Rida: BP3AKB Fasilitasi Bagi Remaja Pecandu Lem Kambing

Keterangan Foto: Kepala BP3AKB Inhil Rida Indaryanti saat meninjau secara langsung proses intograsi oleh Satpol PP.
Keterangan Foto: Kepala BP3AKB Inhil Rida Indaryanti saat meninjau secara langsung proses intograsi oleh Satpol PP.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah kabupaten Indragiri Hilir melalui Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyatakan akan memfasilitasi bagi para remaja pecandu lem kambing.

Fasilitas yang disediakan berupa proses perjalanan rehabilitasi oleh tim medis sebagai langkah penyembuhan dari candu serta penyakit efek kadar dalam lem tersebut.

“Setiap hasil razia Satpol PP, kita juga melakukan pendataan bahkan mendata lebih luas remaja mana yang sudah parah dan yang mana pecandu pemula,” Kata Kepala BP3AKB, Rida Indaryanti kepada detikriau.org, Jum’at (4/3/2016).

Menurutnya upaya tersebut merupakan tindak lanjut dan dinilainya cukup efektif dalam pembinaan sesuai tupoksi BP3AKB ataupun melalui P2TP2A. Sebab peran orang tua yang paling diutamakan pada perkembangan anak terutama dukungan terhadap upaya BP3AKB.

“Kita siap melakukan koordinasi terhadap Dinas terkait ataupun langsung ke pihak rumah sakit dan Puskesmas untuk pengobatan bagi remaja yang pecandu lem kambing sudah diatas rata-rata, yang penting dukungan semua pihak,” tandasnya./Mirwan

 

 




Kepergok Satpol PP, Jam Sekolah, 4 Pelajar Ini Kedapatan Lagi Asyik Ngelem

“Diduga Ulah Ke Empat Remaja Ini Juga Gedung di Jalan Swarna Bumi Hampir Jadi Abu”

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bangunan tinggi di jalan Swarna Bumi Tembilahan hampir saja terbakar. Bagaimana tidak, secara tiba-tiba kobaran api membesar melalap rumput-rumput kering yang berada tepat di samping gedung, Selasa (1/3/2017) sekitar pukul 13.00 WIB.

Menurut informasi lapangan, kejadian tersebut diduga kuat bermula dari puntung rokok. Sebab bangunan yang awalnya didirikan untuk gedung Universitas kebanggaan Inhil itu hingga saat ini belum dialiri listrik. Dari insiden itu, BPBD Inhil langsung menurunkan 2 unit mobil Damkar dan apipun berhasil dipadamkan.

Saat itu, tanpa disengaja petugas Satpol PP memergoki 4 remaja yang masih mengenakan seragam sekolah sedang asyik nyedot lem kambing disaat petugas Damkar sedang melakukan pemadaman api. Dari 4 remaja tersebut 3 diantaranya laki-laki dan 1 perempuan.

“Keempatnya langsung dibawa ke kantor Satpol PP untuk dimintai keterangan,” kata salah seorang anggota Satpol PP Kabupaten Inhil, Agus Indra Cahyadi.

Terkait mula munculnya api, pihaknya belum bisa memastikan dari puntung rokok siapa. Yang jelas, 4 remaja saat itu kedapatan ngelem di sekitar TKP dengan waktu yang bersamaan dan sedikit banyaknya sumber api disinyalir kuat dari ulah para remaja ini. / Mirwan