Laka Laut di Saka Jalan, Lima Penumpang di Rujuk ke RSUD PH

Tembilahan, detikriau.org – Laka laut antara SB. Karya Budi 500 PK dengan SB. M. Al Kafi 40 PK menyebabkan lima korban luka. Peristiwa naas ini terjadi di perairan terusan saka jalan Desa Bente Kecamatan Mandah Kabupaten Indragiri Hilir sekira pukul 12.30 Wib, sabtu (16/7/2016).

Berdasarkan keterangan Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui Paur Humas Ipda Heriman Putra, peristiwa tabrakan berawal saat  SB Karya budi yang dikemudikan Usman Bin Tarsin (35) bertolak dari Guntung Kecamatan Kateman  dengan tujuan Kuala Tungkal Provinsi jambi sekira pukul 11 Wib. Setibanya di TKP tepatnya ditikungan sungai saka pisang Desa Bente sekira pukul 12.30 Wib, nakhoda memindah jalur dari kiri ke jalur kanan. Naas saat itu  secara tiba-tiba dari arah berlawanan, SB Al Kafi 40 pk yang dikemudikan Saparudin Bin Ardi (32) datang dari arah sembuang mengarah ke teluk lanjut melintas. Tak bisa dihindari, SB Al Kafi seketika menabrak haluan bagian kanan SB Karya Budi.

Akibat tabrakan tersebut, SB. M. Al Kafi mengalami kerusakan berat serta penumpang dan pengemudinya mengalami luka ringan.

“korban luka lansung dirujuk ke RS Umum Puri Husada Tembilahan untuk mendapatkan pertolongan medis.” Terang Heriman sambil mengatakan bahwa sebagai barang bukti pihak kepolisian sudah mengamankan kedua kendaraan air untuk proses lebih lanjut.

Untuk sekedar diketahui berikut adalah daftar korban luka dalam laka laut yang keseluruhannya adalah penumpang dan pengemudi SB Al Kafi.

  1. Saparudin Bin Ardi, Laki-Laki, 32 th, Banjar, Islam, Karyawan Swasta (Pengemudi Boat 40 PK M. Al Kafi), Alamat Perumahan Karyawan Nyato Estate PT. THIP Desa Simpang Kiri Kec. Pelangiran Kab. Inhil.
  2. Lisnani Binti Jono (Ny.Saparudin), Perempuan,  31 th, Melayu, Islam, IRT, Alamat Perumahan Karyawan Nyato Estate PT. THIP Desa Simpang Kiri Kec. Pelangiran Kab. Inhil.
  3. Delisa Amelia Binti Saparudin, Perempuan, 14 th, Banjar, Islam, Pelajar, Alamat Perumahan Karyawan Nyato Estate PT. THIP Desa Simpang Kiri Kec. Pelangiran Kab. Inhil.
  4. Delira Adelia Binti Saparudin, Perempuan, 10 th, Banjar, Islam, Pelajar SD, Alamat Perumahan Karyawan Nyato Estate PT. THIP Desa Simpang Kiri Kec. Pelangiran Kab. Inhil.
  5. Najwa Adelia Binti Saparudin, Perempuan,  7 th, Banjar, Islam, Pelajar SD, Alamat Perumahan Karyawan Nyato Estate PT. THIP Desa Simpang Kiri Kec. Pelangiran Kab. Inhil.
  6. M.Al Kafi Bin Saparudin, Laki-Laki, 2 th, Islam, Ikut Orang Tua, Alamat Perumahan Karyawan Nyato Estate PT. THIP Desa Simpang Kiri Kec. Pelangiran Kab. Inhil./ dro



Tabrakan 2 Unit Speedboat, 1 Diantaranya Hilang Tenggelam

TEMBILAHAN (detikriau.org) – 2 unit Speedboat bertabrakan di Sungai Perigi, tepatnya di depan pelabuhan Perhubungan Kuala Enok Kecamatan Tanah Merah, Kamis (30/6/2016) sekitar pukul 23.00 WIB.

Speedboat Fiber warna putih dengan mesin 40 PK yang bermuatan 5 penumpang dan Speedboat kayu SB Yusrifa mesin 250 PK yang bermuatan buah apel.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Heriman Putra menjelaskan, saat insiden, Speedboat Fiber warna putih mesin 40 PK langsung tenggelam dan hilang.

Sedangkan Speedboat jenis kayu mesin 250 PK mengalami bocor besat sehingga tidak bisa difungsikan lagi.

Tak hanya itu, beberapa orang di dalam kedua speedboat tersebut juga mengalami luka-luka, baik patah tulang, luka lecet, bengkak dan lain sebagainya. Terutama pada kedua sopir boat.

“Tidak lama setelah peristiwa, warga setempat berdatangan untuk mengevakuasi serta membawa para korban ke Puskesmas Kuala Enok. Peristiwa itu tidak ada sampai memakan korban jiwa,” kata Heriman Putra, Jum’at (1/7/2016).

Dipaparkan, insiden itu bermula ketika Speedboat kayu bergerak dari Sungai Guntung Kecamatan Kateman menuju Kuala Tungkal sekitar pukul 14.00 WIB, sekitar pkul 23.00 WIB, kendaraan kayu tersebut bermaksud untuk singgah di Kuala Enok untuk mencari makan serta memperbaiki mesin.

Sesampainya di TKP, kendaraan yang dikemudi Ishak (36) warga Kuaka Enok itu ditabrak dari samping sebelah kanan oleh Speedboat Fiber mesin 40 PK yang dikemudikan oleh M RIFKI (21) warga Kuala Enok dari arah sebelah kiri.

Dan saat itulah, Fiber putih tersebut langsung tenggelam hingga saat ini belum ditemukan./Mirwan