Wakili Inhil, Posyandu Lestari Desa Mugomulyo Ikuti Penilaian Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Riau

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Posyandu Lestari Desa Mugomulyo, Kecamatan Sungai Batang wakili Negri Seribu parit mengikuti penilaian lomba Posyandu tingkat Provinsi Riau tahun 2015.

Penilaian terhadap Posyandu terbaik di Negeri Seribu Parit ini, dilakukan oleh perwakilan TP PKK Riau, Kasi Promkes Diskes Riau, drg Duma dan Staf Diskes Riau, drg Asih serta didampingi Kabid PPKDPK Diskes Inhil, Ns Matzen, SKep, Msi, MMKes, Kasi Pemberdayaan dan Kemitraan Diskes Inhil, Suhariyani SKM, anggota Rini Indriani, SST MKes dan Masnaria, SKM.

Kabid PPKDPK Diskes Inhil, Ns Matzen SKep, Msi, MMKes mengatakan, penilaian tersebut difokuskan pada tertib administrasi, sarana dan prasarana pendukung, seperti ambulance air, tanaman obat keluarga (toga) dan kolam ikan sumber pemberdayaan para pengurus Posyandu.

“Selain memiliki dan melengkapi kriteria di atas, Posyandu Lestari Desa Muhomulyo ini juga termasuk dalam salah satu percontohan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS,” tutur Matzen kepada detikriau.org di ruang kerjanya, Jum’at (11/9/2015).

Adapun kriteria penilaian, terdiri dari :

  1. Indikator Masukan
  2. Dukungan kebijakan penyelenggaraan Posyandu.
  3. Pembiayaan kegiatan Posyandu.
  4. Sarana dan prasarana.
  5. Ruang Posyandu.
  6. Jumlah kader Posyandu terlatih.

 

  1. Indikator Proses
  2. Frekuensi hari buka Posyandu.
  3. Kegiatan pembangunan.
  4. Kegiatan imunisasi.
  5. Kegiatan kader mengisi dan membaca KMS.
  6. Rujukan balita ke Puskesmas.
  7. Pemberian tablet tambah darah dan vitamin A bagi ibu nifas.
  8. Pemberian alat kontrasepsi kondom dan pil.
  9. Kegiatan penyuluhan oleh kader.
  10. Pelacakan kasis gizi buruk.

 

  1. Indikator Keluaran
  2. Persentase kehadiran balita di Posyandu.
  3. Persentase balita yang naik berat badannya (N/S).
  4. Persentase kehadiran kader.
  5. Persentase bayi yang diimunisasi.
  6. Persentase KK yang menjadi peserta dana sakit.
  7. Persentase balita yang dirujuk.
  8. Persentase kasus gizi buruk yang dilacak.

“Kita harapkan, Posyandu Lestari mampu meraih hasil yang maksimal dan menjadi pemenang pada lomba Posyandu tingkat provinsi,” Harapnya. (adi/adv)




Posyandu Lestari Desa Mugomulyo Juarai Lomba Posyandu Tingkat Kabupaten Inhil

image-1TEMBILAHAN (detikriau.org) – Posyandu Lestari Desa Mugomulyo, Kecamatan Sungai Batang berhasil meraih juara terbaik satu pada lomba Posyandu tingkat Kabupaten Indragiri Hilit (Inhil) tahun 2015.

Penetapan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Inhil Nomor : 028/SK-PPKDPK/II/2015 tanggal 2 Februari 2015 tentang pembentukan tim penilai lomba Posyandu tingkat Kabupaten Inhil tahun 2015.

imagePada Surat Keputusan itu, diketahui bahwa Posyandu Lestari menduduki peringkat pertama dengan total nilai 269 poin, dan disusul juara terbaik dua Posyandu Teratai Desa Pancur, Kecamatan Keritang dengan nilai 267 poin, serta Posyandu Jaya Makmur Desa Pusaran, Kecamatan Enok di peringkat tiga dengan nilai 266 poin.

Kemudian, juara harapan satu diraih oleh Posyandu Melati Kelurahan Sungai Piring, Kecamatan Batang Tuaka dengan nilai 263 poin, juara harapan dua Posyandu Cermai Kelurahan Tembilahan Kota, Kecamatan Tembilahan dengan nilai 233 poin dan juara harapan tiga Posyandu Mutiara Hati Kelurahan Concong Luar, Kecamatan Concong dengan nilai 220 poin.

Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan Masyarakat dan Kemitraan, Suhariani SKM mengatakan, sebagai pemenang lomba Posyandu tingkat Kabupaten Inhil, Posyandu Lestari akan dikutsertakan pada lomba yang sama di tingkat Provinsi Riau.

“Nanti, pemenang lomba Posyandu tingkat Provinsi Riau ini, akan diumumkan sempena peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) tahun 2015 pada tanggal 12 November mendatang,” tutur Suhariani saat ditemui detikriau.org di ruang kerjanya, Kamis (30/7/2015).

Selanjutnya, Suhariani meminta kepada seluruh Posyandu yang ada di Negeri Seribu Parit, untuk terus meningkatkan kinerja dan jalinan kerjasama antar lintak sektor terkait.

Pasalnya, Posyandu adalah Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM), yang berasal dari, oleh dan untuk masyarakat.

“Jadi, Puskesmas bukanlah milik petugas kesehatan ataupun Diskes. Karena itu, perlu adanya dukungan dan kerjasama dari seluruh lintas sektor terkait,” terangnya.

Adapun indikator penilaian pada lomba Posyandu tingkat Kabupaten Inhil ini, diantaranya memiliki Tanaman Obat Keluarga (Toga), ambulance desa, usaha mandiri untuk tambahan dana kegiatan Posyandu, seperti kolam ikan, serta kinerja keterampilan kader Posyandu, kerjasama lintas program dan lintas sektor yang baik. (adi/adv)