Camat Mandah Tutup Resmi Kegiatan MTQ Ke 41 Desa Bakau Aceh

Mandah, detikriau.org – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran ( MTQ) ke 41 Tingkat Desa Bakau Aceh Kecamatan Mandah Kabupaten Indragiri Hilir di Dusun tiga Sabak Terusan yang berlangsung dari 14 april 2018 resmi di ditutup, kamis malam (18/4/2018).

Acara penutupan dihadiri Camat Kecamatan Mandah, H. Junaidi, S.Sos M.Si.

Pada sambutannya Camat mengakpresiasi serta mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada panitia, Kepala Desa beserta jajarannya, serta masyarakat yang telah ikut dalam pelaksanaan MTQ ke 41 di Dusun Tiga Sabak.

“Kami atas nama pemerintah Kecamatan Mandah mengapresiasi kegiatan ini dan mengucapkan terima-kasih kepada panitia, kepala Desa dan seluruh masyarakat Dusun Sabak Terusan yang ikut berpatrisipasi sukseskan kegiatan MTQ ini” Ucap Camat.

Dengan Adanya kegiatan MTQ tersebut Camat mengimbau agar masyarakat semakin menggemari kegiatan-kegiatan religius yang nantinya akan menghasilkan generasi yang cemerlang dan gemilang dalam meningkatkan ukwah islamiah khususnya dikecamatan mandah dan umumnya di Kabupaten Indragiri Hilir.

Untuk itu Camat mengharapkan dengan MTQ tersebut bisa melahirkan Qori dan Qoriah khususnya bagi Generasi muda, Putra-Putri terbaik di Desa bakau Aceh untuk bisa megharumkan nama daerah dari tingkat Desa, kecamatan khususnya di kecamatan Mandah.

Kegiatan MTQ ke 41 dijuarai oleh perwakilan dari RT 7 Desa Bakau Aceh, penyerahan hadiah langsung diberikan Oleh Camat Mandah, H. Junaidi, S.Sos M.Si./ rul




Lakalaut di Kuala Pintasan Hongkong, BPBD Inhil Terjunkan 2 Armada

Tembilahan, detikriau.org – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menerjunkan 2 armada guna menangani kecelakaan laut yang terjadi di perairan Mandah, tepatnya di kawasan Batang Tumu, Sabtu (24/3/2018) pagi.

2 armada yang dikerahkan terdiri dari 1 speed boat dan 1 perahu karet berisikan 7 orang personel. Seluruh personel BPBD bersama warga dan pihak Kepolisian Perairan, saat ini tengah melakukan penyisiran di tempat kejadian perkara.

Berdasarkan hasil investigasi di lokasi kejadian, diketahui, kecelakaan laut antara 2 unit speed boat rute Pelangiran – Tembilahan – Pelangiran ini mengakibatkan salah satu sopir speedboat , Syahrul (30), warga Teluk Kundur, Kecamatan Pelangiran terpental dan hilang. Hingga saat ini masih dilakukan pencarian.

“Korban selamat telah dievakuasi, korban yang belum ditemukan masih dicari. Sementara ini, kita menemukan mesin speed boat berkekuatan 40 PK terlepas dari kerangka dan tercebur ke sungai,” Sampaikan Kalaksa BPBD Inhil, Yuspik.

Yuspik menjelaskan, tragedi na’as tersebut berawal pada saat kedua speed boat yang bermuatan penumpang bergerak menuju ke masing – masing tempat tujuan.

“Diperjalanan, tepatnya saat memasuki selat, pengemudi dari salah satu speed boat tidak melihat adanya speed boat lain dari arah berlawan. Singkat cerita, tabrakan maut pun terjadi,” papar Yuspik.

Mendapat informasi itu, Yuspik menuturkan, Dirinya langsung bereaksi dengan memerintahkan personelnya bergerak ke Tempat Kejadian Perkara.

“Kejadian itu terjadi sekitar pukul 08.00 wib pagi, kami menerima info sekitar pukul 09.00. Tim pun bergegas menuju lokasi kejadian dan tiba pada pukul 10.15 wib,” urai Yuspik.

Terhadap korban yang belum ditemukan, diungkapkan Yuspik, pihak BPBD Inhil akan terus melakukan pencarian terhitung 7 hari pasca kejadian. “Jika tidak juga ditemukan dalam waktu yang ditentukan, maka operasi pencarian korban akan ditutup dan korban resmi dinyatakan hilang,” akhiris Yuspik.

Sementara itu, pihak kepolisian membenarkan terjadinya laka laut ini. Tubrukan terjadi antara SB. Berkat Ilahi dengan SB. Sulis Winda di perairan Batang Tumu Kuala Pintasan Hongkong Dusun Persai Kec. Mandah.

“Benar, sampai saat ini nakhoda SB. Sulis winda bernama Sahrul  masih dalam pencarian. kedua SB yang tubrukan sudah diamankan di kantor sat polair polres inhil.” Sampaikan Kapolres Inhil AKBP Cristian Rony P melalui Kastpol Air, AKP Awaluddin./Am




Kunjungi Korban Musibah Kebakaran Pasar Bekawan, Bupati Perintahkan Agar Kebutuhan Para Korban Diperhatikan

Mandah, detikriau.org – Bupati Inhil HM Wardan meninjau dan menyerahkan bantuan untuk korban kebakaran di Desa Bekawan, Kecamatan Mandah, Selasa (30/1/18). Bupati menekankan agar segala kebutuhan para korban kebakaran ini benar-benar diperhatikan.

Penyerahan bantuan secara dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPBD) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Inhil dilakukan di Masjid Ath-Thayyibah, Pasar Bekawan Luar, Desa Bekawan.

“Saya atas nama Pemkab Inhil menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa warga Bekawan. Kita harus sabar atas musibah ini. Ini merupakan cobaan dan rahasia-Nya yang tentunya ada hikmah dibalik kejadian ini,” ungkap Bupati Inhil HM Wardan.

Dipesankan, warga yang ditimpa musibah kebakaran ini tidak boleh larut dalam kesedihan, tapi harus bangkit dan terus berusaha untuk masa depan yang lebih baik.

Disebutkan, kedatangannya langsung meninjau lokasi kebakaran di Desa Bekawan ini, agar dapat melihat langsung kondisi dan penanganan korban dan apa saja yang diperlukan bagi mereka pasca musibah ini.

“Saya harapkan segala kebutuhan para korban dapat diperhatikan, segera lakukan langkah-langkah penanganan dengan berkoordinasi dan sinergi antara pihak kabupaten, kecamatan dan desa,” harapnya.

Setelah melakukan penyerahan bantuan, Bupati beserta rombongan melakukan peninjauan langsung ke lokasi kebakaran, Posko Bantuan, Posko BPBD dan Posko Kesehatan.

Kepala Desa Bekawan Ganda Saputra menyampaikan terima kasih atas kunjungan bupati yang segera turun ke desanya pasca kebakaran, malam tadi.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kedatangan bapak Bupati HM Wardan, ini merupakan dukungan moril luar biasa bagi warga kami yang terkena musibah kebakaran ini,” ujarnya.

Untuk diketahui, data terbaru di Posko BPBD jumlah rumah yang terbakar sebanyak 58 unit yang mengakibatkan 61 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 153 jiwa harus kehilangan tempat tinggal./diskominfops_inhil/adv/r*




Api Mengamuk di Pasar Desa Bekawan Mandah, 54 Unit Bangunan Jadi Abu

“Berikut Daftar Nama-Nama Korban”

Mandah, detikriau.org – 54 unit rumah penduduk di pasar Desa Bekawan Kecamatan Mandah Kabupaten Indragiri Hilir hangus menjadi abu dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada Senin (29/1/2018) sekira pukul 19.45 Wib

Keterangan Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Mandah IPTU Warno, berdasarkan pejelasan Kepala Dusun  Bekawan Luar, Ruslan (59), malam itu saat baru selesai melaksanakan Shalat Isya berjamaah di Masjid At Taibah, ia melihat api kobaran api di bagian belakang rumah salah seorang warga.

Melihat hal itu, sontak Ruslan berteriak memberitahu warga lain. Kemudian secara beramai – ramai masyarakat mencoba melakukan pemadaman api dengan peralatan seadanya, namun tidak membuahkan hasil dan api terus membesar serta membakar bangunan berhampiran lainnya.

Cepatnya api membakar bangunan yang sebagian besar bermaterial kayu ini juga diperparah dengan kondisi air sedang dalam keadaan surut yang menyebabkan tidak memungkinkan pertolongan dari desa tetangga dan tempat lain bisa masuk.

2 jam berlalu, barulah bantuan mesin mesin pompa air dari Desa Kuala Selat, Desa Belaras, Kecamatan Concong dan mesin dari Polsek Mandah, bisa masuk ke TKP. Setelah berjibaku selama 4 jam lebih, akhirnya api baru bisa dikuasai.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, sedangkan kerugian materil masih dalam penghitungan. Asal api masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Mandah.” Terang IPTU Warno Akman.

Untuk sekedar memberitahukan, berikut daftar korban menurut pendataan pihak kepolisian:

  1. Apeng 2 pintu.
    2. Tutik 1 pintu.
    3. Nurliah 1 pintu.
    4. Mukhran 1 pintu
    5. Hengki 1 pintu.
    6. Acoi 1 pintu.
    7. Ijal  2 pintu.
    8. Marden      1 pintu
    9. Alek 2 pintu.
    10. Arif 1 pintu.
    11. Upik Yar 1 pintu.
    12. Iliyas 1 pintu.
    13. Daus 1 pintu.
    14. Idris 1 pintu.
    15. Mukhtar 1 pintu.
    16. Pak Tani 1 pintu.
    17. Anto 1 pintu.
    18. Masura 1 pintu.
    19. Gafar 1 pintu.
    20. Apiu 1 pintu.
    21. Cek Tang 1 pintu.
    22. Ondeng  1 pintu.
    23. Kingli 1 pintu.
    24. H. Ahmad Jainal 1 pintu.
    25. Taufik 1 pintu.
    26. Kastam 1 pintu.
    27. Yeni  1 pintu.
    28. Atiar 1 pintu.
    29. Mbah Tero  2 pintu.
    30. Amrin 1 pintu.
    31. Airi 1 pintu.
    32. Tolem 1 pintu.
    33. Seman 1 pintu.
    34. Semar 1 pintu.
    35. Firman 1 pintu.
    36. Pandu 1 pintu.
    37. Junaidi 1 pintu.
    38. Jol 1 pintu.
    39. Nur 1 pintu.
    40. Apo 1 pintu.
    41. Alang 2 pintu.
    42. Kisno 1 pintu.
    43. Usman 1 pintu.
    44. Amran 1 pintu.
    45. Ambok 1 pintu.
    46. Caing 1 pintu.
    47. Sugianto 2 pintu.
    48. Pauzi 1 pintu./*/Am



Keracunan di Rumah Pengantin, Puluhan Warga Mandah Dilarikan Ke Puskesmas

MANDAH (detikriau.org) – Sebanyak 45 warga Kecamatan Mandah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengalami mual-mual keracunan, Sabtu (23/12/2017).

Berdasarkan informasi dari kepolisian, peristiwa itu terjadi usai makan di rumah pengantin di Jalan Said Husin Muhammad Kelurahan Khairiah Mandah, Kecamatan Mandah.

Dari total korban 45 orang, 35 korban terpaksa dilarikan di Puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan secara medis. Sedangkan 10 korban lainnya bisa pulang ke rumah masing-masing.

“Pada hari Sabtu sekitar pukul 16.00 WIB, setelah para Korban selesai makan di rumah warga yang hendak melaksanakan acara Pesta Perkawinan hari Minggu (24/12) korban langsung mengalami gejala mual-mual dan muntah serta pusing, selanjutnya sekita jam 20.00 WIB, para korban langsung dibawa ke Puskesmas Mandah untuk mendapat tindakan medis,” kata Kapolsek Mandah, IPTU Warno Akman, Minggu (24/12/2017).

Adapun penyebab keracunan tersebut, sampai berita ini dirilis, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan, bahkan sampel makanan dari TKP telah diambil dan diserahkan pihak Puskesmas Mandah untuk  pemeriksaan Laboratorium di RSUD Puri Husada Tembilahan.

“Saat ini kondisi para korban sudah mulai membaik dan masih dalam perawatan pihak Puskesmas Mandah,” tuturnya./Mirwan




Tahun Ini, Rp 4 Miliyar Lebih Dikucurkan Untuk Perbaikan Jembatan Bente

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Perbaikan jembatan Bente Kecamatan Mandah tahun ini dikucurkan senilai Rp 4,3 milyar melalui Dana Bantuan Keuangan Provinsi Riau. Usulan perbaikan jembatan ini sudah disampaikan jauh hari sebelum jembatan ini ambruk.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Camat Mandah, Umar Hamdy kepada detikriau.org melalui sambungan selularnya. Menurut Camat, anggaran itu merupakan Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Riau.

“Karena jembatan ini ranahnya Pemprov, jadi keuangannya juga dari sana. Anggaran itu sudah diusulkan jauh-jauh hari sebelum ambruk dan tahun ini akan dikucurkan,” paparnya. Jum’at (3/3/2017)

Untuk sementara, pihaknya tetap berupaya memfungsikan jembatan yang te;ah amruk ini meski secara darurat. Bahkan, Tim PU Pemkab Inhil katanya telah meluncur ke Desa Bente.

“Tim PU menuju Mandah sedang diupayakan untuk pembangunan jembatan darurat. Dan dari kita saat ini meminta bantuan kepada perusahaan setempat untuk mengirim alat berat guna membersihkan serpihan jembatan,” ujarnya.

Transportasi laut sempat macet, karena sungai itu merupakan jalur antar kecamatan hingga Provinsi Kepulauan Riau.

“Namun kondisi terkini, transortasi laut seperti speedboat kecil tetap bisa melintas. Namun untuk speedboat besar berbahan Piber terpaksa harus bertahan menjelang dibersihkannya sisa-sisa puing jembatan yang menutupi sebahagian jalur tranportasi,” pungkasnya./Mirwan