177 JCH Inhu Ikuti Manasik

Rengat, detikriau.org -Sebanyak 177 jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Inhu mengikuti kegiatan manasik haji yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Inhu, di Masjid Nurul Amal, Jalan Lintas Timur Pematang Reba, Senin (1/8/2016). Kegiatan manasik haji ini dibuka Wakil Bupati Inhu H Khairizal.

Dihadapan seluruh calon jamaah, atas nama Pemkab Inhu, Wabup H Khairizal berpesan agar JCH Inhu tetap fokus dalam menjalankan ibadah dan memanfaatkan setiap kesempatan di tanah suci untuk menunaikan ibadah.

“Pesan kami selaku Pemerintah Kabupaten Inhu agar selalu fokus dalam beribadah, jangan sia-siakan kesempatan ini, InsyaAllah keluarga akan mendoakan disini dan jangan lupa selalu mengabarkan ke tanah air,” tutur Wabup.

Menurut Wabup, pelaksanaan manasik haji merupakan gambaran dari pelaksanaan ibadah yang sesungguhnya. Untuk itu, ia mengharapkan kepada JCH Inhu mengikuti kegiatan ini dengan baik dan tetap khusuk, sehingga dalam pelaksanaan ibadah nantinya di tanah suci tidak ada lagi keraguan.

“Apa yang dilaksanakan pada manasik haji ini itulah pelaksanaan ibadah haji yang sesungguhnya disana (tanah suci). Jadi, manfaatkanlah pembimbing untuk pelaksanaan ibadah haji,” jelasnya.

Wabup juga berpesan kepada JCH Inhu tetap menjaga kondisi kesehatan dengan selalu memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi. Ini penting, agar selama menjalankan ibadah dapat berjalan dengan lancar.

“Melaksanakan ibadah haji ini fisik akan banyak terkuras. Tidak menjamin tua akan lebih lemah dan tidak menjamin yang muda lebih kuat. Cocokkan makanan dengan selera kita agar kondisi kesehatan kita tetap terjaga,” tambahnya seraya berharap doa dari seluruh JCH untuk kebaikan Kabupaten Inhu kedepan.

Menurut Kepala Kemenag Inhu H Abdul Kadir, JCH Kabupaten Inhu tergabung dalam kloter lima bersama Kabupaten Kuantan Singingi, Indragiri Hilir dan Batam. Keberangkatan direncanakan pada tanggal 13 Agustus 2016 mendatang melalui Embarkasi Batam.

Sebelum terbang ke tanah suci melalui Embarkasi Batam, JCH Inhu terlebih dahulu menginap satu malam di Asrama Haji. Tahun ini, JCH tertua berusia 76 tahun, atas nama Hawiyah asal Kecamatan Pasir Penyu dan JCH termuda yakni Livia. (Zal)




TK dan MDA Faturrahman Laksanakan Praktek Manasik Haji

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– TK dan MDA Faturrahman, Minggu pagi (14/10) melaksanakan kegiatan manasik haji yang dipusatkan di Mesjid Agung Al-Huda Tembilahan. Kegiatan ini diharapkan mampu mengenalkan ibadah rukun Islam yang kelima ini kepada para siswa dan siswi.

 

Pantauan lapangan, kegiatan ini sudah mulai berlangsung sekitar jam 7.45 Wib. Dimana siswa siswi harus menggunakan pakaian Ihram yang tidak berjahit untuk laki –laki. Sedangkan siswi harus menggunakan mukena dan pakaian yang menutup aurat.

 

Kegiatan manasik haji ini dimulai dengan pembagian siswa ke dalam masing-masing kloter. Selanjutnya siswa mulai melaksanakan kegiatan manasik haji, seperti Thawaf, Wukuf, Sa’i, melontar Jumrah dan juga tahallul (menggunting rambut untuk laki-laki). Sedangkan praktek ibadah haji lainnya seperti bermalam di Mina  tidak dilaksanakan.

 

Kepsek Faturrahman Yusmiati MPdI, dalam sambutannya mengatakan kegiatan manasik haji ini adalah program yang dicanangkan pihak sekolah sejak jauh-jauh hari. Tentunya dengan harapan, siswa-siswi mengenal pelaksanaan kegiatan ibaah haji berikut prakteknya di lapangan.

 

“Tidak lama lagi kita akan masuk ke bulan Zulhiijah, dimana pelaksanaan ibadah Haji dilaksanakan. Bagi kita dengan praktek semacam ini siswa benar-benar mengerti dengan pelaksanaan ibadah haji,” katanya.

 

Sementara itu salah seorang wali murid Ramayani mengungkapkan, ia sangat mendukung praktek seperti ini. Ibadah haji menurutnya cukup sulit diajarkan kepada anak, tampa menggunakan media yang jelas. Jadi memang harus dilakukan dengan pelaksanaan praktek langsung di lapangan.

 

” kita mendukung kegiatan ini. Karena belum tentu saya bisa mengajarkan kepada anak tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji,” terangnya.

 

Kegiatan manasik haji tampaknya disambut gembiara para siswa dan siswi. Apalagi usai pelaksanaan praktek mereka mendapat kado berupa replika air zam-zam, buah korma dan makanan ringan dari pihak sekolah.(dro/*2)