc.

Dalam Tausyiahnya, Ustadz menyampaikan tentang keutamana bersedekah,Ia menyampaikan bahwa ciri dari orang yang beriman diantaranya adalah selain menjaga hubungan dengan Sang Khaliq juga harus mampu menjaga hubungan dengan sesama manusia,yaitu dengan cara bersedekah.

Lebih lanjut Ia menyampaikan bahwa sedekah itu haruslah pemberian yang baik dan bermakna, dalam artian apa yang disedekahkan adalah apa yang kita sukai bukan sebaliknya yakni barang yang disedekahkan merupakan barang yang mubazir apabila tidak disedekahkan.

“ Sedekah itu memiliki beberapa manfaat, diantaranya dapat menjadi obat dari penyakit, pencegah bala,memperpanjang umur dan mendapat naungan dari AllahbSWT pada hari Kiamat kelak,” Sampaikan Ustadz

Kegiatan pesantern Kilat direncanakan kembali akan dilaksanakan satu minggu kedepannya tepatnya hari minggu tanggal 20 Juli 2014. (adv pemkab inhil)